MENIKAH DENGAN SEORANG DUDA

MENIKAH DENGAN SEORANG DUDA
Chapter 26


__ADS_3

Rafael melihat data data yang ada di kamera sana. dengan senangnya Rafael tidak luntur dengan senyumannya. dia dari tadi hanya mengatakan kalau Sheila sangat bodoh. dia ingin mengintai Kaila dengan kamera yang mempunyai data data pribadi nya.


" apa dia miskin tidak bisa beli kamera baru " kata Rafael. yang masih melihat lihat data kamera


" atau dia sengaja memperlihatkan data pribadinya. benar benar bodoh " sambung Rafael


di kamera itu ada sebuah obrolan dia dengan seorang lelaki. dan yang membuat Rafael jijik yaitu, mereka mengobrol dengan tidak memakai baju sehelai pun. Rafael berpikir kalau mereka baru melakukan suatu hubungan intim. dan ya itu benar, selesai mereka berbincang bincang mereka melakukan itu kembali, yang membuat Rafael langsung mematikan videonya.


" lihatlah Tara, dia berakting kepada ku kalau dia sudah berubah dan dia bakal fokus dengan keluarganya. apa ini di bilang sudah tobat " kata Rafael, melihat Tara yang kaget karena melihat video itu


" oke, saya sudah tau apa rencana dia untuk mengambil Kaila dari ku. ambil filenya, selesai mengambil taruh lagi kamera nya di tempat semula. dan satu lagi bilang ke mereka semua jangan jalan lewat kamera sana. mengerti!!" sambung Rafael


" baik pak, saya mengerti " kata Tara


" jangan sampai lalai memintai Sheila. saya bakal pulang ke rumah istri saya. oh ya, apa semua barang sudah selesai " kata Rafael, yang sudah berdiri dari bangkunya.


Tara pun berdiri dari bangkunya. " baik pak. tinggal beberapa barang lagi yang bakal di kirimkan. kemungkinan besok semua barang sudah selesai di kirimkan " kata Tara


" oke, terimakasih Tara atas bantuan mu. saya percaya dengan mu untuk perusahaan. kalau kamu kesulitan jangan sungkan untuk hubungi saya. dan rumah ini bakal saya jual. saya bakal kasih berkas ke kamu. kalau sudah ada pembeli, hubungi saya " kata Rafael. dengan memeluk Tara


Tara membalas pelukan bosnya itu. " baik pak, terimakasih sudah mempercayai saya. saya janji bakal menjaganya dengan baik " kata Tara. sambil melepas pelukan dengan Tara


" baiklah, saya sudah mengirimkan uang ke kamu. tolong kasih ke mereka. dan satu lagi tolong belikan koper yang besar dan bawa ke sini. ini biar saya dan istri saya yang bereskan " kata Rafael


dan Tara mengangguk apa yang di katakan bosnya itu. Rafael langsung mengunci pintu ruangan kerjanya ini. dia langsung menuju ke mobil yang di parkir di depan rumah, karena ini sudah jam 10 malam. Rafael kasian dengan Karina yang sudah menunggunya di sana. perjalanan dari sini ke rumah Karina tidak terlalu jauh. karena sudah malam dan jalanan sepi jadi itu membuat Rafael dengan cepat untuk sampai


setelah sampai Rafael langsung parkir mobil nya di samping mobil ayah. di sana bisa lihat kalau Karina sudah membuka pintu rumahnya.


" malam sayang, maff telat tadi aku ada urusan mendadak " kata Rafael. mencium kening Karina

__ADS_1


" iya engga apa apa. oh ya, kamu sudah makan?" kata Karina. membuat untuk melepaskan jas dari tubuh Rafael


Rafael menggeleng kan kepalanya. " belum, tadi aku engga sempat makan " kata Rafael. sambil membuka bajunya


" yasudah kamu mandi dulu, aku sudah menyiapkan air hangat nya. kalau sudah langsung ke bawah ya. sudah jangan ganggu Kaila yang sudah tertidur " kata Karina. yang melihat Rafael mencium kening Kaila


Rafael langsung bergegas ke kamar mandi. sedangkan Karina dia mengambil baju Rafael dan di taru di atas ranjang. setelah itu Karina bergegas ke dapur untuk menyiapkan makanan buat Rafael, tadi makan malam Karina sudah menyiapkan makannya sekarang Karina hanya tinggal menghangatkan makanannya saja. selesai semuanya Karina melihat Rafael yang sedang berjalan ke arahnya.


