MENIKAH DENGAN SEORANG DUDA

MENIKAH DENGAN SEORANG DUDA
Chapter 12


__ADS_3

" Karina, apa Kaila sudah tidur? " kata Rafael, yang tiba tiba datang membuat Karina kaget.


karena Karina kaget, Karina langsung buru-buru untuk turun dari atas kasur.tetapi Karina tidak melihat kalau di bawah ada kabel dan dia terjatuh, sebelum itu Rafael langsung menangkapnya dan mereka berdua terjatuh dengan Karina ada di atas rafael. mereka memandang dengan sama lain. karena Karina Sada dia langsung bangun dari pelukan Rafael.


" maff pak, saya tidak sengaja " kata Karina, yang masih shock dengan kejadian tadi


" iya gapapa, gimana apa Kaila sudah bercerita " kata Rafael, mengalikan ke gugupnya


" iya Kaila sudah menceritakan semuanya ke saya tadi " kata Karina


Rafael mengajak Karina untuk duduk di sofa tidak jauh dari Kaila.


" coba kamu ceritakan sedetail nya " kata Rafael, yang duduk di sebrang Karina


" maff pak sebelumnya tadi Kaila bilang tidak di izinkan cerita ke bapak, jadi saya mohon bapak pura pura tidak tau dengan yang akan saya ceritakan ini " kata Karina


" baiklah saya akan pura pura tidak tahu dengan ini " kata Rafael


" selama tiga hari ini Kaila di teror oleh seorang wanita, dia mengatakan ada seorang wanita yang mendekati nya dan menyuruh Kaila mengikuti nya. kaila tidak tau siapa orang itu tetapi orang itu selaku memanggil kalau dia adalah bundanya Kaila. dan Kaila juga terluka olehnya karena dorongan mereka yang kuat itu membuat Kaila terluka. inti dari cerita Kaila dia di suruh oleh wanita itu untuk ikut dengannya dengan sebutan kalau dia adalah bundanya " kata Karina, dengan menceritakan sedetail nya ke bosnya itu


Rafael berpikir kalau yang di sebut Karina tadi adalah Sheila yang ingin merebut Kaila darinya. Rafael engga habis pikir, Rafael kira wanita ini bakal pergi lagi ke luar negeri tetapi dia menyusun rencana untuk mengambil Kaila darinya


" tapi apa Kaila bilang hanya 3 hari saja, untuk hari besoknya tidak ada " kata Rafael


" iya pak, Kaila ngomong nya seperti gitu. kemungkinan kemarin itu terakhir kaila di teror " kata Karina


benar kata Karina,pantas saja Kaila tidak mau masuk sekolah karena ini penyebab nya. Rafael langsung menghubungi Tara untuk melakukan penjagaan ketat untuk Kaila.


" baiklah Karina, terima kasi untuk membantu saya " kata Rafael


" baik pak sama sama, apakah saya boleh ke tempat kerja lagi " kata Karina


" lebih baik kamu di sini saja dulu, kamu untuk hari ini libur saja. saya bakal menghubungi Dinar " kata Rafael


" saya ada urusan lagi, nanti jam makan siang bakal ada makanan yang datang ke ruangan saya. kamu ambil saja makanan itu. tolong jaga Kaila saya harus pergi dulu sebentar ada urusan yang saya harus selesai kan " sambung Rafael, yang bergegas ke luar dari ruangannya


" baik pak, saya akan menjaga Kaila " kata Karina

__ADS_1


" oh ya, saya minta nomor telepon mu. apakah boleh " kata Rafael


" baik pak, ( sambil mengeluarka handphone nya ). ini pak nomor saya " kata Karina. dan Rafael mengetik nomor Karina di handphone nya dan sebaliknya Karina pun sama seperti Rafael


" Baiklah saya pergi dulu, kalau ada apa telepon saya " kata Rafael, dengan menuju Ke luar


pas Rafael pergi Karina kebawah untuk mengambil tasnya yang ada di ruangannya. mumpung Kaila masih tidur ini kesempatan dia untuk keluar sebentar. pas Karina di bawa seperti biasa karyawan lain melihat Karina dengan muka judesnya. Karina hanya mendiamkan nya saja dan langsung menunju ruangannya, takut Kaila sudah bangun dan tidak ada orang siapa pun.


" Karina, kamu mau kemana ini banyak kerjaan mu " kata Dinar, yang melihat Karina terburu buru


" aku buru buru, ada urusan penting." kata Karina,yang langsung lari ke ruangan bosnya kembali


sampai di ruangan bosnya, Karina langsung masuk saja tanpa permisi karena orangnya tidak ada jadi Karina langsung masuk saja. tetapi dia tidak tau kalau dia di liatin oleh karyawan lain.


" itu anak baru kan, ko enak banget masuk nya. tanpa permisi lagi " kata karyawan satu


" iya, apa mereka ada hubungan ya, tapi ko bos kita mau sih sama wanita seperti gitu " kata karyawan dua


" bener, selera bos kita aneh. udah tau bos kita itu tampan terus kaya raya, tapi duda tidak apa apa lah yang penting gagah sih " kata karyawan tiga, dengan tersenyum yang sedang menghalu.


