MENIKAH DENGAN SEORANG DUDA

MENIKAH DENGAN SEORANG DUDA
Bab 76


__ADS_3

Sekarang di rumah Rafael sudah ramai, orang tua mereka sudah datang satu jam yang lalu. Apalagi ibu rumah tangga lagi ada di dapur sedang menyiapkan makan malam mereka sedangkan di ruang tengah itu ada kepala rumah tangga berserta anaknya dan juga cucunya.


Ayah zafran sudah memberitahu ke Alex, kalau ia dan istrinya sudah sampai di rumah Karina dan tentu saja itu membuat Alex sangat deg degan untuk ke temu bundanya. Dia masih di perjalanan jadi dua puluh Lima menit lagi dia akan sampai di kediaman Rafael. Rafael yang melihat ayah mertuanya yang tersenyum itu mengerti apalagi nanti ada adegan yang membuat semua kaget, engga semua sih hanya orang tua Rafael dan juga bunda Adelia.


" Karina, kamu bawa ini ke mereka ya " kata mamah Veena, mamah Veena ternyata membuat puding coklat dan karena masih lama untuk makan malam. Jadi yang ada di ruang tengah akan di hidangkan puding coklat untuk sementara.


Karina pun membawanya dan ya pas sampai di sana puding itu sudah di serbu oleh anak anaknya, puding coklat buatan mamah Veena emang enak dan itu membuat anak anak sangat suka sama pudingnya.


" sayang jangan berebut, nanti kalian juga kebagian " kata Karina, yang melihat anaknya yang sedang mengambil puding itu.


" hehehe maff Bun " kata Kaila, dia kembalikan puding itu dan adik adiknya pun mengikuti kakaknya.


Karina hanya tersenyum saja, dan dia kembali membawa puding itu ke tempat meja yang ada di sana. Setelah puding itu di taruh dengan baik barulah anak anaknya mengambil satu persatu puding itu. pas mereka sedang asik berbicara satpam di rumah Rafael menghampiri Rafael.


" maff tuan, ada tuan Alex " kata satpam itu, membawa Alex masuk ke dalam rumah.


Sebelum Alex datang emang Rafael sudah bilang ke satpam rumahnya kalau ada tamu yang akan datang dan dia bernama Alex kalau sudah datang Rafael menyuruh satpam itu untuk masuk ke dalam.


" makasih pak " kata Rafael, dan pak satpam itu mengangguk dan dia langsung keluar kembali.


" sini Lex duduk" kata ayah zafran, menepuk sofa untuk Alex duduk di samping nya.


papah Farrel yang melihat ke arah Alex hanya diam, dia tidak tahu siapa Alex itu hanya ayah zafran dan juga Rafael yang tahu siapa Alex. Alex langsung berjalan ke arah ayahnya dan duduk di samping ayahnya. Dia tidak melihat keberadaan bundanya dan Karina, tetapi ia mendengar suara perempuan yang di dapur.


" mereka sedang di dapur menyiapkan makan malam " kata Rafael, yang mengerti dengan ekspresi wajah Alex.

__ADS_1


semuanya sudah siap, dan waktunya untuk makan malam. mamah Veena yang memanggil mereka yang ada di ruang tamu untuk makan malam bersama. Pas sudah ada di ruang tamu dia kaget kalau ada seseorang lelekai yang ia tidak kenal di sana sedang mengobrol dengan Rafael, ayah zafran dan juga suaminya.


Ternyata ayah zafran pun langsung memberi tahu siapa Alex itu ke papah Farrel. Tentu papah Farrel kaget pas mendengar cerita dari ayah zafran ini pertama kalinya papah Farrel tahu kalau keluar ayah zafran mempunyai anak angkat tetapi ia sangat salut dengan keluarga ayah zafran mereka semua orang baik makannya Alex sangat nyaman ada di keluarga ayah zafran. Dan yang bikin papah Farrel kesal yaitu sehila yang masih terobsesi dengan Rafael ia juga engga akan diam dan ia tidak mau anak satu satunya ini trauma kembali dengan pernikahan.


" hmmm, ayo makan malamnya sudah siap " kata mamah Veena, yang bingung dengan lelaki di samping ayah zafran itu.


" mah, boleh panggil bunda sama Karina dulu tidak " kata Rafael, mamah Veena tanpa bicara langsung kembali ke dapur untuk memanggil bunda Adelia dan juga Karina.


Sekarang mereka sudah ada ruang tengah, Alex yang melihat bundanya di samping Karina sangat senang beda dengan bunda Adelia dia bingung siapa lelaki itu yang di samping Rafael apakah itu teman kantor Rafael. Tetapi lelaki itu selalu tersenyum ke arahnya.


" maff, kalau makan malamnya akan tertunda beberapa menit " kata Rafael, dia yang pertama membuka suara. Dia hanya bilang gitu saja karena biar ayah zafran yang akan berbicara semuanya.


Sebelum ayah zafran berbicara dia tarik nafas terlebih dahulu. ia sudah membayangkan giaman reaksi istri pas bertemu dengan Alex yang sudah bertahun tahun hilang ini.


" Bun. Bunda tahu kalau kita kehilangan anak lelaki kita karena kecelakaan?. Dan ya yang di samping Rafael itu anak kita yang sudah bertahun tahun hilang sampai polisi tidak bisa melacak keberadaan nya. Dua bulan yang lalu Alex menghampiri ayah di tempat kerja ayah yang pertama tahu kalau Alex selamat dari kecelakaan itu. Dia selama ini ada di kampung yang tanpa transportasi di sana lah ia di rawat oleh warga sampai ia benar benar pilih dan kembali ke kami. Awalnya ayah juga kaget kalau Alex baik baik saja ayah kemarin ingin memarahinya kenapa engga menghubungi pihak polisi kalau ia selamat, tetapi mendengar cerita dari Alex ayah mengerti kenapa Alex sembunyi dari kita. Tetapi bunda bisa lihat anak bunda sudah kembali lagi " kata ayah zafran, bunda Adelia dan Mamah Veena kaget mendengar cerita dari ayah zafran.


