Menggoda Om Om

Menggoda Om Om
Siapa wanita hebat itu?


__ADS_3

Siang itu Victor tengah duduk di kursi kerjanya. Tiba-tiba ia mengingat Syafira lalu tersenyum. Tanpa di sadari selama beberapa hari ini, ia selalu mencari kesempatan agar bisa selalu bersama Syafira. Pun begitu dengan malam nanti, seusai makan malam ia juga ingin mengajak Syafira untuk pulang ke rumah. Agar bia menghabiskan banyak waktu bersamanya.


“Tuan, saya lihat Anda tersenyum sendiri? Apa Anda sedang bahagia, kedua mata Anda juga berbunga-bunga sejak tadi?’” goda Juna yang diam-diam mengamati Victor. Ya, aneh sekali seharusnya bosnya masih merasa sedih karena kandasnya hubungan dengan sang model. Namun, anehnya Victor malah terlihat seperti sedan kasmaran.


“Tidak tahu, aku tidak tahu apa yang terjadi denganku,” ujar Victor ia menunduk sedikit menyembunyikan wajahnya dari Juna.


“Tuan, Anda tidak sedang terkena penyakit aneh kan?” Juna berjalan mendekat.


“Maksudmu?” Victor balik bertanya seraya mendongakkan wajahnya menatap Juna.

__ADS_1


“Mala rindu,” ujarnya dengan senyum mengembang di bibir.


“Emm— aku tidak tahu Jun, hanya saja aku sering sekali mencari kesempatan untuk bertemu dan di habiskan untuk bertemu dengan seseorang? Menurutmu apa yang terjadi padaku?” Jika ia ingin dan selalu tidak sabar saat menunggu kedatangan Natasha dulu, mungkin ia tahu jika itu karena rasa rindu dan rasa cintanya terhadap wanita itu. Namun, jika orang itu adalah Syafira, Victor sempat bingung menerjemahkan hatinya.


“Itu tanda-tanda awal kalau tuan akan segera bucin!” sahut Juna dengan mata berbinar. Pria di hadapannya telah menunjukkan dirinya yang sebenarnya. Ya, begitulah Tuan Victor tidak akan pernah berlama-lama sendiri, selalu memiliki pengganti setiap hubungan cintanya berakhir. Bahkan hal itu terbawa sampai sekarang saat dirinya sudah menjadi duda.


“Apa itu bucin?” tanya Victor mana tahu ia bahasa gaul anak sekarang. Itulah mengapa ia memilih sekretaris yang terpaut usia agak jauh. Agar bisa menjaga semangat mudanya.


“Tidak, aku tidak pernah melakukan hal bodoh itu. Paham!” Victor terkekeh. Yakin sekali kalau dia tidak akan pernah melakukan hal-hal yang memalukan itu. Tidak akan pernah.

__ADS_1


“Siapa wanita itu Tuan? Siapa wanita yang membuat Anda melupakan sang model dengan begitu cepat bahkan belum ada dua minggu?” tanya Juna. Pasti wanita itu sangat hebat. Desainer terkenal, pebisnis wanita yang Handal dari pulau Kalimantan? Atau seorang arsitek? Atau dokter anak yang sangat mengerti anaknya? Juna sungguh penasaran.


“Tebak saja!” Tidak mungkin Victor mengatakan kalau Syafira adalah orangnya. Ya, Syafira dan Aleta bersahabat.


“Pasti wanita yang sangat hebat, dan cantik tentunya!” Juna mencoba mengingat siapa wanita yang ia temui Victor dalam waktu dekat ini. Namun, tak ada satu orang pun. Ya, selama ini Victor hanya pulang dan berangkat kerja. Tidak ada agenda bertemu dengan siapa pun. Ia tahu persis jadwal pria itu.


“Bisa jadi.” Victor menunduk dan tersenyum ia mengingat Syafira. Ia dia sangat hebat, ciumannya mampu menjadi candu hahaha rasanya sudah ingin mencium Syafira lagi.


Komentarnya dong!

__ADS_1


* * *


__ADS_2