MENIKAH JADI ISTRI KEDUA

MENIKAH JADI ISTRI KEDUA
Bab 14. Ajakan Makan Siang


__ADS_3

Marisa keluar dari kamarnya, dia penasaran Reno berada dimana karena laki-laki itu tidak kunjung mendatanginya ke kamar. Dia sudah memberi tahu Reno untuk menemaninya tidur malam ini.


Tujuan pertamanya adalah ruang kerja dan kamar pribadi Reno. Tapi Marisa tidak menemukan suaminya di ruang kerja, Marisa berjalan masuk lebih dalam lagi menuju kamar pribadi Reno.


"Pintunya terkunci, itu berarti Reno ada didalam." gumam Marisa. Karena sudah menjadi kebiasaan Reno yang akan mengunci kamarnya saat dia berada di dalam kamar, tentu saja karena suaminya itu tidak ingin diganggu.


"Apa dia sudah tidur?" tanya Marisa pada dirinya sendiri sambil menatap kecewa pada pintu yang berada dihadapannya.


Marisa keluar dari pintu ruang kerja Reno, ada perasaan kesal karena Reno mengabaikan permintaanya yang ingin ditemani tidur malam ini. Kini langkah kaki Marisa membawanya ke kamar Nadya. Marisa mengetuk kamar adik tirinya yang sekarang dia jadikan madunya. Tidak ada yang menyahuti apa lagi membukakan pintu untuknya.


"Terkunci" ucap Marisa saat dia mencoba membuka pintu itu.


"Apa wanita bodoh itu juga sudah tidur." ucap Marisa sambil menempelkan daun telinganya kepintu kamar yang biasa ditempati Nadya.


"Tidak ada suara apapun, itu berarti Reno tidak tidur bersama gadis bodoh itu." ucap Marisa lagi, karena dia yakin Reno tidak akan membawa Nadya kekamar pribadinya. Jangankan Nadya, dia yang sudah lama hidup bersama Reno bisa masuk kekamar itu saat ada Reno saja.


"Lagi-lagi malam ini aku harus tidur sendiri, harusnya aku pulang ke apartemen Kevin saja." ucap Marisa dengan nada kesal.


Sejak tadi dia menunggu Reno, Marisa sudah memberi tahu suaminya itu untuk tidur bersamanya malam ini, Seperti yang Reno katakan, Marisa bisa memberitahu Reno saat dia ingin dipuaskan Reno. Bukan hanya satu atau dua kali Reno seperti ini, mengabaikan permintaanya bahkan mulai dari awal pernikahan mereka tanpa Marisa tahu penyebab sebenarnya. Terkadang Marisa menggunakan cara licik untuk membuat Reno tidur bersamanya.


Marisa tidak tahu jika malam ini Reno sedang memadu kasih bersama Nadya untuk kedua kalinya, menghiraukan permintaan Marisa yang ingin Reno bersamanya. Reno sedang menunggu waktu untuk membongkar semua kejahatan yang Marisa lakukan padanya dan juga pada Nadya.


"Nadya." panggil Marisa saat melihat Nadya keluar dari pintu ruang kerja Reno.


"Mengapa kamu keluar dari pintu ini?" tanya Marisa curiga.


"Apa yang salah jika istriku keluar dari pintu ini." Reno yang menjawab.


"Dia hanya istri sementara Reno, hanya untuk melahirkan anak kita." jawab Marisa.


"Anakku bersama Nadya, bukan anakmu, Sa." jawab Reno lagi.


"Iya anak kalian, tapi akan menjadi anak kita." ucap Marisa untuk mengingatkan Reno.


"Kita belum merubah status kita karena pernikahan kita tidak terdaftar, bagaimana kita bisa memasukkan anak itu nanti ke kartu keluarga?" tanya Reno.


Marisa diam, dia lupa jika pernikahannya belum didaftarkan ke KUA dan catatan sipil karena Marisa tidak boleh menikah saat itu oleh pihak manajemen yang mengajukan kontrak dengannya.


Berbeda dengan Marisa, Nadya terkejut mendengar ucapan Reno, "Benarkah pernikahan mereka belum tercatat, itu berarti mereka juga menikah siri." pikir Nadya didalam hati.


"Mas lapar." ucap Reno menyadarkan lamunan Nadya dan Marisa.

__ADS_1


Nadya berjalan meninggalkan Reno dan Marisa yang terkejut mendengar Reno menyebut dirinya dengan kata mas.


"Apa kamu sedang tidak ada pemotretan atau syuting iklan?" tanya Reno pada Marisa.


"Tidak ada. Siang ini aku ada janji untuk makan siang bersama mama dan papa, sebaiknya kamu juga ikut Ren." jawab Marisa.


"Akan aku usahakan, kirimkan saja tempat dimana kalian bertemu." jawab Reno lalu berlalu menyusul Nadya.


Selepas sarapan, Reno dan Nadya berangkat kerja bersama. Lagi-lagi Marisa merasa terganggu dan akhirnya bertanya.


"Kalian akan berangkat bersama?" tanya Marisa.


"Pagi ini aku akan bertemu seseorang di restoran tempat Nadya bekerja." jawab Reno.


