Menikahi Kakak Tertua Sahabatku

Menikahi Kakak Tertua Sahabatku
Perfoma mesin tua


__ADS_3

“Ya tuhan...” ucap kemal sambil mengusap kasar wajahnya begitu melihat ayah dan juga adik bungsunya itu datang.


“Sayang kamu kenapa ?,” tanya daud pada gia.


“Mah pah gia gak kenapa-kenapa kok, justru gia yang salah sama kak kemal, sampai-sampai kak kemal marah dan nyuekin gia, terus gia jadi sedih,” jawab gia sambil masih menangis sesegukan.


Seketika semua diruangan itu pun menarik nafas lega dan tertawa mendengar penjelasan gia, terutama kemal yang sangat lega akhirnya dia tidak jadi disalahkan oleh ibunya.


“Kemal kamu jangan pake acara marah segala, kalau sudah tahu istrimu mengalami perubahan emosi seperti ini, ingat gara-gara siapa gia begini, kamu harus seribu persen memahami dan mengikuti apapun perubahan dari istri kamu selama kehamilannya, ini cucu pertama papah awas kalau kamu gak benar menjaga mereka berdua,” ucap tegas daud lalu pergi keluar dari kamar putera pertamanya itu.


“Iyah pah kemal pasti akan menjaga mereka berdua dengan baik pah,” jawab kemal yang masih terdengar oleh daud


Alice dan nora pun pamit keluar mengikuti daud.


Kemal menghampiri gia lalu memeluk istri kecil nya itu, “Sayang sudah jangan menangis lagi yaa, maafkan aku,” ucap kemal lalu mencium kepala gia.


Gia pun menjadi lebih tenang dan memeluk kemal dengan erat, “Maafin gia yaa kak,” ucapnya lagi.


“Iyah sayang, sekarang apa kamu lapar ?,”


“Enggak kak gia gak laper, tadi sambil nonton drama gia sambil makan camilan sama nora jadi udah kenyang, kalau kak kemal laper gak? Kalau laper gia masakan,” tanya gia lalu menatap suaminya.


“Engga sayang, aku gak laper,”


“Beneran kak?, kalau kak kemal gak mau makan gia mandi dulu yaa,”


“Iyah sayang mandilah dulu,”


Setelah selesai membersihkan dirinya gia yang hendak berganti pakaian tapi serasa sulit memakai baju nya sendiri kemal yang sedang memperhatikan istrinya pun beranjak dari tempat tidurnya untuk membantu.


“Kenapa sayang?, biar ku bantu,”


“Iyah kak, mungkin sekarang gia tambah gendut, perut gia juga kan tambah besar, jadi gia rada gak nyaman pakai baju-baju gia sebelumnya,”


“Iyah sayang, yasudah besok aku antar kamu beli baju-baju hamil yaa..,” ucap kemal sambil mencium gemas pipi istrinya itu.


“Beneran kak, asikkkk gia mau nya sih beli daster, tapi disini pasti gak ada kan, paling gia mau beli yang sejenis itu,”


“Iyah sayang yang penting nyaman buat kamu,”


“Ajak nora juga yaa kak,”

__ADS_1


“Sayang nora besok kan balik ke jakarta sama mamah papah, kamu lupa yaa?, nanti kita belanja setelah mengantar mereka ke bandara,”


“Yahhh iyah gia lupa kak,,yasudah ga apa-apa kak, kita berdua ajah “


“Bertiga sayang,”


“Owhh iyah, bertiga sama cintaku, laki-laki ku yang paling ganteng di dunia ini,” ucap gia sambil membelai lembut perutnya.


“Heii..yang paling ganteng itu harus nya aku dong papah nya, cinta kamu juga aku,” ucap kemal dengan cemberut.


“Kak, jangan bilang kak kemal cemburu sama anak kak kemal sendiri,”


Kemal tidak menjawab pertanyaan gia, hanya raut wajah kesal saja yang bisa gia lihat.


“Hahaha dasar mesin tua,” gia pun mengejek kemal sambil tertawa dan mengatai kemal dengan sebutan yang selalu danny pakai untuk mengejek kemal.


“Apa kamu bilang?,” seru kemal.


“Mesin tua, kan kak danny suka ngomong begitu sama kak kemal, aku cuma ikutin doang,” jawab gia sambil tersenyum menahan tawa nya.


“Baiklah, mari kita lihat apa aku mesin tua atau mesin tangguh, aku akan buktikan padamu sekarang juga,” ucap kemal sambil menyeringai membuat gia sangat kaget.


Kemal lalu mengangkat tubuh gia dan membawanya ke tempat tidur.


“Tenanglah sayang, aku cuma mau kamu lihat perfoma mesin ku,” ucap kemal sambil membuka seluruh pakaiannya.


Gia seketika menutup matanya, walaupun sudah cukup lama menikah dan tidak terhitung lagi berapa kali gia melihat tubuh polos kemal, tapi rasanya gia masih sangat malu melihatnya.


