MENIKAH DENGAN SEORANG DUDA

MENIKAH DENGAN SEORANG DUDA
Chapter 30


__ADS_3

di jam 8 pagi waktu Australia, Karina baru bangun tidur. dia melihat ke kanan dan ke kiri kalau suami dan anak nya masih tertidur dengan pulas. Karina menghubungi bodyguard Rafael meminta tolong untuk mengambil sarapan pagi untuk mereka. di hotel sini semua sudah di sediakan dengan lengkap. setelah menghubungi bodyguard Rafael, Karina langsung membersihkan badan nya terlebih dahulu sebelum mereka bangun dari tidurnya. di sini sudah waktu musim dingin, suhu di sini rata rata sekitar 9°C. dan ini juga pertama kali Karina untuk pergi ke luar negri, apalagi udara di sini sangat dingin. di Jakarta hanya ada musim hujan, dan kemarau. udara dingin saja hanya di pagi hari atau sedang hujan tapi tidak dingin di sini.


Karina sudah membersihkan badan nya dengan air hangat, beda dengan di Jakarta di pagi hari dia mandi dengan air biasa. setelah mandi pintu hotel ada yang mengetuk, Karina membuka pintu nya. bodyguard Rafael membawa beberapa roti dan minuman hangat, Karina mengambilnya dan berterima kasih kepadanya. Karina menyimpan makanan itu di meja yang sudah di sediakan di hotel sini. dia membangunkan Kaila untuk sarapan pagi, apalagi udara dingin membuat dia cepat lapar. Kaila tidak ingin mandi, jadi dia mencuci muka dan sikat gigi saja. Kaila langsung makan roti yang sudah ada di meja sana, ia bilang dia sudah kelaparan jadi Karina mengiyakan saja. sebenarnya dia juga sudah lapar, tapi dia harus membangunkan Rafael terlebih dahulu. menurut Karina kaya engga enak saja kalau dia makan duluan sedangkan Rafael dia masih tidur dengan nyenyak.


semua sudah siap untuk berangkat ke rumah yang sudah di beli oleh Rafael. dari tempat hotel ke kota Victoria secret menempuh perjalanan 3 - 4 menit saja. mereka sudah di dalam mobil, perjalan yang nyaman dan sejuk membuat Karina semakin kagum dengan negara ini. setelah perjalan yang nyaman, mereka sudah sampai di rumah. rumah yang di beli oleh Rafael ini sangat indah dan sejuk, apalagi di samping rumah mereka ada kebun yang mekar dan di sini suasana yang sepi tapi nyaman. Karina melihat lihat isi di rumah sini, tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. di belakang rumah seperti ada kolam berenang dan tempat bermain anak anak.dia melihat dapur yang rapih, bersih dan barang di sini semua memakai elektronik. semua sudah Karina liat, sekarang dia sedang membersihkan kamar Kaila terlebih dahulu. di lihat Kaila sudah mengantuk. dia melihat pakaian Kaila sudah di simpan dengan rapih. setelah selesai dia menidurkan Kaila di kamar nya Karina langsung ke kamarnya, di sana sudah ada Rafael yang sedang duduk sambil memainkan handphone nya.


dia melihat Karina yang masuk ke kamarnya, dia mematikan handphone nya dan menyuruh Karina duduk di pangkuannya. Karina langsung ke arah Rafael dan duduk di pangkuannya


" Gimana, apa kau suka dengan rumahnya " kata Rafael


" hmmm, aku suka. suasana nya sangat nyaman " kata Karina, sambil tersenyum


" oh ya, tapi aku melihat di dapur belum ada bahan bahan masakan " sambung Karina


" nanti sore saja kita belanja, sekalian kita makan malam gimana " kata Rafael, mencium leher Karina


" boleh. terus kapan Kaila masuk sekolah " Kata Karina


" Minggu depan dia sudah masuk. dan besok kamu sudah masuk kerja bantuin aku " kata Rafael, dengan tangan nya yang membuka kancing baju Karina


di situ Karina belum sadar karena dia tinggi dari Rafael, jadi dia tidak curiga sama sekali. Rafael sudah membuka kancing kemeja Karina sampai bawah. Rafael mengelus perut Karina yang datar itu, Karina kaget kenapa tangan Rafael bisa masuk ke dalam bajunya. dia langsung menunduk ke bawah, di sana bisa lihat kalau Rafael dengan asiknya sedang mengelus perut Karina