"Masuk." ucap Reno pada Nadya agar segera masuk kedalam mobil.


"Jangan lupa kirimkan alamat restoran tempat kalian bertemu." ucap Reno pada Marisa, lalu menyusul Nadya masuk kedalam mobil.


Nadya ingin sekali rasanya bertanya pada Reno tentang status pernikahan Reno dengan Marisa, Nadya hanya ingin meyakinkan langkahnya untuk menerima cinta Reno bukanlah kesalahan.


Kendaraan milik Reno sudah sampai di Restoran tempat Nadya bekerja. Seperti biasa, Nadya akan mencium punggung tangan Reno yang membalas dengan mencium keningnya.


"Kita mau kemana?" tanya Nadya.


"Temani Mas makan siang." jawab Reno.


"Kalau atasan kamu tidak bisa memberi izin, Mas yang akan menemuinya langsung. Bukan hanya untuk memberi kamu izin tapi memberikan surat pengunduran diri kamu." ucap Reno lagi.


Suara Reno bicara pelan dan lembut, bahkan sambil tersenyum dan memainkan ujung hidung Nadya, tapi kata-katanya membuat Nadya takut. Takut jika Reno menemui Anjas, karena Nadya belum bisa memberi tahu Anjas tentang siapa Reno.


"Diantar lagi?" tanya Anjas begitu Nadya masuk keruang kerjanya.


"Iya." jawab Nadya.


"Dia saudara dari siapa? Ayah kamu atau ibu kamu, Nad."


"Ibu." jawab Nadya asal.


"Pantas saja aku tidak tahu, berarti dia dari luar kota. Apa dia menginap di rumah kalian?" tanya Anjas yang masih penasaran.


Melihat Reno merangkul Nadya kemarin sore saja dia geram, apa lagi membayangkan Reno yang menginap di kediaman Rosa. Tapi Anjas hanya bisa memendam rasa cemburunya, karena Nadya juga merasakan yang sama saat dia harus bersama Naira dihadapan Nadya.

__ADS_1


"Anjas, siang ini aku minta izin pulang makan siang." ucap Nadya akhirnya membuka suara setelah dia diam saja mengabaikan pertanyaan Anjas.


"Mau kemana?" tanya Anjas.


"Saudaraku meminta aku menemaninya menemui saudara yang lain." jawab Nadya asal.


Tidak mungkin dia menjawab untuk menemani Reno makan siang. Sahabatnya itu bisa marah besar, karena jam makan siang adalah jam tersibuk restoran. Nadya yang sebagai staff administrasi terkadang harus ikut membantu melayani pengunjung restoran.


"Aku izinkan kali ini, tapi tidak lagi untuk yang akan datang."


Nadya bisa tersenyum lebar mendengar jawaban Anjas, "Kamu memang sahabatku yang terbaik." ucap Nadya.


"Hanya sahabat?" tanya Anjas.


Nadya menggeleng, "Tidak hanya sahabat, kamu itu manager aku, kakak tertua aku dan juga dewa penolong aku." jawab Nadya.


Anjas hanya bisa mencubit gemas hidung Nadya yang membalas dengan tersenyum. Selama ini Nadya terus berusaha menekan rasa yang ada untuk Anjas setelah sahabatnya itu menyatakan cinta padanya, tapi sayang kata cinta itu tidak berguna karena mereka tidak bisa bersama. Disaat hati Nadiya berbunga mendengar pernyataan cinta Anjas, laki-laki itu juga memberitahu Nadya, jika dia sudah dijodohkan sejak kecil.


Nadya keluar dari restoran setelah mendapat pesan dari Reno yang sudah menunggunya di parkiran. Masuk kedalam mobil Nadya disambut senyum manis yang terlukis diwajah Reno.


Reno tidak langsung membawa Nadya ketempat makan siang seperti yang dia katakan, suami Marisa dan Nadya itu membawa istri keduanya kesebuah butik.


"Kenapa kita ke butik Mas?" tanya Nadya begitu pak Agus memarkirkan mobil Reno di halaman butik.


"Kita akan menemui orang penting, jadi istri kesayangan Mas harus cantik." jawab Reno sambil mengusap pipi Nadya.


Tidak butuh lama untuk membuat Nadya tampil cantik, karena istri kedua Reno itu sudah cantik alami.


"Cantik." ucap Reno saat melihat Nadya keluar dari kamar ganti.


Reno mengulurkan tanganya untuk masuk kedalam restoran dimana dia sudah ada janji bersama Marisa dan kedua orang tua istri pertamanya itu.


"Mas itu mbak Marisa." ucap Nadya saat melihat Marisa ada di restoran yang sama yang dia datangi bersama Reno.


Nadya melihat Marisa sedang berbincang dengan dua orang yang membelakanginya sehingga Nadya tidak bisa mengenali siapa mereka. Matanya bertemu dengan mata Marisa. Reno yang melihat kedua istrinya saling menatap, mengeratkan genggamannya pada Nadya dan membawa istri keduanya itu mendekati tempat duduk istri pertamanya.


"Nadya."


...🌿🌿🌿...


...Menikah Jadi Istri Kedua...

__ADS_1


__ADS_2