
mereka sekarang sedang di perjalanan untuk ke hotel, Kaila dan Karina sedari tadi melihat jalan kota Jepang yang sangat cantik. apalagi sekarang sedang musim gugur banyak bunga sakura yang berjatuhan membuat suasana sanga cantik dan indah. mereka tidak sabar untuk mengelilingi Jepang apalagi Karina dulu ingin masuk universitas yang ada di Jepang tetapi karena belum rezeki dia jadi diam masuk universitas yang ada di Jakarta.
" kalian senang banget sih " kata Rafael, yang sedari tadi melihat mereka berdua.
" hehehe iya ayah, Kaila sangat senang lihat di jalanan banyak daun yang berjatuhan itu sangat indah sekali " kata Kaila, dengan senyumnya dan memotret nya. sebelum berangkat dia meminta kamera kepada Rafael dan Rafael pun langsung membelikannya untuk Kaila.
" benar ini sangat indah dan cantik, dulu aku ingin sekali masuk salah satu universitas di Jepang tetapi karena belum rezeki ku jadi tidak dapat deh " kata Karina, tersenyum ke arah Rafael. dan Rafael pun mengelus pipi Karina dia juga sangat senang melihat mereka senang.
beberapa menit kemudian mereka sudah Sampai di hotel, hotel Oakwood premier Tokyo yang sangat cantik dan indah apalagi hotel ini sangat mewah sekali jangan di tanya harganya pasti sangat mahal. Rafael tidak bilang harganya ke Karina kalau bilang bisa di marahin sama karina.
mereka sudah ada di kamar untuk istirahat, karena nanti malam Rafael akan mengajak mereka makan malam di luar. triplet masih tertidur sedangkan Kaila di sedang melihat pemandangan dari kamar hotel ini rasanya sangat senang sekali dia bisa melihat bunga yang berjatuhan.
" Kaila ayo mandi terlebih dahulu. beberapa menit lagi kita akan ke jalan kembali " kata Rafael, yang baru ke luar dari kamar mandi dan melihat Kaila sedang duduk di jendela.
Kaila menoleh ke ayahnya, dia langsung bangkit dan menghampiri bundanya untuk membantu mengambilkan baju untuknya. Karina pun menyuruh Kaila untuk mandi terlebih dahulu untuk baju nanti Karina akan membawanya untuknya.
Rafael sudah siap untuk berangkat kembali sekarang ia sedang mencium tiga bayinya itu biar bangun sedari tadi bayinya itu masih tertidur dengan pulas. dia emang sengaja untuk membangunkan mereka karena mereka juga harus membersihkan badannya.
" ayo sayang, anak ayah harus bangun. apa tidak capek tidur Mulu?" kata Rafael, melihat satu persatu bayinya yang sedang menggerakkan badannya ke kanan ke kiri karena tidur mereka tidak nyaman.
Rafael tersenyum, dia tau kalau ketiga bayinya ini pasti tidak suka di ganggu tidurnya tetapi mereka harus bangun untuk makan terlebih dahulu. mereka bertiga perlahan membuka matanya sambil memukul mukul pipi ayahnya, seperti mereka mengerti kalau ayahnya ini yang sedari tadi menganggu tidur mereka.
Kaila dan Karina sudah selesai mandi. mereka tadi sekalian mandi bareng saja pas keluar dari kamar mandi Karina melihat tiga bayinya sedang bermain dengan ayahnya dia biarkan saja terlebih dahulu jadi dia membantu Kaila untuk menguncir rambut nya.
" Rafael, dia sini tidak ada bak air kecil gitu buat mereka " kata Karina, mengahampri Rafael.
Rafael menengok ke arah Karina, dia langsung menghubungi hotel ini untuk meminta bak kecil. setelah selesai menghubunginya Rafael langsung mengatakan mereka sedang membawa ke sini.
" bantu aku dong bawa air hangat ke sini " kata Karina, yang baru selesai mengambil baknya dari luar.
Rafael mengangguk dan langsung membantu Karina untuk memandikan ketiga bayinya itu. setelah selesai bodyguard dan pelayan Rafael langsung mengambil triplet dan Kaila sedangkan Karina bersama Rafael di belakang mereka.
sekarang mereka sedang ada di restoran Hokusai dekat Disneyland jadi mereka tinggal jalan kalau ingin ke sana. Kaila bener bener sangat lahap makannya apalagi dia sangat suka makanan Jepang jadi dia tahu naman makanan Jepang.