" bunda apa kabar " kata Alex, yang tersenyum ke arah bundanya tetapi air matanya tidak bisa ia tahan.


Bunda Adelia tanpa basa basi langsung memeluk putra nya itu, rasa kangen dan marah jadi satu. Ingin marah kenapa baru sekarang ia baru datang dan kangen karena sudah lama tidak bertemu dengannya bunda Adelia menangis dengan kencang di pelukan Alex. Selama ini dia selalu berdoa kalau putranya akan balik lagi ke pelukannya tetapi selama ini tidak ada tanda tanda putranya untuk balik. bunda Adelia ingin menyerah tetapi sekarang putranya yang dulu pendiam kembali lagi dengan wajah yang sangat tampan.


" maff Bun, Alex baru kasih tahu bunda sekarang. Maff " kata Alex, ia berdosa dengan bundanya tetapi ini udah jalannya dia seperti gini.


" astaga nak, bunda selalu berdoa kalau kau akan balik lagi ke bunda ingin rasanya bunda menyerah dan mengikhlaskan kepergian mu tetapi bunda susah. Dan sekarang kau kembali lagi rasanya doa bunda selama ini di kabulkan " kata bunda Adelia, yang masih memeluk putranya itu.


" maff Bun, Alex hanya ada kerjaan yang harus sembunyi untuk sementara. Tetapi sekarang tidak Alex akan selalu melindungi kalian semua " kata Alex, melepaskan pelukan dari bundanya dan menghapus air mata bundanya.

__ADS_1


" jangan menangis lagi ya Bun, Alex sekarang sudah kembali " kata Alex, dia mencium pipi bundanya. Waktu kecil dia selalu mencium pipi bundanya.


" makasih sudah kembali, kau sekarang tambah tampan " kata bunda Adelia, mengelus kepala Alex dengan lembut.


" bunda, kapan kita makan malamnya rasanya Kaila sangat lapar sekali " kata Kaila, berbicara ke arah Karina. Dan semua orang menatap ke arah Kaila dengan senyum.


Anak kecil itu sedari tadi melihat nenek dan paman Alex yang menangis sambil berpelukan mereka tida mengerti tetapi bundanya menyuruh mereka hanya diam saja.


" baiklah ayo kita makan malam bersama " kata bunda Adelia, dan mereka semua langsung berjalan ke arah meja makan. Apalagi anak anak sedari tadi mengana laparnya.


makan malam ini sangat sangat senang, melihat bunda yang sudah lama tidak bertemu dengan putranya sekarang sangat bahagia bisa melihat putranya kembali.


Sudah pukul sepuluh malam, kedua orang tua mereka akan pulang lagi ke rumah termasuk Alex ia akan menginap di rumah orang tuanya itu. Bunda bilang ia masih kangen banget dengan Alex dan ingin tahu kenapa Alex bisa selamat dari kecelakaan nya. tadi mereka semua sudah mendengar cerita Alex tetapi Alex, Rafael, ayah zafran dan papah Farrel menyuruh Alex tidak memberitahu soal Sheila biar mereka saja yang tahu. Alex pun mengangguk saja.


" kenapa engga nginap di sana saja sih bund, Karina juga ingin tahu cerita dari bang Alex " kata Karina, dia iri sebenarnya karena abangnya akan tidur di rumah bundanya.


" kamu mau nginap juga sayang?, kalau mau yasudah biar anak anak sama aku " kata Rafael. Dia tidak masalah kalau istrinya itu nginap di rumah orang tuanya lagian mereka sudah lama tidak ketemu jadi Rafael mengerti dengan keadaan Karina sekarang.


" engga ko, lagian nanti Abang Alex juga akan menceritakan semuanya ke aku " kata Karina, dia tadi senang dapat izin dari suaminya. Tetapi karena ia sudah punya anak jadi tidak boleh egois.


" yasudah kami pulang dulu ya " kata mamah Veena, berpamitan ke Rafael dan Karina. Sedangkan anak anak dia sudah tidur karena kecapean dari pagi sampai sore kerjaannya main.


" iya hati hati semuanya " kata Karina, setelah semua orang pergi mereka kembali masuk.kedapam rumah.


" melihat bunda aku jadi sangat senang sekali " kata Karina, yang duduk di sofa ruang tengah.

__ADS_1


Rafael pun ikut duduk di samping Karina, dan langsung memeluknya ia juga sangat bahagia melihat bundanya tadi yang sangat senang bisa bertemu dengan putra nya itu. Sekarang mereka hanya diam saja ruang tamu tangan Rafael yang engga bisa diam itu sekarang sudah ada di dalam baju Karina. Karina hanya diam saja membiarkan suaminya itu memainkan perutnya itu, tetapi bukan sampai situ saja tangan Rafael juga sudah membuka kaitan b*a nya Karina dengan begitu gampang dan bisa memainkan buah d**a nya dengan leluas. Karina masih mendiamkan nya saja tetapi dia sesekali mend**h karena kelakuan Rafael ini.


" sudah ih, apa kemarin tidak puas " kata Karina, yang memukul tangan Rafael yang ada di dalam bajunya.


__ADS_2