Menikahi Kakak Tertua Sahabatku

Menikahi Kakak Tertua Sahabatku
Sudah dijodohkan


__ADS_3

Disekolah ujian hari kedua sudah selesai, tinggal besok hari terakhir, shani sudah di depan gerbang sekolah menunggu nora pulang begitu pun kemal yang dengan setia menunggu istri kecilnya pulang.


Tak lama shani pun melihat, Nora gia dan kedua sahabatnya itu datang, gia berpamitan untuk pulang dengan kemal, sedang ketiga gadis itu berjalan menghampiri mobil shani.


"Hallo kak shani, kita ikut ke rumah nora lagi yaa, kita mau belajar bareng nora lagi, iyah kan na?"


"Iyah ann, kita ikut lagi yaa kak shani,"


"Iyah nona-nona,"


Nora hanya diam melihat kelakuan teman-teman nya itu.


"Nor nanti liburan mau kemana?, besok kan kita terakhir ujian," tanya diana pada nora.


"Aku mau ke maldives, hadiah dari kak kemal,"


"Wahhh hebat, sama siapa kamu kesana?,"


"Aku juga gak tau, gia gak bisa ikut karena gia disuruh papah ke paris untuk perjalanan bisnis, sekalian gia belajar katanya,"


"Ikhhh kasian banget yaa gia," ucap anne


"Iyah padahal seumuran kita tapi udah banyak tanggung jawab," lanjut diana.


"Kita boleh ikut kamu ga nor?," tanya diana


"Beneran kalian mau ikut?,"


"Iyah beneran dong,"


"Yaudah tar aku tanya kak kemal yaa,"


"Horree,,, makasih banyak nora kamu emang terbaik," ucap diana dan anne bersamaan.


Shani hanya memperhatikan ketiga gadis itu dengan diam.


"Owhh iyah kak shani, maaf yaa, aku dari kemarin mau tanya, boleh ga?," tanya anne


"Boleh dong non, tanya apa?,"


"Kak shani udah punya pacar belum?,"


"Belum non," Jawab shani sambil tersenyum.


"Wahh sama dong, kita semua juga belum punya pacar," jawab anne.


"Ehh hampir lupa kalau nora kayanya ga akan punya pacar yaa, kan udah dijodohkan," lanjut anne.


"Dijodohkan?, siapa gw?," ucap nora bingung.


"Ohh my god, jangan bilang lo lupa nor," ucap diana.


"Gw emang lupa, gw dijodohin ama siapa yaa, ama anak temennya papah kali yaa, sebentar-sebentar kayanya rada-rada inget deh gw,"


"Ishhh anak ini gw ajah ampe inget namanya lo bisa-bisanya lupa," celetuk anne.


"Emang siapa namanya?," tanya nora.


"Ya ampunn emang gak tertolong lagi nih anak," ucap anne.


"Lo beneran lupa nor?," tanya diana


"Beneran gw lupa, harus gimana?, lagian mamah papah juga udah ga pernah ngomongin lagi,"


" Yah karena mamah papah loh tau sikap loh, pasti walaupun ngomong ga akan didengerin, yaudah kalau lupa buat gw ajah gimana?," celetuk anne lagi sambil menengok ke belakang pada nora.

__ADS_1


"Ambil ajah kalau loh mau, gw sih gak masalah, orang namanya ajah gw ga tau hehehe,"


"Namanya Liam el hanif nora, dasarr si abg tua,"


"Loh ko ngikutin mamah gw manggil abg tua,"


"Yah emang iyah, ampe nama cowok yang dijodohin ke loh ajah lupa,"


"Yah gw emang belum ada planning ke situ, ngapain mikirin yang belum penting,"


Selama perjalanan mereka terus mengobrol sana-sini gak terasa sudah sampai rumah nora.


"Bye kak shani kita masuk dulu yaa," pamit diana.


Shani pun hanya mengangguk sambil tersenyum.




"Akhirnya ujian berakhir juga, kita naik kelas tiga deh," ucap diana.


"Iyah bener, udah pengen cepet-cepet kuliah sih gw mah, hehehe," lanjut anne


"Gaya luh mau cepet-cepet kuliah, nilai dulu urusin," ujar nora.


