
Alex menerima pesan dari temannya kalau Sheila di masuk penjara. pas dapat berita itu Alex langsung bergegas ke markasnya dia ingin info yang detail dari mereka.
" gimana ceritanya " kata Alex, pas sudah sampai markas dia langsung tanya ke sahabatnya itu.
mereka menceritakan semuanya, yang memasukkan Sheila ke penjara itu Rafael sendiri, bawahan Alex yang ada bekerja di Rafael saja baru tahu tadi pagi mereka tahu dari sekretaris Rafael sendiri. ada rasa senang kalau Rafael engga main main soal ini.
" gimana kalau gua juga masuk penjara " kata Alex, dengan entengnya dia berbicara seperti gitu. sedangkan sahabatnya kaget dengan omongan Alex tadi.
" si bos suka becanda saja. lagian ngapain juga di penjara engga enak tahu " kata Alvin, emang Alex ini selalu membuat mereka kaget dengan kata katanya sedangkan dia hanya biasa saja.
" dengerin dulu, gua masuk penjara hanya ingin tahu soal Sheila. gua akan deketin dia biar dia menceritakan semuanya pada gua. gua yakin dia engga akan curiga soal ini pasti pikiran dia gimana caranya dia bisa bebas dari sini. kalian tahu kan setiap dia ingin menghancurkan rumah tangga adik gua selalu gagal. ya itu gara gara dia engga berpikir dengan matang dulu yang penting mantan suaminya itu balik lagi ke dia " kata Alex, dengan yakinnya.
" terus gimana loh bisa masuk penjara?" kata yoga, dia setuju dengan ide Alex tetapi dia juga khawatir dengan Alex kali dia di penjara kaya gitu.
" gua akan temui ayah gua " kata Alex, ini saatnya dia harus bertemu dengan ayahnya.
" loh serius bos dengan ide loh itu, gua khawatir " kata Reyhan, masih ragu dengan ide Alex.
" loh percaya sama gua, dan gua engga akan kenapa kenapa gua juga akan selalu menghubungi kalian semua " kata Alex, dengan menepuk pundak Reyhan dengan senyum. dan mereka pun hanya pasrah dengan ide Alex itu.
" kapan Lo akan ketemu ayah lo " kata yoga.
" Minggu depan, kalau besok gua engga bisa " kata Alex, mereka hanya mengangguk saja.
setelah mereka mengobrol panjang, Alex pamit pulang duluan mereka sukanya akan menginap di markas sedangkan Alex kalau lagi pengen dia akan menginap. sebelum pulang dia akan membeli makanan terlebih dahulu dia emang selalu beli makanan ketimbang masak di rumah. ya paling gampang dia akan masak mie instan saja kalau yang lain iya akan memesannya.
" bukankah itu bunda " kata Alex, dia sudah membeli makanan nya dan sekarang ia ingin kembali ke parkiran nya, tetapi ia tidak sengaja melihat bundanya bersama mamah Rafael.
Alex pun mengikuti mereka, ternyata bundanya dan mamah Rafael masuk ke toko baju bayi Alex masih mengikutinya dia melihat bundanya yang tersenyum seperti gitu dia jadi kangen dengan bundanya.
" Bun, Alex kangen banget sama bunda " kata Alex, yang ada di belakang bundanya.
dia engga mau mengikuti nya jauh, akhirnya dia langsung pulang karena Rafael juga membawa bodyguard nya untuk menjaga orang tuanya dan mertuanya. jadi dia agak tenang apalagi bodyguard Rafael itu Alex mengenal, ya siapa lagi kalau mereka itu bawahan Alex yang sedang bekerja sama Rafael.
seminggu kemudian Alex sudah siap untuk bertemu dengan ayahnya, dia sangat grogi ini pertama kali Alex akan ketemu ayahnya kembali. dia sudah siap dengan baju yang sangat rapih. dia sudah dapat info kalau ayahnya sudah berangkat kerja jadi Alex dia langsung berangkat ke tempat kerja ayahnya saja.
hanya setengah jam perjalan Alex dari apartemen sekarang ia sudah berdiri di depan kantor ayahnya. dia menarik nafas terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam.
" maff, anda ingin bertemu dengan siapa?" kata polisi ya sedang berjaga di sana.
" saya ingin ke temu pak zafran Anederea Agatha " kata Alex, polisi itu hanya diam karena dia baru pertama kali melihat Alex. sukanya orang yang ingin bertemu dengan polisi lain pasti sudah janjian dulu atau polisi lain akan mengenal orang itu.
Alex mengerti kenapa dia hanya diam, sepertinya dia polisi baru kalau polisi lama ia akan mengenal Alex karena ia juga bekerja di sini dulu bersama ayahnya.