" apa yang kamu lakukan " kata Karina, yang menahan geli nya


" aku kangen sayang, sebelum Kaila bangun. gimana bermain sebentar " kata Rafael, yang nambah aktif tangannya itu


belum di jawab oleh Karina, Rafael langsung menggendong Karina untuk menuju ke kasurnya dan menindih tubuh Karina. dia tersenyum melihat wajah istri nya, dia langsung mencium bibir Karina dengan nafsu. dia sudah lama tidak melakukan hubungan dengan istrinya ini. dan ini kesempatan Rafael untuk melakukannya. satu jam mereka melakukan itu, mereka berdua langsung membersihkan badannya yang sangat lengket itu. di sisi lain Kaila sudah bangun dari tidurnya, dia langsung membersihkan badan nya. dia tidak mau membangunkan bundanya yang pasti sangat lelah.

__ADS_1


Kaila langsung turun ke bawah selesai mandi, dia melirik kamar ayah dan bundanya yang masih tertutup rapat. dia tidak menyampri nya, tetapi dia langsung ke bawah untuk bermain mainan yang sudah di sediakan ayahnya.selesai bersih bersih Karina langsung keluar, dia ingin melihat Kaila.


" sayang, apa kita berangkat sekarang saja " kata Rafael, yang masih membersihkan rambutnya yang basah


" hmmm, sekarang saja. aku akan bangunkan Kaila dulu " kata Karina


di kamar Kaila, Karina tidak melihat Kaila. dia keluar dan ke bawah, dan dia melihat Kaila yang sedang bermain dengan mainannya. Karina menghampirinya dan duduk di samping Kaila.


" apa Kaila sudah mandi " kata Karina


" ohh bunda. hmmm, Kaila sudah mandi. bunda pakaiannya rapih sekali, emang mau kemana " kata Kaila, yang melihat bundanya sangat rapih


" kita akan belanja keperluan rumah. sekalian makan malam " kata Karina


" wahh, apa Kaila juga ganti baju Bun " kata Kaila, yang melihat pakaiannya


" gitu saja. bunda akan mengambilkan jaket hangat saja. tunggu ya " kata Karina


" oh sayang, di mana kaila " kata Rafael


" dia sudah di bawah. aku mengambil jaket untuknya " kata Karina


mereka berdua langsung ke bawah menemui Kaila. mereka langsung berangkat ke supermarket yang dekat sini. Karina membeli sayur mayur, buah buahan, roti, dll. belanjaan Karina sekarang lumayan banyak apalagi di rumah belum ada sama sekali. selesai belanja mereka langsung menuju parkiran. waktu sudah menunjukkan pukul 7 malam. dan itu waktunya makan malam untuk mereka. Rafael mengajak makan malam di restoran langganan nya, dia mengatakan setiap dia ke negara sini, dia akan makan di restoran sini.


sampai di restoran cepat saji. mereka langsung duduk yang sudah di sediakan. mereka di kasih menu makanan yang ada di sini. Karina melihat lihat menunya. di dalam hati Karina di sini makanannya mahal mahal, dia melihat Rafael, dan Kaila dengan senang memesan makanan yang dia suka. Karina masih bingung ingin memakan apa.


" sayang, kau mau memesan apa?" kata Rafael, yang melihat Karina memilih makanan

__ADS_1


" aku sama saja deh dengan mu " kata Karina, dengan senyum


Rafael pun langsung memesan makanan yang sudah di pilih. mereka menunggu makanan dengan sedikit mengobrol. setelah beberapa menit kemudian makanan pun datang, mereka makan dengan tenang di temani malam yang indah.


setelah makan di restoran cepat saji, mereka langsung bergegas pulang. besok Kaila mengajak Karina untuk ke mall, membeli keperluan sekolah nya. sebenarnya Kaila mengajaknya tadi, tetapi karena sudah malam. jadi Karina mengatakan besok saja, biar Kaila memilih nya dengan tenang. kalau sekarang pasti tidak enak untuk memilih, dan pasti di kejar waktu.


