Menikahi Kakak Tertua Sahabatku

Menikahi Kakak Tertua Sahabatku
Sopir baru untuk nora


__ADS_3

"Mah, pah, kemal sama gia pulang yaa, langsung ke apartement, gia bilang dia harus belajar buat besok ujian,"


"Iyah nak, hati-hati dijalan"


Mereka pun berpamitan dan segera pulang, tapi alice masih memandangi ghani yang sekarang sudah tidak terlihat oleh matanya.


"Sayang ayo kita juga pulang, nanti siang sopir baru untuk nora siang mau datang kerumah, sudahlah ghani pasti senang dan sukses disana, " ucap daud pada istrinya.


"Iyah pah, ayo kita pulang," jawab alice.


Sesampainya dirumah daud alice dan nora segera makan siang karena kebetulan sudah waktunya makan siang.


"Pak ada tamu katanya dia sopir baru untuk non nora,"


"Suruh masuk ajah bi, suruh tunggu di depan sebentar yaa,,"


"Baik pak,"


Setelah selesai makan daud pun menemui sopir baru untuk nora itu.


"Siang pak, " sapa sopir itu pada daud sambil membungkukkan badan nya.


"Siang shani, silahkan duduk,"


"Siang nyonya," sapa pemuda yang bernama shani itu pada alice.


"Siang nak," sapa alice kembali.


Daud pun mulai percakapan dengan shani mengenai ini itu, tak lama nora datang untuk menanyakan sesuatu pada alice.


"Mah, mamah lihat laptop nora gak, nora lupa, kok dikamar ga ada yaa, mana nora mau belajar besok ujian," sungut nora sambil cemberut kesal.


"Ada dilemari dekat tangga sayang, kamu lupa bawa lagi, waktu itu mamah beresin di taman,"


"Owhh ok, makasih ya mah," jawab nora sambil tidak melihat kesana-kemari.


"Nora, sebentar sayang," panggil daud.


"Iyah pah,"


"Kenalkan ini shani supir baru buat kamu, mulai besok kamu diantar jemput sama shani ya sayang,"


Shani pun berdiri dan membungkuk dihadapan nora.


Nora melihat dari atas sampai bawah penampilan shani.


"Apa gak ada yang lain pah?, atau kita tukeran sopir ajah gimana pah,?, biar gia ama pak asim, papah sama dia," ucap nora dengan cuek nya sambil menunjuk shani.


"Shani sayang namanya shani, ngomong yang sopan dong nak," ucap alice pada puterinya itu.


"Iyah shani,"


"Loh emangnya kenapa dengan shani sayang?," tanya daud


"Cowok ganteng itu merepotkan pah, sudah cukup dengan kak ghani dan kak kemal,"


"Maksud kamu sayang?," tanya alice yang tidak mengerti maksud puterinya itu.


"Iyah merepotkan mah, dulu kak ghani ga nurut sama nora malah turun dari mobil, jadi semua temen-temen nora ngepung nora nanyain siapa itu siapa itu, minta no hp titip-titip salam, pokoknya ribeut,"


"Belum lagi kak kemal juga sama, untung ajah waktu kak kemal yang diserang gia bukan nora,"


"Owhh begitu, yaudah tinggal suruh shani jangan turun ajah kalau gitu,"


"Iyah itu jalan satu-satunya mah, yaudah gimana mamah ama papah ajah nora mau belajar yaa," ucap nora lalu pergi untuk mengambil laptop nya.


"Maafin nora yaa shan,"

__ADS_1


"Ga apa-apa kok, shani usahain gak akan lupa dan keluar dari mobil kalau antar jemput nora,"


"Iyah, baguslah kalau begitu, sekarang kamu boleh pulang dulu, besok bisa kesini lagi pagi,"




"Kak sepertinya gia laper deh kak?," rengek gia pada kemal.


"Iyah sayang ini memang sudah waktunya makan siang, yaudah kita makan diluar aja yaa, kamu mau makan dimana sayang?,"



"Kita makan ke mall yuu kak, sambil gia mau belanja buat keperluan di dapur, terus gia mau beli baju renang buat renang dirumah nanti, boleh kan kak,"



Seketika kemal terbayang saat gia berenang dengan hanya menggunakan pakaian dalamnya.