" pelan pelan nak makannya " kata Karina yang ada di sampingnya, sedangkan Kaila dia hanya senyum saja dan mengangguk.
beberapa menit kemudian mereka langsung berjalan ke Disneyland apalagi Kaila dia tidak ada capeknya dia sangat senang bisa bermain di sini apalagi bodyguard Rafael yang akan mengikuti Kaila kemana Kaila pergi sedangkan triplet dia ada di belakang bersama bodyguard dan pelayan Rafael. di sini hanya ada Rafael dan Karina saja dia ingin berdua dengan istrinya ini, jarang sekali mereka berdua seperti gini. apalagi Rafael sangat sibuk sedangkan Kaila dia juga sibuk mengurus anaknya.
" sayang, apa kamu sangat senang " kata Rafael, memeluk pinggang Karina.
__ADS_1
" sangat senang sekali, apalagi bersama anak anak rasanya aku tidak percaya kalau sekarang aku ada di sini " kata Karina, sambil melihat ke arah Rafael dengan senyum.
Rafael sangat gemas dengan Karina, ia langsung mencium bibir Karina sekilas membuat Karina kaget dan mencubit perut Rafael.
" sakit sayang, kenapa aku di pukul?" kata Rafael, mengelus perutnya yang dicubit oleh Karina.
" ya kamu mencium sembarangan saja sudah tau ini di tempat umum " kata Karina dengan kesalnya. tetapi Rafael hanya tersenyum dan mencium pipi Karina.
" sayang lihat di samping kiri kamu, ko mereka engga malu ya " kata Rafael membuat Karina juga ikut menoleh ke samping kiri. betapa terkejutnya Karina melihat sepasang kekasih yang sedang berciuman di tempat umum.
Karina hanya aneh, apa mereka sedang syuting atau emang mereka melakukannya benar benar dengan kekasihnya. Karina hanya melihat sekilas dan langsung melihat ke depan kembali sedangkan Rafael dia masih melihat ke samping kiri itu. Karina langsung memukul pelan pipi Rafael yang masih betah melihat nya.
" kamu mau sama mereka ha!!. kalau gitu sana " kata Karina, yang kesal dengan Rafael. sedangkan Rafael dia hanya menjahili Karina saja dan dia langsung tersenyum dan memeluk Karina.
" astaga sayang, aku hanya bercanda saja doang. aku hanya mencintai istri ku yang cantik ini saja ko " kata Rafael, mencium pipi Karina dengan gemas. sedangkan Karina dia hanya diam saja.
" mau ke sana engga, dia sana ada permainan yang bagus dan tentu saja suasana yang indah " kata Rafael, Karina hanya mengangguk dan bangkit dari duduknya.
mereka bener bener asik dengan jalan jalan di Disneyland sedangkan Kaila dia sudah kelelahan. kaila dan triplet sudah di hotel mereka sedangkan sepasang suami istri itu masih asik dengan keindahan Disneyland.
" apa sudah capek?" kata Rafael, menengok ke arah Karina yang tidak pernah luntur senyuman nya.
Rafael hanya terkekeh saja, dia mengikuti arah istrinya saja lagian dia sudah tau semua yang ada di sini karena dulu dia pernah ke sini jadi mereka tidak akan tersasar apalagi Rafael menyuruh bodyguard nya menjaga anaknya saja dari pada mereka.
" sudah tengah malam, lebih baik kita pulang saja " kata Rafael, memberhentikan perjalanan Karina.
sebenernya Karina ingin masih di sini, tapi besok Rafael bilang dia akan membawa ke tempat yang paling bagus jadi Karina hanya mengangguk saja. Rafael yang dapat persetujuan dari Karina pun tersenyum.
Rafael langsung menghubungi bodyguard nya untuk menjemput mereka di sini. hanya beberapa menit mereka nunggu akhirnya mobilnya pun datang.
" sayang, bersihkan badan mu terlebih dahulu sebelum tidur " kata Rafael, yang melihat Karina langsung berbaring ke tempat tidur nya.
dengan malas Karina pun langsung berdiri dari tidurnya, Rafael yang melihatnya hanya terkekeh tetapi Karina kembali tidur lagi karena tidak kuasa untuk berdiri Rafael yang melihatnya hanya menggeleng kepala nya saja dia mengambil baju Karina dan baju dia sendiri setelah mengambil ia taruh di kamar mandi. Rafael yang keluar dari kamar mandi melihat Karina yang masih tertidur.
" ayo sayang, ganti baju terlebih dahulu baru tidur " kata Rafael, menggendong Karina ke kamar mandi. sedangkan Karina hanya pasrah saja di bawa oleh Rafael.
di kamar mandi Rafael membantu Karina untuk mengganti baju, mencuci muka dan sikat gigi. setelah itu ia langsung menggendong Karina kembali ke kamar dan meniduri Karina dengan lembut.
