MENIKAH DENGAN SEORANG DUDA

MENIKAH DENGAN SEORANG DUDA
Chapter 31


__ADS_3

Kota Jakarta....Indonesia


Sheila sedang mencari info tentang Rafael dan Kaila. dia gagal rencana memintai rumah Rafael. Sheila sangat kesal dengan kecerobohan anak buahnya itu. dia memecat enam anak buah yang gagal memintai rumah Rafael.


" di mana sekarang mereka. kenapa tidak ada informasi tentang mereka " kata Sheila. dengan marahnya


Sheila menyuruh anak buahnya untuk mencari keberadaan Kaila. pas sedang melamun ada yang mengetuk pintu kamar nya. Sheila menyuruh orang itu masuk kedalam kamarnya. di sana ada dua anak buahnya.


" maff nyonya. informasi tentang keberadaan mereka, dia tidak ada di negara sini, banyak yang bilang dia pindah ke negara lain " kata anak buah Sheila


" sial. kemana mereka!!. apa mereka ingin bermain dengan ku " kata Sheila, dengan marahnya


Sheila geram. dia tidak ingin ketinggalan jejak mereka. Sheila menyuruh semua anak buahnya turun tangan untuk mencari keberadaan mereka. Sheila juga akan ikut mencari keberadaan mereka.


" hallo sayang ada apa, kenapa kamu mukanya kaya kesal gitu " kata pria hidung belang. yang melihat Sheila kesal


" ahh sayang. kau tau mereka pergi dari sini. itu membuat aku kesal, aku engga bakal diam. kalau aku menyerah aku engga dapat warisannya " kata Sheila. memeluk pria itu dengan manjanya


" terus gimana rencana selanjutnya?" kata pria itu


" aku menyuruh bawahan ku mencari keberadaan mereka " kata Sheila, yang sudah membuka kancing kemeja pria itu satu persatu

__ADS_1


" yasudah kita bicarakan nanti lagi. kau tau sayang aku sudah lama tidak dapat kehangatan dari ku, lihat ke bawah dia sudah bangun " kata pria itu dengan suara nafsu nya


Sheila pun dengan cepat membuka bajunya dan pria itu juga dengan cepat membuka bajunya juga, mereka melakukan itu sangat lama.


malam hari, tepatnya makan malam mereka baru ke luar dari kamar. mereka langsung ke bawah untuk makan malam yang sudah di sediakan oleh pembantu di sini. mereka sangat puas dengan permainan panjang mereka tadi. di meja makan mereka langsung memakan masakan dengan lahap, apalagi perut mereka sekarang sangat kosong karena permainan yang mereka lakukan.


selesai makan, bawahan Sheila menghampiri Sheila yang sedang di ruang tamu, dia mengatakan kalau Rafael sudah tidak ada di sini. dia sudah berada di luar negri bersama keluarganya. dengan perkataan tadi, itu membuat Sheila geram dengan Rafael. dan yang bikin Sheila penasaran, tadi bawahannya bilang dia sudah mempunyai keluarga?. apa itu maksudnya.


" tunggu, kau bilang dia sudah mempunyai keluarga. maksudnya apa " kata Sheila, yang sangat penasaran


" dia sudah menikah bulan kemarin. dan sekarang mereka sedang ada di negara lain " kata bawahannya


" apa, aku engga salah dengar kan kalau di sudah menikah. ini tidak bisa di biarkan, aku harus menghancurkan keluarga mereka. dan kau di mana mereka tinggal sekarang " kata Sheila, dengan marahnya


pria yang di samping Sheila memukul bawahan Sheila dengan keras, kenapa dia membawa informasi setengah setengah. kalau begini, Sheila bakal lama menunggu informasi lagi.


