Menggoda Om Om

Menggoda Om Om
Curiga.


__ADS_3

“Sya, nanti malam aku jemput kamu di asrama ya? Ada resto romantis di alam sutra. Aku yakin kamu akan menyukainya,” ujar Victor seraya mengemudikan kendaraan roda empatnya dengan kecepatan sedang.


“Apa kita hanya pergi berdua Om?” tanya Syafira. Apa yang terjadi akhir-akhir ini membuat Syafira yakin jika Om Victor memiliki perasaan yang sama dengan apa yang ia rasakan.


“Ya hanya kita berdua.” Victor hanya perlu memahami hatinya sendiri. ia ingin tahu, apakah ia hanya tertarik dan menjadikan Syafira hanya pelampiasan semata. Atau ia benar-benar jatuh hati pada gadis belia itu.


“Ya, hanya kita berdua.” Victor tersenyum sangat manis dan membuat Syafira terperangah.


“Apa itu bisa disebut kencan Om?” Syafira mulai lebih berani. Meski hanya berdua, tetapi tidak di kamar. Om Victor tidak mungkin macam-macam.


“Emm, kasih tahu enggak ya?” Victor menghentikan laju mobilnya. Berhenti di gerbang utama kampus.


“Hati-hati ya,” pesan Victor. Ia mengulurkan tangan kanan.


“Siap Om. Om Victor juga ya, semangat kerjanya!” Syafira mencium tangan si om, baru kemudian keluar dari mobil. Tak luap ia melambaikan tangan penuh semangat.


Victor bergegas menuju kantor. Ada yang beda dengan suasana hatinya saat ini. Ada sesuai yang pelan, tapi pasti memberikan rasa hangat untuk hatinya. Mungkinkah ia jatuh cinta dengan Syafira?

__ADS_1


Victor tersenyum. Menertawakan dirinya sendiri. Kalau di ingat-ingat sudah beberapa kali ia mencium paksa gadis itu. Anehnya ia tidak pernah merasa bosan. Yang ada ingin lagi dan lagi. Bahkan ingin lebih dari itu.


“Owh, kenapa hatiku berdebar seperti ini. Apa aku sedang jatuh cinta?” canda Victor menghibur dirinya sendiri.


* * *


Nyonya Hani terpaku menatap deretan foto Xander yang berada di ruang tamu.


Semua orang sudah pergi. Xander sudah berangkat ke sekolah. Pak Jaya, sang suami yang hanya berangkat ke kantor sebanyak dua kali dalam seminggu juga sudah berangkat. Pun begitu dengan Victo dan Syafira. Keduanya sudah sama-sama berangkat. Victor mengantar Syafira ke kampusnya.


Ada yang mengganggu hatinya kali ini. Pertama, tadi ketika sarapan bersama. Beberapa kali, ia melihat Syafira dan Victor saling menatap diam-diam. Ya, jika hanya satu kali. Itu tidak masalah. Tetapi Nyonya Hani masih ingat dengan jelas lebih dari tiga kali, ia melihat keduanya saling menatap. Dan, Syafira selalu saja tersipu.


“Apa yang terjadi dengan Victor dan Syafira?” gumamnya pelan. Merasa ada sesuatu yang sudah ia lewatkan. Lantas, ia mengingat kembali kejadian semalam. Tak sampai satu menit Nyonya Hani sadar, jika semalam Victor hilang secara mencurigakan.


Nyonya Hani berpikir sejenak. Mencoba menghapus prasangka buruknya terhadap Victor. Namun. Percuma! Sebagai seorang mama ia memiliki insting yang sangat kuat! Akhirnya ia memutuskan untuk masuk ke dalam kamarnya. Ya, ia perlu menyaksikan rekaman CCTV di lantai dua semalam. Agar mengetahui ke mana perginya Victor.


Nyonya Hani memutar rekaman CCTV. Lantas, mengaturnya di kejadian setelah jam delapan, malam tadi.

__ADS_1


Awalnya ia biasa saja. Ia melihat Syafira masuk ke dalam kamar Victor. Tak lama kemudian, Syafira keluar dari kamar putranya.


Dan.


Kejadian selanjutnya membuat Nyonya Hani terpaku. YA, Victor masuk ke dalam kamar Syafira. Dan pintu tertutup.


Victor masih di dalam ruang kamar anak itu bahkan ketika ia datang dan mencarinya. Ya, jadi semalam Syafira berbohong ketika keluar kamar dan mengatakan bahwa Victor berada di kamar Xander atau dikamarnya sendiri.


Dengan tangan kanan, nyonya Hani memegangi dadanya yang terasa sesak. Bahkan saat ia mengetuk pintu kamar Syafira yang kedua kalinya, Victor belum juga keluar dai kamar Syafira.


Yang semula berdiri, Nyonya Hani kini duduk dengan pandangan mata tertuju pada waktu yang tampak di layar televisi. Ia terus menunggu kapa Victor keluar dar kamar Syafira. Ya, baru sekitar jam sepuluh malam ia melihat Victor sedang celingukan, lalu keluar dar kamar Syafira. Apa yang suda mereka lakukan di dalam kamar han hanya berdua?


Nyonya Hani, segera pergi dari ruang kamarnya. Mencari ponsel dan akan menghubungi Victor secepatnya.


T B C


Aku tunggu like dan komennya.

__ADS_1


Terimankasih untuk yang sudah kasih dukungan dan hadiah 🙏🙏


* * *


__ADS_2