__ADS_1
" saya dulu juga bekerja di sini " kata Alex, dengan ramah.
" baik, anda silahkan tunggu di sini. saya akan memanggil pak zafran " kata polisi itu, dia langsung pergi ke ruangan ayahnya. Alex dia duduk sambil melihat lihat kantor nya banyak yang berubah di sini.
" di situ pak orangnya yang ingin bertemu dengan anda " kata polisi itu, sambil berjalan ke arah Alex.
Alex mendengar nya dan dia langsung berdiri pas ayahnya datang menghampiri nya. ayah zafran diam pas sudah sampai di depan Alex sedangkan Alex dia tersenyum ke ayahnya yang sudah lama tidak bertemu.
" apa kabar yah " kata Alex, sambil menundukkan kepalanya dan tersenyum ke ayah zafran.
sedangkan ayah zafran dia masih diam saja. dia mengingat siapa lelaki yang ada di sampingnya tapi dia masih shock dengan keberadaan Alex sekarang.
" k...kamu Alex, anak ayah " kata ayah zafran, yang masih diam di sana tetapi matanya sudah berkaca kaca.
" ya, ini Alex. gimana kabar ayah " kata Alex, ayah zafran entah mau berbicara apa lagi dia langsung memeluk anak angkatnya tetapi dia sudah menganggap alex anak kandungnya.
betapa kangennya ayah zafran sama anak laki lakinya ini. sudah beberapa tahun di nyatakan hilang tetapi lihat sekarang dia kembali dengan keadaan baik baik saja, ayah zafran langsung memeluk Alex sambil menangis kecil. dia engga nyangka kalau Alex masih hidup dan lihatlah sekarang ia menjadi anak yang sangat tampan.
" astaga nak, kemana kamu selama ini " kata ayah zafran, melepaskan pelukan Alex dan langsung menyuruh Alex untuk duduk.
Alex menceritakan semua kejadian dia pas hanyut di sungai sampai ia bisa kembali ke kota ini, dia juga menceritakan kenapa Alex engga langsung pulang saja kenapa harus sembunyi dan juga menceritakan siapa Alex sebenarnya dia tidak menutupi ke ayahnya dia menceritakan semuanya ke ayahnya.
ayah zafran kaget pas mendengar cerita Alex, tetapi dia sangat bersyukur Alex baik baik saja apalagi dia selama beberapa bulan ini sudah menjaga adiknya dan bundanya dengan baik. ya menjaga dengan kejauhan membuat ayah zafran mengerti tujuan Alex ini.
" ayah mengerti, ayah bersyukur kamu tidak apa apa kau tahu pas kau dinyatakan hilang bunda dan adik mu selalu menangis " kata ayah zafran. Alex yang mendengarnya jadi kangen mereka tapi dia harus bersabar sebentar lagi dia akan bertemu dengan adik dan bunda.
" sama yah, Alex juga kangen dengan mereka tapi ayah tahu kan tugas Alex sekarang. ayah bisa bantu Alex kan " kata Alex.
dia juga menceritakan tentang Sheila ke ayahnya. emang ayahnya tahu kalau Sheila sudah di penjara di sini tadi ayahnya tidak setuju kala Alex juga masuk penjara tetapi karena ini tujuan Alex jadi ayah zafran akan membantu nya. tujuan Alex emang bagus untuk melindungi adiknya.
" iya, ayah akan membantu mu. jadi kapan kau ingin masuknya " kata ayah zafran, dia engga nyangka anak laki laki nya yang dulu kurus dan pemalu sekarang jadi pria yang sangat tampan dan juga berotot seperti gini.
" menurut ayah kapan bisanya " kata Alex, dia engga mau sembarangan masuk harus dapat izin dari ayahnya.
" ayah akan menghubungi mu nanti gimana " kata ayah zafran, sedangkan Alex dia hanya mengangguk.
setelah mengobrol banyak dengan ayahnya, Alex pamit pulang dulu dan Alex juga menyuruh ayahnya jangan memberi tahu ke bunda dan Karina soal ini biar Alex yang datang langsung kepada mereka, ayah zafran hanya mengangguk saja yang penting ia sudah bisa melihat anaknya ini dengan baik baik saja.
setelah beberapa hari ayah zafran langsung menghubungi Alex, dia juga sudah meminta izin dengan atasannya dan polisi di sini sudah tahu dengan ke adaan Alex. agak shock pas Alex datang menghadap mereka rasa lega kalau Alex baik baik saja. dan atasannya pun setuju dengan ide Alex apalagi Alex ini polisi yang sangat aktif dan dia juga selalu menyukai kerja keras Alex pas Alex masih kerja di sini. banyak polisi yang ingin Alex bekerja kembali di sini tetapi Alex sudah sangat nyaman dengan pekerjaan sekarang jadi mereka tidak bisa memaksa nya. kenyamanan Alex nomor satu untuk mereka.
