MENIKAH DENGAN SEORANG DUDA

MENIKAH DENGAN SEORANG DUDA
Bab 34


__ADS_3

di suatu tempat Reza sedang mengobrol dengan bosnya tentang Sheila dan pekerjaannya. di sana Reza membuka semua rencana Sheila untuk mengambil hati Rafael dan anaknya itu.


" oke, aku percaya dengan mu untuk tetap mengikuti cara dia. dan satu lagi jangan sampai di tau soal ini, lebih baik kau temui dia aku takut dia curiga soal ini " kata bosnya.


" baik lah, aku balik dulu. kalau ada apa apa bilang ke pada ku " kata Reza.


Reza langsung pulang ke rumahnya. sesampainya di rumah pembantu di rumahnya mengatakan kalau Sheila di pagi hari datang ke rumahnya, dan orang kantor pun Sheila datang juga ke kantor nya.


Reza langsung berangkat ke rumah Sheila pasti Sheila ada di rumahnya. dan benar saja pas Reza sudah sampai rumahnya dia bisa melihat kalau Sheila sedang tidur di kamar nya, tetapi yang bikin Reza gagal fokus yaitu tanda kiss mart di seluruh tubuh Sheila. dan Reza tau kalau ini adalah permainan Sheila dan lelaki yang ada club'. Reza hanya memandang dengan remeh.


" dasar wanita ja**ng yang hanya ingin hartanya saja. pantas Rafael pergi jauh dari sini karena wanita ini bener bener kotor. " kata Reza


dia keluar dari kamar Sheila dan pergi sana. dia malas melihat wajah Sheila yang menurut dia sangat bodoh.


di sore hari Sheila baru bangun dari tidurnya. dia sangat nyenyak untuk tidur hari ini karena dia kemarin tidak bisa tidur dengan nyenyak.


setelah dia membersihkan badannya dia langsung menghubungi Reza.


" hallo sayang kamu kemana aja sih, aku mencari mu loh dari kemarin " kata Sheila.


" maff ya, ada proyek besar makannya itu aku harus turun tangan " kata Reza di sebrang sana.


" yasudah deh gapapa sekarang kamu di mana. aku nunggu kamu di sini " kata Sheila


" aku juga di rumah lagi istirahat sangat capek untuk hari ini " kata Reza.


" oke deh, yang terpenting aku sudah tau kondisi mu. oh ya sayang aku minta uang dong, uang ku sudah habis " kata Sheila.


" aku akan transfer. sudah dulu ya aku ingin istirahat " kata Reza, langsung memutuskan hubungan seluler nya.

__ADS_1


" dasar wanita itu, bukankah dia sudah dapat uang dari lelaki yang bermain dengannya. " kata Reza, sambil mentransfer uang ke Sheila.


di sisi lain Rafael sedang bekerja di kantor yang ada di Australia liat situ. Rafael juga tidak lupa untuk menghubungi suruhannya yang ada di Jakarta untuk memintai keadaan Sheila, apalagi Rafael sudah tau kebusukan Rafael selama dia ada di sini.


Rafael tidak kasih tau semuanya ke Karina, dia hanya kasih tau hanya sebagiannya saja. kalau Rafael kasih tau semuanya bisa jadi Karina akan kepikiran terus.


di sini Rafael sedang ada proyek besar makannya itu dia tadi menghubungi Karina kalau pulang agak telat dikit.


untuk Kaila dia sudah mulai masuk sekolah kembali, di sini sangat Ama untuk Kaila sekolah tetapi Rafael juga menyuruh anak buahnya tetap memintanya. sedangkan Karina dia kerja di tempat Rafael kerja karena Rafael ingin Karina bekerja di perusahaan yang sama.


di jam istirahat Karina bersama teman kantor langsung menuju kantin di sini. karena Kaila pulangnya masih lama dan Rafael dia ada meeting di luar jadi Karina makan bersama temannya. di sana Karina banyak pengalaman baru yang ia dapatkan beda dengan di Jakarta, di sini bener bener harus tepat waktu. dan Karina pun belum bisa beradaptasi di sini Kaila lah yang sering banyak bercerita soal Australia karena mereka berdua yang suka pergi ke luar negeri. ini adalah pertama Karina di sini jadi masih agak canggung dan juga untuk bahasa Inggris nya masih belum terlalu lancar.