" kenapa sekarang aku seperti menyukai anak kecil, sukanya aku engga tertarik dengan anak kecil seperti Kaila ini " kata Karina, dengan ngomong sendirinya


Ya Karina itu engga terlalu suka sama anak kecil,Karina tuh dulu pernah di ganggu anak kecil yang baru pulang sekolah makannya itu Karina membencinya entah kenapa dia juga bisa benci sama anak kecil. lagian anak kecil itu juga belum tau apa apa. tapi pas ketemu Kaila dia bener bener menyayangi anak ini, apalagi mendengar cerita Kaila tadi. seperti dia ingin melindungi Kaila dari wanita yang di sebutkan Kaila tadi


Lama lama Karina juga ikut tertidur di samping Kaila, entah dia juga bosan menunggu Kaila bangun lagian dia juga tidak ada kerjaan makannya itu pasti Karina juga ngantuk, dan tertidur di samping Kaila sambil memeluknya


Dan saat itu juga Rafael sudah datang dari pertemuan dengan orang orang suruhan Rafael, engga basa basi Rafael langsung ke atas untuk melihat keadaan kaila. apa dia sudah bangun atau belum, tetapi pas Rafael sudah sampe di atas dia melihat dua wanita di atas ranjang yang sedang tertidur pulas sambil berpelukan. Rafael mendekati mereka yang tertidur, entah kenapa dia tersenyum melihat mereka berdua seperti begini. seperti ibu dan anak. dan Rafael langsung ke bawah tidak mau menganggu mereka untuk istirahat.


Rafael sudah menyusun rencana untuk Sheila yang sudah menyakitkan Kaila. emang kaila anaknya tetapi Rafael tidak pernah menganggap kalau dia adalah ibu kandung Kaila, dia engga mau Kaila ada di tangannya, gimana pun caranya dia harus memperketat pengawasan Kaila dari wanita itu.


Rafael sudah menyusun rencana nya dengan anak buahnya, dan Rafael juga sudah membawa suruhannya untuk mata mata Sheila. Rafael tau Sheila juga sedang membuat rencana untuk mengambil Kaila darinya. makannya itu Rafael juga sudah bergegas untuk bikin rencana untuk Sheila.


" Sampai kapan pun Kaila tetep harus di tangan ku. aku tidak mau wanita itu membawa Kaila pergi, kalau dia macam macam aku bakal membunuh nya dengan tangan ku sendiri " kata Rafael, dengan muka marahnya


Karina engga sadar ini sudah mulai malam, dan dia baru bangun dari tidurnya. dan dia tidak melihat Kaila di sampingnya kemana dia, apa semua orang sudah pulang kerja. Karina langsung kebawah untuk melihat Kaila,dan sampe bawah Kaila sedang di obati kembali oleh ayahnya. dan mereka menoleh ke arah Karina yang baru bangun itu. karina malu kalau dia tertidur dengan lelap dan tidak tau kalau dia bablas tidurnya


" Oh ka Karina sudah bangun, sini ka duduk " kata Kaila, yang melihat Karina diam saja di tempat nya. Karina langsung menuju tempat duduk di sebrang Kaila

__ADS_1


" Tidur mu nyenyak?" Kata Rafael, yang masih fokus mengobati luka Kaila


Karina bener bener malu sekarang, dia engga tau mau ngomong apa. Karina bener bener ingin ilang saja dari bumi ini


" Kaka ko diam saja " kata Kaila, yang menyadari Karina yang melamun


" Ahh, engga ko " kata Karina dengan tersenyum


" Nah sudah selesai " kata Rafael, yang habis selesai mengobati Kaila


" Karena ini sudah malam, kamu menginap saja dulu di sini " kata Rafael


" Engga pak, saya pulang saja ke rumah " kata Karina, yang menolak ajakan Rafael menginap di sini


" Ayah, bolehkah ka Karina menginap di rumah kita saja " kata Kaila, meminta izin ke pada ayahnya


" eh eh, engga usah Kaila, Kaka pulang saja ke rumah " kata Karina, yang menolak nya.


" Yasudah kamu menginap aja dulu di rumah kami " kata Rafael, yang membersihkan tempat meja yang habis mengobati Kaila


Karina bingung mau ngapain, tetapi melihat Kaila yang senang kalau Karina menginap di rumahnya Karina jadi tidak enak.


" Ayo ka, kita pulang " kata Kaila, yang melihat Kaila tersenyum


" Tunggu, tas ku ada di atas. aku mengambilnya dulu " kata Karina, dengan cepat langsung ke atas untuk mengambil tasnya


Selesai Karina mengambil tasnya, mereka bertiga langsung ke parkiran mobil untuk pulang bareng dan tentunya Karina menginap di rumah Kaila. di atas mobil Karina duduk di samping Rafael sambil memangku Kaila. Rafael melihat mereka berdua yang sedang asik bercerita dan tertawa bersama, ini pertama kali Rafael mengajak orang menginap di rumahnya.


sesampainya di rumah Rafael, Karina bengong sendiri melihat rumah bosnya yang besar dan mewah. Kaila mengajak Karina masuk kedalam rumahnya, dan itu membuat Karina bengong kembali, melihat rumah Kaila bak istana yang ada di dongeng.


" Ayah, bolehkah Kaila tidur bareng ka Karina " kata Kaila


" Iya silahkan, ayah mau ke kamar dulu ya " kata Rafael, yang langsung ke kamarnya


" Ayo ka, ke kamar ku " kata Kaila, mengajak Karina menuju kamarnya


Sesampainya di kamar Kaila, Karina shock kembali. ini kamar Kaila melebihi kamarnya, ini luasnya gede banget.

__ADS_1


__ADS_2