"Iyah sayang boleh, boleh banget tapi nanti aku ikutan renang yaa,"



"Enggak, nanti kak kemal macem-macem, gia mau berenangnya kalau kak kemal gak ada dirumah, weeee,,"



"Kalau gituh gausah beli baju renang dan gak usah berenang biar nanti aku panggil petugas renovasi rumah biar kolam nya di tutup,"



"Kok, kak kemal sejahat itu sih,"


"Yahh makanya, kalau mau berenang harus sama aku,"


Kemal pun tersenyum merasa menang dan tidak sabar menunggu kapan kira-kira dia bisa berenang bareng gia.



Besoknya pagi-pagi sekali shani sudah sampai dirumah daud untuk mengantar nora sekolah.


"Mah, pah nora berangkat dulu yaa,"


"iyah sayang hati-hati yaa, semoga ujian nya lancar sayang,"


"iyah makasih mah,pah"



"Pagi non," sapa sani pada gia


"Pagi shan, inget yaa nanti disana jangan coba-coba turun dari mobil,"


"Iyah non,"



Dimobil tidak ada percakapan nora sibuk dengan laptopnya.


"Non, non nora sudah sampai non,"


"Owhh iyah, yaudah aku masuk dulu, owhh sepertinya kamu panggil nora ajah deh, aku merasa aneh kamu panggil aku non,"


"Tapi nanti gak sopan non, kan gak enak"


"ohh yasudah terserah kamu ajah,"

__ADS_1



Ujian hari ini dua mata pelajaran nora dan gia memang termasuk siswi pintar dikelasnya, jadi tidak ada masalah dalam ujian itu, berbeda dengan diana dan anne yang merasa tidak puas dengan soal-soal tadi.



"Aduuhhh, kayanya tadi aku banyak yang salah deh," ucap anne.


"Sama aku juga deh," lanjut diana.


Gia dan nora hanya tersenyum mendengarkan kedua teman nya itu.



"Nor tadi kamu diantar siapa?," tanya gia


"Sama sopir gi, papah udah cariin sopir baru buat aku,"


"Owhh syukurlah kalau gitu nor,"



"Sopir baru?, siapa namanya nor?," tanya diana dan anne bersamaan.


"Namanya shani, dia anak kerabat jauhnya papah katanya, belum kerja jadi sementara jadi sopir aku, kata papah sih gitu,"



Mata Diana dan anne sekarang berbinar-binar.


"Kalian berdua kenapa?, tadi bingung ama soal-soal ujian, kenapa sekarang kaya nemu harta karun gituh?," tanya gia yang keheranan dengan tingkah teman-temannya itu.



"Kamu ini gi, sekolah ajah pinter, tapi ga cepet tangkap kata-kata nora tadi,"


"maksud kamu apa na?," tanya gia lagi makin heran.



"kamu denger gak tadi nora bilang anak kerabat jauhnya papah, berarti shani itu habibi," ucap diana


"Habibi apa maksud nya?," tanya nora sekarang yg heran.



"Habibi, cowok arab yang ganteng kaya om daud, kalian itu bodoh kalau soal beginian," jawab anne


"Ya Ampunnnn, bisa-bisa nya otak kalian itu yaa," seru gia.



"Pokoknya kita pulang bareng nora sekarang, yahh nor, kamu jangan pelit lah nor,"


"Terserah kalian deh," ucap nora yang sudah males dengerin teman-teman nya itu.



"Tapi inget yaa, kalian jangan ember nanti, bilang sama orang-orang kalau sopir gw ganteng," ancam nora.


"wahhh tuh kan bener berarti dugaan kita, shani pasti ganteng, beneran nor?, ganteng mana ama kak ghani ama kak kemal?,"



"Ampunnn keceplosan gw, yaudah kalian liat ajah nanti sendiri, tapi inget jangan ember tuh mulut, tar gw yang repot, bisa-bisa aku pecat nanti si shani nya,"


__ADS_1


"Jangan dong nor, nanti kita gak bisa liat lagi,"


__ADS_2