setiap malam Rafael selalu mengajarkan Karina soal bahasa Inggris dia tidak pernah lelah untuk mengajari Karina. Karina juga malu dengan anaknya karena anaknya ini cepat untuk mempelajari bahasa Inggris.


sekarang waktunya pulang kerja, Karina sudah di jemput oleh supir pribadi nya. karena Rafael tidak bisa pulang bersama sebelum ke rumah Karina menjemput Kaila terlebih dahulu. di depan sekolah Karina bisa melihat Kaila sedang berlari menghampiri dirinya. dia sangat senang anaknya ini bener bener hebat seperti ayahnya.


Karina baka mampir ke supermarket terlebih dahulu karena ada bahan makanan yang harus di beli jadi dia mampir ke sana terlebih dahulu.


" apa kamu sudah lapar nak " kata Karina


" tadi sih di kasih roti sama guru Kaila, tetapi sekarang Kaila lapar lagi hehehe " kata Kaila dengan ketawa lucunya


" baiklah kita makan dulu di sini dulu ya " kata Karina.


" oh ya pak lebih baik anda ikut makan bareng kita saja " sambung Karina.


" tidak usah nyonya saya akan makan kalau sudah nyonya sampai rumah " kata supir pribadi Rafael


" tidak apa apa, kita makan bareng saja engga enak anda menunggu kita makan dan anda di sini " kata Karina

__ADS_1


" iya pak, kita makan bareng saja biar seru " kata Kaila


supir pribadi Rafael hanya senyum saja, dia sangat senang bisa bekerja bersama keluarga Rafael. apalagi istri kedua Rafael dia sangat baik sekali beda dengan istri pertamanya yang selalu meminta ini dan itu ke Rafael, dan dia juga tidak suka dengan Sheila yang hanya buang buang uang saja. dan dia juga bersyukur kalau Kaila mempunyai ibu yang sangat baik dan cantik.


di dalam restoran mereka bertiga makan dengan lahap apalagi Kaila yang sangat lahap dengan makannya. setelah makan mereka langsung pulang ke rumah kembali. di sana ternyata Rafael sudah pulang terlebih dahulu, karena Karina bisa melihat kalau mobil Rafael sudah ada du sana.


mereka langsung turun dan masuk ke rumah. ternyata Rafael lagi duduk di ruang tamu dengan pakaian yang masih belum ganti.


" kalian lama banget aku sudah nunggu di sini dari tadi " kata Rafael, dia sedang berpura-pura marah kepada istri dan anaknya itu


" maff ayah tadi kami makan dulu di restoran dekat super market " kata Kaila.


" kalian engga ajak ayah. kalian enak makan bersama " kata Rafael dengan muka datar nya. yang membuat mereka diam ketakutan


" maffkan aku, kali aku kamu pulangnya agak lama " kata Karina


Rafael masih diam. dia ingin tertawa melihat istri dan anaknya itu, dia tidak tega melihat mereka sepertinya ketakutan oleh dirinya sendiri.


" yaudah kalian sini duduk " kata Rafael menyuruh Karina dan Kaila duduk bersama.


" kalian ingin di maafkan oleh ku " kata Rafael dan mereka berdua mengangguk.


" yasudah Kaila cium pipi kanan ayah dan bunda cium pipi kiri ayah " kata Rafael


mereka langsung melakukan yang Rafael minta. Rafael sangat senang kalau dia dapat ciuman di pipinya oleh dua wanita yang ia sangat cintai ini.


setelah itu Rafael langsung memaafkan mereka, dan menyuruh Karina untuk membatu Kaila untuk bersih bersih. pas Rafael ingin beranjak duduk nya supir pribadi nya ini memanggil namanya.


" maff tuan tadi saya juga ikut makan oleh nyonya dan Noona muda " kata supir itu, dia tidak enak oleh tuannya ini

__ADS_1


" tidak apa apa pak, saya tadi hanya becanda saja ko. engga masalah kalau bapak ikut makan sama mereka engga usah bersalah kaya gitu " kata Rafael dengan senyumannya.


" baik tuan, terima kasih " kata supir itu langsung pergi dari sini.


__ADS_2