"Jangan ngerusak suasana dong nor kamu ikhh,"


"Dasarrr kalian ini ada-ada ajah," saut gia



"Eh gimana kalau malam ini kita jalan, mumpung kita udah bebas dari ujian, kita nonton bioskop yuk," ajak anne.


"Owhh iyah bener, kamu ajak ajah pacar kamu gi, kamu juga nor bawa kak shani yaa, biar sekalian kita bisa kecengin," tambah diana.



"Kak kemal lah, siapa lagi, emang kita gak tau kalian udah resmi pacaran, nora kan udah bilang ke kita," jawab anne.


"Owhh iyah-iyah kak kemal, tar aku tanya kak kemal nya dulu yaa," jawab gia sambil tersenyum pada nora.


Nora hanya nyengir melihat tatapan gia.



"Yaudah kita pulang duluan yaa," ucap gia sambil menarik tangan nora.


"Nor, kamu bilang aku pacaran ama kak kemal?,"


"Lah terus aku harus jawab apa?, kalian suami istri?, gak mungkin kan, kalau dijawab cuma wali juga gak mungkin, kamu diantar jemput kak kemal terus,"



"Aku juga bilang kamu tinggal dirumah kamu sendiri, kak kemal cuma anter jemput doang,"


"Owhh yaudah kalau gitu, bener juga sihh, yaudah aku duluan yaa nor,"


"Iyah gi,"



Gia dan kemal pun jalan pulang, tak lama setelah gia dan kemal berlalu, ada sebuah mobil yang melaju kencang ke arah gerbang sekolah, shani yang melihat nora masih jalan ke arahnya segera turun.


__ADS_1


"Noraaa awasss,"


Shani pun berlari dan untungnya berhasil menarik nora kedalam pelukannya, mobil yang melaju kencang tadi menabrak gerbang sekolah.



"Kamu ga apa-apa nora?, apa ada yang sakit?," shani sepertinya sangat panik dan melihat-lihat apa nora terluka.


Sedang nora yang melihat perlakuan shani hanya bengong saja, terlebih shani memanggilnya hanya nora.



"Kak shani, nora ga apa-apa,makasih kak shani udah nolong nora," jawab nora.


"Syukurlah," ucap shani lalu mengelus kepala nora.


Tingkah shani yang aneh itu ternyata juga disaksikan oleh diana dan anne, juga sekarang sudah banyak siswa siswi yang berkumpul disitu.



Nora yang menyadari banyak dilihat oleh orang-orang segera menjauhi shani dan menghampiri teman-temannya.


"Kamu ga apa-apa nor?," tanya diana.


"Engga na,"



"Ya ampun nor, lihat kak shani udah diliatin cewek-cewek gimana ini nor?," tanya anne


"Sudahlah semuanya udah terlanjur, suruh dia ngatasin sendiri ajah,"


"Nor, sepertinya tadi ada yang aneh ama shani, dia panik banget sama keadaan kamu nor, sampai-sampai seperti itu,"


"Gw ajah aneh, tapi yasudahlah mungkin dia seperti itu,"



"Kak shani ayo kita pulang,"


"Iyah non,"


"Sekarang balik lagi manggil non, tadi kalau gak salah manggil gw nora," gumam nora dalam hati.



"Jadi ini bener sopir kamu nora?, ya ampun kamu ada niat buat pecat dia gak nor?, gimana kalau kita barteran sopir?," tanya lidya gadis kaya yang terkenal cantik dan centil di sekolah.



"Maaf gak tertarik, ayo kak shani pulang,"


Shani dan nora pun segera berlalu pulang.



Dirumah Alice yang sudah mendengar berita kalau disekolah ada kecelakaan karena pengemudi mabuk, sudah menunggu diluar rumah menunggu kedatangan nora dan shani.



"Nora sayang kamu tidak apa-apa nak?," alice langsung menyambar nora begitu puteri nya itu datang.


"Nora ga apa-apa mah, untung ada kak shani yang nolong nora,"


"Alhamdulillah, makasih yaa shani,"

__ADS_1


"Bukan apa-apa nyonya, itu sudah tugas saya,"


__ADS_2