MENIKAH DENGAN SEORANG DUDA

MENIKAH DENGAN SEORANG DUDA
Chapter 33


__ADS_3

Sesampainya di club', Sheila langsung duduk di tempat VVIP. bisa di bilang tempat ini hanya bisa di tempatkan oleh orang orang yang kaya raya. Sheila memesan minuman yang ia sering minum. semua pelayan di semua sini sudah tahu dengan Sheila. Sheila adalah pelanggan setiap Sheila sedang stress dia akan kesini, dan bermain dengan lelaki hidung belang.


sesampainya minuman di tempat Sheila. Sheila menyuruh pelayan itu memanggil bosnya, tepatnya yang mempunyai club' ini. Sheila juga suka bermain dengan yang punya club' ini, apalagi dia sudah lama tidak bermain dengannya.


Sheila menunggu pelayanan yang sedang memanggil bosnya untuk menghampiri nya. beberapa menit kemudian pelayan itu datang kembali, tetapi yang membuat Sheila bingung yaitu dia datang sendiri tanpa bosnya.


" bukankah aku menyuruh mu memanggil bosmu!" kata Sheila, dengan keselnya.


" Noona silahkan naik ke lantai 5 dengan nomor kamar 40 di sana bos sudah menunggu anda " kata pelayan itu dengan kepala menunduk.


Sheila langsung naik ke lantai 5 yang di bilang pelayan tadi kalau bosnya sudah menunggu. Sheila sudah tidak sabar, tetapi sebelum menemui nya Sheila ke kamar mandi terlebih dahulu di ingin merapihkan pakaian nya, biar dia menyukai pakaian yang di pakai Sheila. setelah itu dia langsung naik ke lantai 5. Sheila tau kalau lantai itu adalah lantai yang hanya orang penting saja masuk ke sana, karena bayaran masuk ke kamar yang ada di lantai 5 itu sangat fantastis. sesampainya di lantai 5 Sheila langsung mencari kamar nomor 40, setelah ketemu Sheila langsung masuk tanpa mengetuk pintunya.


di sana sudah ada pria yang sedang duduk dekat jendela sambil memainkan handphone nya, yang membuat Sheila senyum senang yaitu pakaian pria itu. dia hanya memakai celana panjang yang ketat dan untuk bagian atasannya tidak memakai apa apa. dengan senang Sheila langsung menghampiri nya dan duduk di pangkuan pria itu.


" Hay baby, sudah lama kita tidak bertemu " kata Sheila dengan suara lembutnya.


pria itu tersenyum dan menaruh handphone nya di atas meja, di meraba paha mulus Sheila dengan tersenyum menggoda.


" kau sibuk dengan lelaki itu, dan tidak pernah kemari " kata lelaki itu.


" maafkan aku baby, kau tau mantan suamiku itu sekarang sudah kaya raya, dan lelaki yang bernama Reza itu juga kaya apalagi dia mempunyai bodyguard yang banyak jadi aku ingin memanfaatkan dia terlebih dahulu " kata Sheila, sambil mencium kuping pria itu.


" kau adalah wanita yang sangat kejam dan licik, tetapi aku menyukai mu " kata pria itu, sambil membuka resleting rok Sheila.


" kau benar baby, 2 lelaki itu sangat kaya raya. aku bisa memiliki warisan mereka dan harta mereka, tetapi yang satu ini sangat susah untuk di dapatin kembali " kata Sheila dengan kesalnya, membayangkan untuk mengambil hati Rafael sangat susah.


" kau bersabar lah, lelaki yang satu lagi kan masih setia dengan mu. kau bisa sepuas puasnya mengambil hartanya " kata lelaki itu, sambil membuka kancing kemeja Sheila.

__ADS_1


" kita sudah lama tidak bermain sayang. aku ingin malam ini sampai besok ada di dalam mu " kata pria itu sambil menggendong Sheila ke arah kasur.


Sheila tersenyum, dia juga sudah lama tidak bermain dengan Morgan. ya Morgan Adhlino Gavin dia adalah seorang lelaki yang berumur 32 tahun dia mempunyai club' yang bernama gavin's club'. club' ini sangat terkenal dan Morgan pun sudah memiliki club' di luar negri. dan club' ini juga sudah pernah di jadikan syuting film. jadi ini club' sangat terkenal.


mereka bener bener bermain sampai matahari terbit. dan Sheila tidak tahu kalau Reza selalu memintai dia kemana Sheila pergi. di sebrang sana Reza dengan senyum miring nya melihat adegan yang di sering lakukan bersama Sheila sekarang bersama lelaki itu. Reza juga mendengar percakapan mereka dari awal Samapi akhir.


