Menikahi Kakak Tertua Sahabatku

Menikahi Kakak Tertua Sahabatku
Aku tidak suka


__ADS_3

“Hai dokter alena?,” sapa gia begitu memasuki ruangan dokter alena.


“Halo gia, bagaimana keadaan kamu sama babynya?,”


“Baik dok,”


“Ahh ini?,” ucap alena begitu melihat dua wajah yang asing baginya.


“Oh ini kenalin dokter ini mertua ku, papah daud sama mamah alice, hari ini aku gak sama kak kemal, kak kemal nya sudah seminggu ke indonesia dulu,” ucap gia.


“Owhh iyah, hallo tuan hallo nyonya saya dokter alena, dokter kandungannya gia selama disini,” sapa alena dengan sopan.


“Salam kenal dokter, terimakasih yaa sudah merawat putri dan cucu kami selama ini,”


“Sama-sama nyonya sudah tugas saya,” jawab alena


“Ah iyah dokter, sekarang kan usia kandungan ku sudah 4 bulan, kalau gender nya kelihatan jangan di reveal dulu yaa dokter katanya mamah sama papah mau bikin acara gender reveal,”


 “Oh yaa, tentu saja,”


“Iyah dokter, kami harap anda bisa datang di acara kami,” ucap daud


“Iyah tuan, saya usahakan pasti datang,” jawab alena.


Setelah itu alena pun melakukan pemeriksaan pada gia dengan ditemani alice yang masuk kedalam ruang usg sedangkan daud menunggu di meja dokter.


 “Ini detak jantungnya yaa gia,”


“MashaAllah, mah itu detak jantung anak gia mah,”


“Iyah sayang, cucu saya sehat kan dokter ?,”


“Sehat nyonya, syukurlah semuanya normal,”jelas alena.


“Alhamdulillah syukurlah,” ucap alice dengan tak hentinya memegang tangan gia dan membelai lembut rambut menantunya itu.


“Luar biasa sekali mertua gia ini, mereka tampak sayang sekali sama gia, tuhan memang adil, gia sudah yatim piatu, tapi mendapatkan pengganti orang tua yang luar biasa seperti ini,” ucap alena dalam hatinya yang sudah tau dari gia, kalau gia sudah tidak memiliki orang tua lagi.


“Terimakasih yaa dokter alena, jangan lupa datang yaa ke acara kami,” ucap alice sambil menjabat tangan alena.


“Iyah nyonya, terimakasih atas undangannya,” jawab alena.


 “Sayang dokter kamu itu baik sekali yaa,”


“Iyah mah, dokter alena memang sangat baik, gia juga nyaman kalau sedang pemeriksaan sama dia mah,”

__ADS_1


“Iyah, syukurlah sayang,”


 Begitu sampai dirumah gia dikejutkan dengan kedatangan seluruh keluarganya termasuk kemal yang sudah seminggu meninggalkan nya ke indonesia untuk pekerjaannya, juga ada kakaknya danny dan juga sahabatnya nora.


“Kalian disini?,”


“Tentu saja, kami datang untuk acara gender reaveal kamu gi,” ucap nora yang langsung memeluk gia.


“Nora aku kangen banget sama kamu,”


“Aku juga gi,”


 “Heh, kalian ini sudah-sudah, kamu gak kangen sama suami kamu sendiri?, melukin nora lama-lama,”


“Iyah, kakak sudah jauh-jauh datang kesini kamu cuekin kakak gi,” ucap danny.


“Kalian ini, kemarilah aku ingin memeluk kalian juga,” ucap gia lalu kemal dan danny pun menghampiri gia mereka pun berpelukan bertiga melepas rindu.


“Kamu sudah, sekarang giliran suami istri,” ucap kemal yang mendorong danny menjauh dan kemal pun lanjut memeluk gia.


“Kamu ini..” ucap kesal danny.


“Sudah-sudah ayo kalian istirahat dulu, besok kan kita mau mengadakan acara nya dari pagi, kalian baru datang nanti kelelahan,” ucap alice.


Hari yang dinantikan seluruh keluarga pun tiba, mereka sangat bersemangat sekali mengetahui gender dari anak gia dan kemal.