setalah beberapa menit kemudian mereka sudah sampai di rumah. Karina meminta Rafael untuk membantu Kaila untuk bersih, sedangkan Karina dia sedang di dapur. menata belanjaan tadi dengan rapih, belanjaan Karina sangat banyak jadi membutuhkan waktu yang lama untuk menata dengan baik. Rafael tadi mengatakan kalau soal itu besok saja, tetapi Karina itu tidak tenang melihat ada barang yang belum ke susun dengan rapih. jadi lebih baik sekarang. biar besok Karina bisa santai


oh ya, Rafael bilang ke Karina kalau besok Karina bakal libur untuk kerjanya. sedangkan Rafael dia sudah masuk kerjanya. Karina akan mengantarkan Kaila untuk berbelanja keperluan sekolahnya, jadi Rafael mengizinkan Karina untuk libur sementara. Karina bersyukur kalau dia bisa berbahasa Inggris jadi tanpa Rafael dia bisa.


selagi beres beres Karina tidak nyadar kalau Rafael dari tadi memperhatikan nya. Rafael senang melihat Karina yang sedang membereskan belanjaan. terkadang Rafael pernah berpikir apa dia bakal punya istri seperti Karina?. dia tidak mau mempunyai istri seperti yang pertama, itu membuat Rafael selalu sakit melihat kelakuannya. dan dia bersyukur karena Tuhan mengirimkan wanita hebat seperti Karina ini. melihat anaknya yang sangat senang mempunyai bunda seperti Karina, membuat Rafael juga selalu bersyukur. dia tidak akan menyianyiakan Karina.


" sayang, apa belum selesai?" kata Rafael, menghampiri Karina


" oh sejak kapan kamu di sini?. sedikit lagi selesai ko. apa Kaila sudah tertidur?" kata Karina, dengan fokus menyusun barangnya


" hmmm, dia sudah tertidur tadi. selesai bersih bersih dia langsung tertidur " kata Rafael, yang membantu Karina


semua barang sudah tersusun dengan rapih. itu membuat Karina sangat puas, jadi untuk besok tidak ada kerjaan untuk menyusun barang. dia melihat Rafael yang tersenyum sambil menatap nya. Karina akui kalau Rafael ini tampan apalagi pas Karina masuk kerja di perusahaan, setiap dia berjalan banyak karyawan yang selalu memuji ketampanan nya atau hasil kerjanya. tapi di luar dia sangat dingin dan tegas, menurut Karina itu sangat seram.


Rafael mengajak Karina untuk tidur. karena sudah malam, dan pasti dia sudah sangat lelah. di kamar Rafael sudah membaringkan tubuhnya di atas kasur, sedangkan Karina dia ke kamar mandi untuk membersihkan badan nya. Karina keluar dari kamar mandi, dia melihat kalau Rafael belum tertidur. dia naik ke atas kasur dan tidur di samping Rafael. melihat istrinya sudah di sampingnya Rafael langsung mematikan laptop dan tidur sambil memeluk istrinya. mereka langsung tertidur dengan pulas.


di pagi hari Karina sudah terbangun, sekarang sudah pukul 5 pagi. dia langsung membersihkan muka dan sikat gigi. kalau mandi jam segini Karina tidak kuat, ini sangat dingin sekali. dia langsung mengambil baju kerja Rafael dan di taru dekat lemari. dia ke luar dari kamar dan menuju dapur sebelum ke dapur Karina akan membersihkan rumah dulu. mumpung mereka masih tertidur itu membuat pekerjaan Karina cepat, jam 6 Karina langsung membangunkan Rafael dia akan berangkat kerja jam 8 pagi.


" Rafael ayo bangun, ini udah siang " kata Karina


" masih pagi loh, aku masih mengantuk " kata Rafael

__ADS_1


" ayo, ini sudah siang. lihat matahari sudah mulai keliatan " kata Karina


Rafael pun langsung duduk dari tidurnya, dan langsung pergi menuju kamar mandi. Karina membersihkan tempat tidur mereka


__ADS_2