" AKU TIDAK MAU TAHU, KAU TIDAK BOLEH MENGHADAP KU KALAU KAU TIDAK TAU INFORMASI TENTANG RAFAEL. KAU CARI KE SELURUH NEGARA INI "kata Sheila. sambil menjambak rambut bawahan itu dengan kasar


bawahan Sheila tadi langsung keluar dengan rasa sakit di tubuhnya. Sheila bener bener engga habis pikir, dia ketinggalan berita lagi soal Rafael. kenapa bawahannya ini sangat lemot, dia sudah membayar dengan mahal itu mendapat kan informasi tentang Rafael. mau tidak mau Sheila juga harus ke kantor Rafael, dia masih mengingat di mana alamat kantor Rafael. pasti di sana banyak informasi yang menarik yang harus di dengarkan.


" sayang aku besok harus ke kantor nya deh. pasti ada karyawan yang tau soal ini " kata Sheila

__ADS_1


" kau yakin akan ke sana " kata pria itu


" hmmm, aku yakin. kalau nunggu mereka itu lama banget. mereka kaya siput yang lambat " kata Sheila dengan kesalnya


pria itu memeluk nya dan mencium bibir Sheila sekilas. " baiklah, tapi maff aku tidak bisa membantu mu. masih banyak pekerjaan yang harus aku lakukan " kata pria itu, seperti tidak enak


Sheila membalas ciuman dari pria itu dan dia tersenyum ke arahnya. " engga apa apa ko sayang. kan masih ada bawahan ku, untuk apa aku membayar nya tapi dia tidak bekerja " kata Sheila, dengan tersenyum


" pacar ku ini emang bener bener pintar. jangan lupa selalu mengabari ku ya, kalau ada apa apa " kata pria itu


mereka langsung duduk lagi dengan merasa, di sana mereka sedang asik menonton yang di temani oleh makanan dan minuman yang sudah di sediakan. asik menonton handphone pria itu berbunyi, itu membuat Sheila bangun dari pangkuannya. pria itu mengangkat telepon seluler dan sedang berbicara dengan seseorang di sebrang sana. tapi yang membuat Sheila sedih dengan pria itu yaitu handphone pria itu seperti sudah retak dan seperti handphone nya sudah lama. selesai telepon pria itu melihat muka Sheila diam saja.


" ada apa sayang, kenapa diam saja. tadi yang menghubungi ku teman ku ko, dia laki laki " kata pria itu, yang seperti tau dengan ekspresi wajah Sheila


" bukan itu, kalau soal itu aku tau. kan tadi kedengaran suaranya. tapi yang bikin aku sedih handphone mu sudah retak, itu sudah tidak layak untuk di pakai. kenapa kamu tidak kasih tau ke aku soal ini " kata Sheila


" ooh kali aku apa. tenang saja, ini masih layak di pakai ko. terus juga aku engga mungkin minta uang ke kamu soal handphone doang " kata pria itu dengan tersenyum


" engga bisa, aku akan mengirimkan uang untuk mu. dan kamu jangan lupa membeli handphone baru oke " kata Sheila, yang sedang mengetik sesuatu di handphone nya


pria itu tersenyum dan mengelus rambut Sheila yang sedang bermain handphone. setelah itu handphone dia bergetar seperti ada pesan yang masuk. dan ya itu benar, Sheila mengirim uang sebesar 50 juta untuknya. itu membuat dia sangat senang. dia memeluk Sheila dan hilang berterima kasih kepadanya.

__ADS_1


" dia mengirim uang 50 juta hahaha, aku bisa ke club untuk bermain dengan wanita lain. emang Reza sangat pintar ini kan handphone lama ku. yang baru aku simpan di mobil " dalam hati Reza


ya pria itu bernama Reza Arian. dia adalah keturunan Amerika dan Indonesia yang sekarang menatap di Indonesia. sebenarnya dia tidak sangat suka dengan Sheila, tapi kalau keuangan nya itu membuat dia semangat mendekati nya. lagian dia mendapatkan uang dan tubuhnya. itu membuat dia sangat senang berkali-kali lipat.


__ADS_2