" ayah, di mana tempat nya " kata Alex, di sekarang sudah memakai baju tahanan dan tidak lupa sahabatnya itu selalu memantau Alex pun membawa peralatan biar sahabatnya itu bisa mendengar dan juga menyimpan rekamannya pas nanti kalau Sheila buka suara di depan Alex.
soal sahabat Alex, dia juga sudah bertemu dengan ayah Alex mereka ternyata bekerja sama soal ini. jadi ayah zafran tidak masalah soal ini untuk kebaikan putrinya dia akan melakukan apapun itu.
__ADS_1
" di sini, tuh dia ada di pojok sana. kamu bisa minta bantuan polisi lain kalau menurut mu sudah puas dengan hasil nya " kata ayah zafran, dia sempat bertanya sampai kapan Alex di sini tetapi Alex bilang belum tahu kalau di puas dengan hasilnya baru dia akan keluar.
" baik ayah, kalau begitu ayo masukkan aku ke sana " kata Alex, ayah zafran langsung menyuruh polisi itu masukkan Alex ke ruangan sana. mereka sudah tahu soal ini jadi mereka akan mengikuti arah dari Alex.
" masuk kau sekarang " kata polisi itu, sebelum ke sini Alex menyuruh mereka berakting seperti tahanan lain.
tahanan yang lain melihat ada tahanan baru yang masuk ke penjara sini sama seperti Sheila dia melihat Alex yang baru masuk ke sini.
" saya engga salah loh pak " kata Alex, dengan aktingnya ayah zafran yang melihat dari jauh hanya terkekeh.
" sudah sudah, semua orang jahat pasti berbicara seperti gitu" kata mereka yang langsung mengunci pintu nya kembali.
mereka bilang gitu di suruh Alex, engga mungkin mereka berbicara itu dengan benar yang ada dia akan di pecat apalagi Alex anaknya ayah zafran yang bekerja di sini.
mereka pun pergi Alex pun langsung membalikkan badannya dan dia bisa melihat semua orang melihat ke arah dia dari atas sampai bawah. Alex menghampiri mereka dan bergabung dengan mereka.di tempat tahanan ini ada lima laki kali dan empat perempuan ini di satukan tetapi kalau soal tidur itu mereka di bedakan ruangannya juga agak luas.
" kasus apa loh, bisa masuk penjara " kata tahanan yang melihat Alex.
" mencuri, tapi kan gua engga mencuri " kata Alex, dengan muka sedihnya itu hanya muka sedih palsu.
" sudah lah kalau mencuri yasudah mencuri saja " kata tahanan perempuan yang ada di sana.
tahanan lain termasuk Alex dan Sheila dia langsung melihat wanita itu dengan santai. wanita yang agak gemuk dan juga bertato yang sedang makan itu dengan santai.
mereka kembali sibuk masing masing setelah mengobrol banyak sama Alex tadi. Alex yang melihat Sheila hanya diam saja dia langsung berjalan kearahnya Missi pertama akan di mulai dari sekarang.
" hai boleh gua duduk di sini " kata Alex, Sheila langsung mengangkat kepalanya melihat Alex yang tersenyum tapi itu palsu.
" ya " kata Sheila, mengalikan pandangan nya, Alex langsung duduk dan tidak lupa dia sudah menyalakan sesuatu yang ada di balik bajunya.
" sudah lama di sini?" kata Alex.
" engga " kata Sheila, dengan muka sinis nya.
sahabat Alex bisa mendengar pembicaraan Sheila dan Alex di sana dia sudah ketawa dengan suara Sheila yang judes seperti gini. hanya saja Alex tidak bisa mendengar suara mereka yang sedang tertawa.
" ohh, kasus apa?. atau sama dengan gua mencuri " kata Alex.
" engga, gua di masukin sama suami gua sendiri " kata Sheila, Alex hanya mengangguk saja tapi dalam hati nya ia kesal dengan sheila.
" tuh orang kaga kapok kapok apa sih, mana ada cowok mau sama dia " kata yoga, yang ada di sana.
" ko bisa, harusnya kan jadi suami itu menjaga istrinya " kata Alex, pura pura terkejut.
__ADS_1
" biasa gara gara pelakor itu, sudah tahu punya istri tetapi nikah dengan yang lain " kata Sheila, dengan kesalnya. Alex engga terima kalau adiknya di bilang pelakor ingin sekali ia memukul Sheila tapi ia tahan.