“Sayang buka mata kamu, supaya kamu melihat dengan jelas,”


“Kak tolong matikan dulu lampunya, gia kurang nyaman kalau lampunya terang begitu,” ucap gia sambil masih menutup matanya.


“Baiklah sebentar aku matikan,”


Kemal pun mematikan lampu kamarnya dan segera menghampiri gia yang sekarang sudah membuka matanya.


“Kita mulai sayang,” ucap kemal tepat ditelinga gia, membuat gia sedikit gemetar takut bakal seperti apa suaminya ini.


Kemal dengan cepat membuka baju yang baru saja gia pakai.


“Kalau tahu mau dia buka lagi, ngapain tadi dia bantuin aku pakai baju,” gerutu gia dalam hatinya.

__ADS_1


“Sayang kamu semakin sexy,” ucap kemal lalu dengan semangat menciumi tubuh istrinya itu. Gia sudah tidak bisa menahan suara nya lagi dengan semua perlakuan kemal.


“Sayang kenapa kamu menutup mulutmu begitu?,” tanya kemal


“Kak, ini bukan apartemen kita, disini ada mamah papah dan juga nora gimana kalau mereka mendengarkan kita,” jawaban gia berhasil membuat kemal tertawa.


“Kamu ini, hati-hati sekali, kalau aku sih gak peduli, yang penting kamu harus merasakan sekarang bagaimana performaku karena kamu tadi menyebut aku mesin tua,” jawab kemal lalu melanjutkan aksinya menciumi tubuh istrinya itu.


Gia hanya bisa terus menahan suaranya agar tidak terdengar keluar, kemal benar-benar memberikan sentuhan-sentuhan yang sangat liar hingga gia benar-benar kewalahan menahannya.


“Kak pelan-pelan nanti bahaya buat anak kita,” ucap gia ditengah serangan kenikmatan yang suaminya berikan


“Tenang ajah sayang aku sudah banyak belajar dari baca-baca di internet yang boleh dan enggak,”


“Kapan kak kemal belajar ?,”


“Sayang nanti saja aku jelaskan, kemarilah aku baru akan memulainya ,” ucap kemal lalu dia mendudukan gia di atas pangkuannya.


Kemal lalu mencium bibir gia dengan lembut, “Sayang ayo kita lakukan seperti yang sering kita lakukan di apartemen kita,” bisik kemal di telinga gia


Tanpa sadar gia pun menuruti semua kemauan kemal.


“Akhhh...teimakasih cintaku,”ucap kemal pada gia setelah pelepasan nya, lalu dia mencium kening istrinya itu yang sedang terbaring lemas karena sudah tidak terhitung berapa kali gia mengalami pelepasan akibat ulah suaminya itu, untunglah kemal memang melakukannya dengan sangat hati-hati.


“Sayang apa kamu masih berani menyebutku mesin tua?,” tanya kemal pada gia yang dari tadi masih dalam posisinya, kemal pun memeluk gia yang kini sedang terbaring membelakanginya.


Gia hanya bisa menggelengkan kepalanya, “Lepas kak, gak usah peluk-peluk, nanti ujung-ujungnya kak kemal minta lagi,” ucap gia sambil menghempaskan tangan kemal.


“Memangnya kenapa? Katanya aku mesin tua,”


Gia lalu membalikkan badannya dan menatap suaminya dengan tatapan tajam.


“Kak kemal bukan mesin tua, tapi mesin bercinta nonstop, mengerikan,” ucap gia lalu mencubit otot perut suaminya hingga kemal pun berteriak kesakitan tapi juga tertawa mendengar julukan baru yang dia terima dari istrinya itu.


“Maafin aku sayang,,. Kamu pasti kecapean yaa?,, mana yang sakit biar aku pijit,”


“Masih tanya juga kecapean yaa,. Gimana gak cape, badan gia udah kaya boneka buat kak kemal tadi,” ucap gia sambil melotot pada kemal.


“Kamu ini menggemaskan sekali, kaya boneka gimana sih?,” tanya kemal sambil mencubit kedua pipi gia karena gemas melihat gia membusungkan pipinya sambil berbicara gak jelas.


“Badan gia di bolak-balik sesuai kemauan kak kemal, udah duduk, berdiri, nunduk nyamping, gimana lagi coba tadi , dasar mesum “ gerutu gia membuat kemal tertawa tapi sedikit malu karena sudah mengajarkan gadis remaja ini hal-hal dewasa.

__ADS_1


“Malah ketawa lagi, udah akhh gia mau tidur, jangan ganggu lagi yaa, besok gia harus bangun pagi ada tugas dari sekolah,”


“Iyah sayang aku janji gak akan ganggu ko, ayo kita tidur,” ujar kemal lalu membawa gia tidur dipelukannya.


__ADS_2