" ayo makan dulu " kata Karina. mengajak Rafael untuk ke meja makan


Karina langsung menyiapkan makanan ke piring Rafael. dan Rafael langsung menekannya. dia sebenarnya sangat lapar sekali, Rafael tidak ingat dengan makan tadi karena sibuk dengan pekerjaan nya.


" oh ya sayang. besok kita pulang ke rumah dulu ya " kata Rafael


" apa Kaila ikut?" kata Karina


" kaila di sini saja ya. kita pulang ke rumah aku meminta bantuan mu untuk membereskan berkas berkas perkejaan ku untuk di bawa. kalau aku sendiri itu agak lama " kata Rafael


" lagian pakaian pakaian kita juga sudah di kirim ke sana " kata Rafael


Karina kaget dengan perkataan Rafael tadi. kenapa dia tidak bilang terlebih dahulu, kenapa langsung mengirimkan nya saja


" ko kamu engga ngomong ke aku " kata Karina, dengan penasaran nya. pasti ini ada yang engga beres


" aku selesaikan makanan ku dulu ya, aku bakal cerita di ruang tengah " kata Rafael, mengusap rambut Karina


Karina pun mengiyakan. di lihat kalau suaminya ini emang sedang ke laparan. jadi Karina menunggu Rafael selesai makannya. selesai makan Karina langsung membereskan nya.


Rafael sudah di ruang tamu. Karina menghampiri nya dan duduk di sampingnya. Rafael melihat kalau istri nya ini sudah tidak sabar menunggu penjelasan dari Rafael.

__ADS_1


" jadi seperti gini, tadi aku pulang ke rumah karena bawahan ku bilang rumah kita ada yang sedang mematai. dan ya itu benar, pas aku lihat cctv rumah ternyata ada enam kamera yang sudah stand by di sana. aku langsung mengambilnya dan kau tau isi file di kamera?. itu isinya dia sedang berhubungan intim dengan seorang lelaki. dan aku ambil semua filenya. karena di file itu juga ada misi yang bakal dia jalankan. jadi ya menurut ku, aku harus berterima kasih kepada nya karena sudah ada berita besar yang aku dapatkan." kata Rafael. dia menceritakan semua ke Karina


" jadi kamu sudah tau dong, selanjutnya mereka ngapain?" kata Karina


" hmmm, aku sudah tau. jadi aku bakal ikut permainan dia saja " kata Rafael, dengan senyum senangnya


" oh ya, aku menjual rumah kita " kata Rafael


" APA!!. kamu kenapa engga ngomong ke aku, terus kita habis pulang dari rumah mamah kita bakal tinggal di mana " kata Karina. yang shock dengan omongan Rafael tadi


Karina engga habis pikir kenapa suami nya ini selalu tiba tiba mendadak kalau lagi serius ini membuat Karina kaget. dia menjual rumah dengan muka santainya, apa dia tidak berpikir dulu kalau mau jual rumah.


" sayang, kan kita habis dari rumah mamah tuh. kita langsung berangkat ke Australia nya, jadi ngapain juga kita pulang ke rumah " kata Rafael


" tapi ya kamu bilang dulu ke aku. kamu selalu membuat aku shock mulu " kata Karina, dengan cemberut


" hehehe, maff sayang ini mendadak banget " kata Rafael


selesai Rafael menceritakan semua tadi. mereka langsung menuju ke kamarnya untuk tidur. karena kamar Karina tidak terlalu besar jadi Rafael tidur di bawah. sebenarnya Karina engga enak dengan Rafael yang tidur di bawah tapi gimana lagi kamar Karina tidak besar dengan kamar Rafael.


" kamu benar tidak apa apa tidur di bawah " kata Karina, yang engga enak dengan Rafael


" iya sayang, gapapa ko. atau kamu mau ikut tidur di bawah juga " kata Rafael


Karina pun langsung ke bawah, dan tidur bareng dengan Rafael.


" astaga ternyata istri ku ini tidak mau berpisah dengan ku. oh ya, aku belum dapat ciuman dari mu " kata Rafael, yang langsung mencium bibir Karina dengan lembutnya


beberapa menit mereka berciuman, Rafael langsung memeluk Karina dengan erat. iya bener bener terimakasih kepada Tuhan karena sudah mengasih wanita baik dan cantik seperti Karina ini

__ADS_1


" selamat malam sayang, tidur dengan nyenyak. aku mencintaimu " kata Rafael. yang langsung memeluk Karina


" aku juga mencintaimu " kata Karina, dengan membalas pelukan Rafael


__ADS_2