" tadi di sana masih sangat senang sekali di sana, sampai sini sudah lelah " kata Rafael, yang baru selesai membersihkan badannya dan sekarang ada di samping Karina yang sudah tidur sangat nyenyak itu.
__ADS_1
Rafael langsung memeluk Karina dengan erat dan mencium Karina, setelah itu mereka lang tertidur dengan nyenyak.
jam sepuluh pagi mereka baru terbangun dari tidurnya, Karina melihat ke arah jendela yang masih tertutup tetapi cahaya matahari masuk ke sela selanya. dan mereka pun melewatkan sarapan paginya. kalau soal anak anaknya dia dari malam bersama pelayan Rafael jadi di kamar ini hanya ada Karina dan Rafael saja.
" Rafael ayo bangun, ini sudah siang " kata Karina, menggerakkan badan Rafael yang masih nyenyak tidur nya.
Rafael pun membuka matanya perlahan dan melihat keindahan setiap di pagi hari siapa lagi kalau bukan istrinya yang sangat indah dan cantik ini.
" pagi sayang ku " kata Rafael, bangun dari tidurnya dan duduk di samping Karina. mencium pipi dan bibir Karina sekilas.
" ini sudah siang tau, dan kita melewatkan sarapan paginya " kata Karina, dengan kesalnya.
Rafael hanya tertawa kecil dia langsung turun dari tempat tidur nya dan langsung menggendong Karina. Karina yang di gendong kaget karena Rafael tiba tiba mereka langsung berjalan ke kamar mandi
" ih, bisa engga ngomong dulu gitu jangan bikin kaget kaya gitu " kata Karina, menepuk dada Rafael dengan pelan. emang Rafael kalau tidur jarang pakai atasan makannya dia telanjang dada.
" katanya kelewatan sarapan pagi, makannya itu biar cepat kita mandi bareng saja " kata Rafael, menduduki Karina di closet dan Rafael mengisi air di bathtub.
" bilang saja ini emang rencana kamu " kata Karina, yang masih kesel dengan Rafael.
Rafael hanya diam saja, setelah selesai mengisi airnya dia langsung membantu Karina membuka bajunya dan langsung membawa Karina ke bath up.
" awas ya kalau kamu macam macam " kata Karina, dengan was was.
" ya kalau aku bisa nahan sih kamu engga akan kenapa napa. lagian kamu sangat indah dan seksi gimana aku khilaf lihat kamu " kata Rafael masuk ke dalam bathtub juga dan duduk di belakang Karina.
dan ya Rafael menatapi janjinya dia engga macem macem sama Karina mereka hanya mandi saja. lagian Rafael tau ko pasti Karina akan capek dan dia tidak akan puas dengan liburannya. lagian di rumah nanti Rafael bisa memintanya kan untuk sekarang biar lah istri dan anaknya bersenang senang terlebih dahulu. apalagi bulan depan Kaila sudah masuk sekolah kembali dan Rafael akan sibuk dengan kertas kertas yang sudah menunggu di meja nya itu.
setelah mereka mandi mereka sekarang langsung ke bawa untuk sarapan, Kaila dan triplet sekarang sedang bermain di halaman hotel sini sambil menunggu ayah dan bundanya selesai. tadi pagi dia sudah kesal karena ayah dan bundanya belum bangun tetapi bodyguard Rafael pun langsung membawa Kaila untuk jalan jalan hal hasil Kaila pun melupakan sejenak orang tuanya yang masih nyenyak tidur nya.
" Kaila " kata Karina, mengahampri Kaila yang sedang bermain dengan triplet.
" bunda kenapa lama sekali, Kaila sudah tidak sabar untuk jalan kembali " kata Kaila, melihat bunda dan ayahnya menghampirinya.
" maff kan bunda yah, yasudah sekarang kita jalan lagi " kata Karina, mencium pipi Kaila.
Kaila pun sangat antusias Kemabli dan sekarang dia sedang berpikir kemana ayahnya akan membawa nya. apa tempat nya sangat cantik dan indah atau biasa saja. Rafael yang melihat Kaila sedang berpikir hanya terkekeh saja, sekarang Kaila menggemaskan karena dia di kuncir dua seperti gitu apalagi pipinya yang sangat gembul seperti bakpao.
" tenang, ayah akan ajak Kaila ke tempat yang sangat indah " kata Rafael, yang melihat Kaila sedang berpikir gitu.
__ADS_1
kalau ayahnya sudah mengatakan itu Kaila pun mengangguk dia yakin ayahnya akan membawa dia ke tempat yang sangat bagus lagi dan tentu saja Kaila tidak lupa untuk memotret nya.