“Mah bukannya kita malah seperti mau menghadiri acara makan malam mewah yaa?,” ucao nora pada alice


“Hehh memang seperti itu, kamu gak lihat di undangannya dress code nya elegant, lagian yang dateng ada juga temen-temen papah, yah jadi konsep nya harus begini,” jawab alice.


“Ohhh begitu,”


“Gi kamu sudah mengirim surat undangan pada dokter alena kan?,”


“Sudah mah,”


“Syukurlah, akan lebih baik kalau dokter alena bisa datang, soalnya dia lah yang merawat kalian,” ucap alice


“Iyah mah, coba tanya kak ghani juga mah, mereka kan berteman baik,” ucap gia


“Oh baiklah, nanti mamah suruh ghani ngingetin,”


“Sayang kamu sangat cantik,”ucap kemal lalu mencium pipi istrinya itu.


“Makasih yaa kak,”

__ADS_1


“Heii sudah-sudah kamu jangan romantis-romantisan terus, kita harus berangkat ke acaranya sekarang,” seru danny


“Iyah-iyah ayo sayang kita berangkat,” ajak kemal lalu merangkul istrinya keluar.


“Ghani mamah kemarin mengundang dokter alena untuk datang, coba kamu kabari lagi, takutnya dia lupa,” ucap alice pada ghani


“Iyah mah,”


“Aku harus menghubunginya bagaimana, alena sekarang semakin menjauhiku,” gumam ghani dalam hatinya karena memang setelah kejadian waktu itu alena seperti menjaga jarak dengannya. Ghani pun menjadi jarang bertemu dengan alena.


“Sudahlah aku chat saja,” ucap ghani tapi setelah ghani tunggu alena tidak kunjung membaca chatnya. Ghani pun berpikir mungkin alena sedang sibuk.


Acara pesta yang sangat meriah pun berlangsung para tamu memang sebagian besar adalah kenalan dari daud, mereka pun asik dalam suasana pesta yang mewah itu.


“Alena,..” ucap ghani begitu melihat alena datang dengan menggunakan dress berwarna broken white alena tampak luar biasa. Tapi ada satu hal yang entah kenapa membuat ghani menjadi tidak nyaman bahkan kesal.


“Kenapa dia memakai baju seperti itu, apa dia ingin semakin banyak yang menyukai dia?,” ucap ghani dalam hatinya. Iyah baju alena mendapat perhatian tersendiri dari ghani yang merasa tidak suka dengan pakaian alena, walaupun memang alena tampak cantik sampai tamu-tamu papahnya mun memperhatikan alena.


Alena pun menghampiri gia daud dan alice, alice pun menyambut hangat alena.


Mereka pun kini mengobrol bersama sedang daud dan kemal mereka seperti biasa membicarakan bisnis dengan sahabat-sahabat daud.


“Kenapa kamu memakai baju seperti ini?,” bisik ghani sambil menarik tangan alena agar sedikit menjauh dari keluarganya agar mereka tidak mendengar pembicaraan mereka.


“Ghani, kamu kenapa?, aku hanya pakai baju sesuai tema saja,” jawab alena


“Aku tidak suka, cepat pakai jasku ini,” ucap ghani lalu membuka jasnya dan menyodorkan jas itu pada alena.


“Aku gak mau, sudah kamu pakai lagi jas kamu, aku mau mengobrol lagi dengan gia,” ucap alena lalu pergi meninggalkan ghani begitu saja dan kembali bergabung dengan gia nora dan alice.


“Kenapa lagi cowok itu, aku sedang berusaha menjauh malah dia yang melakukan hal aneh,” gerutu alena dalam hatinya.


Ghani yang ditinggalkan begitu saja merasa sangat kesal hingga ingin rasanya dia menarik alena dan memakaikan alena jasnya dengan paksa, agar bagian punggung alena yang tampak indah itu tertutupi, tapi itu tidak bisa dia lakukan karena alena selalu bersama-sama keluarganya.


“Sebenarnya aku ini kenapa?, kenapa aku sangat tidak mau dia memakai baju itu?, oh tentu saja karena dia temanku aku tidak mau alena di perhatikan pria-pria lain dengan pakaian terbuka seperti itu, iyah pastilah karena itu,”gumam ghani dalam hatinya yang berusaha mencari jawaban atas sikap anehnya itu.


 


 


 


 


 

__ADS_1


 


__ADS_2