" aku tidak bodoh Sheila, kau ingin bermain dengan ku, aku pun juga ingin bermain dengan mu. tunggu pembalasan ku " kata Reza dengan senyum liciknya.


Reza langsung menutup laptopnya, dia langsung menghubungi bosnya tentang hari ini, dan dia juga tidak lupa menghubungi anak buahnya untuk selalu mengintai keberadaan Sheila.


pagi hari Sheila terbangun terlebih dahulu. dia melihat Morgan yang sangat tampan dari pada Reza atau Rafael. di mencium pipi Morgan berkali kali membuat Morgan bangun dari tidur nyenyak nya.


" apa kau tidak puas dengan malam kemarin sayang " kata Morgan. sambil mengelus punggung Sheila.


Sheila tersenyum dan langsung naik ke atas tubuh Morgan dan mencium bibir Morgan dengan nafsu nya. Morgan dengan senang hati langsung membalas ciuman yang Sheila. beberapa menit kemudian mereka menyudahi ciuman yang penuh dengan nafsu itu.


Sheila mengangguk dan Morgan langsung menggendong Sheila untuk masuk ke kamar mandi.


di sisi lain Reza, langsung ke markas. di sana anak buahnya sudah memberi tahu tentang Sheila yang sedang bermain dengan pemilik club'.


" oke, sekarang kalian harus mengawasi gerak gerik Sheila. jangan sampai Sheila datang ke perusahaan Rafael " kata Reza. dan semua anak buahnya menunduk dan pergi dari ruangan Reza.


di sisi lain tepatnya jam 12 siang. seorang perempuan dan lelaki yang baru selesai melakukan hubungan intim keluar dari kamarnya. mereka langsung menuju restoran cepat saji karena mereka belum sarapan dari pagi dan sekarang sudah siang.


di dalam restoran mereka memakan makanan yang sudah di sajikan dengan lahap. selesai makan mereka berbincang bincang dengan santai.


" sayang Minggu depan aku ingin kamu lagi, jangan lupa datang lagi " kata Morgan.

__ADS_1


" kau tidak mengasih uang ke padaku " kata Sheila.


Morgan langsung mengasih beberapa uang lembaran ke Sheila. Sheila langsung mengambil dengan wajah sangat senang, kapan lagi dia mendapatkan uang sebanyak ini. dari Reza saja masih kurang buat Sheila.


" apa sudah cukup ? " kata Morgan.


" oke, ini sudah cukup. kau hubungin aku saja kalau mau bermain kembali " kata Sheila sambil mengedipkan mata nya.


Morgan langsung memeluk Sheila sambil berciuman kembali. membuat Sheila senyum senang dengan godaan yang ia berikan ke Morgan.


beberapa menit kemudian mereka menyelesaikan ciumannya, Sheila langsung ke luar dari kamar dan langsung pulang ke rumah. dia masih ada tugas yaitu mencari tahu keberadaan Rafael dan anaknya.


di perjalanan Sheila sangat marah, karena Reza dari hari kemarin susah untuk di hubungi. kalau tidak ada Reza siapa yang akan membantu untuk mencari Rafael dan anaknya. tanpa pikir panjang Sheila menyuruh supir nya untuk melaju ke rumah Reza.


Sheila yakin kalau Reza sekarang sedang ada di rumahnya. karena sekarang weekend jadi Reza sedang beristirahat di rumah nya. beberapa menit kemudian Sheila sampai di rumah Reza di sana Sheila langsung masuk ke dalam rumah dan mencari keberadaan Reza.


rumah yang megah ini sangat sepi, Sheila langsung naik ke atas tepatnya di kamar Reza. Samapi di kamarnya dia tidak melihat keberadaan Reza, di ruang kerja pun tidak ada. Sheila langsung ke bawah menanyakan keberadaan Reza kepada pembantu di sini.


" bi, di mana Reza. atau dia tidak pulang dari kemarin " kata Sheila.


" maff non, tuan Reza tadi pagi sudah pergi dari rumah " kata pembantu rumah Reza.


" kemana ? " kata Sheila


" maff non, saya tidak tahu " kata bibi


Sheila langsung ke luar rumah, dan langsung pergi ke kantor Reza. Sheila berpikir kalau Reza sekarang sedang ada di kantor nya. sesampainya di kantor, ternyata Reza pun tidak datang ke kantor sudah dua hari ini.

__ADS_1


ini bener bener membuat Sheila kesal dengan Reza, kenapa dia tiba tiba ilang seperti ini. karena Sheila capek karena permainan dia sama Morgan kemarin, Sheila memutuskan untuk pulang terlebih dahulu. dia akan istirahat sebentar dan berpikir untuk mencari keberadaan Rafael dan anaknya itu.


__ADS_2