Mentari di Langit Malam

Mentari di Langit Malam
Masa Lalu : Alamat


__ADS_3

"Dan yang lebih parahnya lagi, Bu Jasmine adalah orang yang dulunya menghasut komisi kedisiplinan untuk membenci Keluarga Allison. Bayangkan, sudah berapa tahun kebencian itu ternanam di komisi kedisiplinan. Aku tidak bisa membayangkannya."


Aku mengabaikan semua informasi yang sedang Stephanie berikan kepadaku. Tidak seharusnya memang aku mengabaikan orang yang sengaja datang dari London ke Wales hanya untuk menemuiku dan memberikan informasi yang aku minta. Sayangnya, semua informasi yang diberikan olehnya sudah aku tahu dan karena itu aku memilih untuk mengabaikannya. Tiga hari yang lalu, Paman Stephan tiba-tiba datang ke Wales dan memberikan semua informasi mengenai Bu Jasmine, termasuk informasi yang tidak Stephanie ketahui.


Tidak akan ada satupun yang menyangka seseorang seperti Bu Jasmine memilih untuk melepaskan hidupnya sebagai seorang musisi hanya untuk menghancurkan Keluarga Allison. Dan siapa sangka, hanya membutuhkan waktu 1 bulan hingga akhirnya beliau menghentikkan niatannya menghancurkan Keluarga Allison karena suatu hal besar terjadi dalam hidupnya. Orang yang pertama kali membuat komisi kedisiplinan memandang buruk Keluarga Allison, orang yang selalu memberikan berita-berita omong kosong mengenai Keluarga Allison, dan orang yang selalu mengirimkan email penuh kebencian kepada Keluarga Allison, siapa sangka orang itu adalah Bu Jasmine.


Aku tidak membenci beliau karena aku tahu alasannya dan jika aku menempatkan diri diposisi beliau, aku mungkin akan melakukan hal yang lebih buruk dari sekadar menghancurkan Keluarga Allison.


Satu, Keluarga Allison menyabotase banyak pertandingan yang seharusnya bisa beliau menangkan. Aku baru tahu tiga hari yang lalu jika Grup Allison memberikan suatu bentuk ‘bantuan’ kepada musisi, pelukis, ataupun aktor dan tentunya mereka yang mendapatkan 'bantuan' itu akan diuntungkan. Bantuan yang lebih seperti sebuah sponsor. Tradisi yang sudah ada sejak dulu, jauh sebelum ayah mewarisi semua kekayaan kakek. Aku rasa ayah tahu mengenai hal ini tetapi ayah tidak terlalu mempedulikannya karena 'bantuan' ini tidak memberikan dampak yang buruk bagi Grup Allison.


Dua, kecelakaan yang membuat tangan beliau cedera disebabkan oleh musisi yang mendapat sponsor dari Grup Allison. Grup Allison bertanggung jawab atas kejadian itu dengan memberikan dokter terbaik untuk mengobati cedera Bu Jasmine. Tetapi, tanggung jawab itu berubah menjadi malapetaka karena sekali lagi musisi Grup Allison menyabotase pengobatan beliau hingga cedera yang seharusnya bisa sembuh dalam waktu 2 bulan berubah menjadi 6 bulan. Bu Jasmine mencoba menempuh jalur hukum tetapi seperti hukum rimba, siapa yang kuat maka dia yang menang. Sekali lagi, Bu Jasmine menemukan alasan untuk membenci Grup Allison dan pewarisnya.


Tiga, laki-laki yang dicintainya dan sahabatnya memilih untuk meninggalkannya begitu Grup Allison memberikan sponsor kepada mereka. Hanya tersisa Bu Jasmine seorang diri berjuang tanpa adanya bantuan dan dukungan dari siapapun, kecuali keluarganya. Beliau hanya mengandalkan kemampuannya dan sesekali berharap adanya keajaiban Tuhan. Dan hal yang paling menyakitkan adalah fakta dimana laki-laki yang dicintainya lebih memilih sahabatnya begitu Grup Allison memberikan sponsor. Aku tidak tahu apakah ini menjadi alasan dibalik kebenciannya terhadap Grup Allison atau tidak.


Empat, adik Bu Jasmine mengalami pelecehan seksual. Alasan ini yang membuat beliau memutuskan untuk pensiun sebagai seorang musisi dan mendedikasikan hidupnya sebagai seorang kakak. Alasan ini juga menjadi alasan beliau menghentikkan niatannya untuk menghancurkan Keluarga Allison. Olivia Quinn adalah nama adik Bu Jasmine, nama yang sebenarnya cukup tidak asing untukku dan juga kedua kakakku. Nama itu selalu muncul setiap kali Arthur bercerita tentang 'teman' junior high school-nya, siapapun yang mendengar setiap cerita yang Arthur berikan akan langsung tahu betapa berharganya 'nama' itu. Bahkan, aku bisa langsung tahu saat pertama kali 'nama' itu terucap, pemilik nama itu adalah cinta pertama Arthur, cinta yang hingga saat ini belum dia lupakan dan cinta yang sudah lama tidak keluar dari mulutnya.

__ADS_1


Jika aku tidak meminta Paman Stephan untuk mendapatkan informasi perihal Bu Jasmine, aku tidak akan pernah mengetahui fakta ini. Fakta dimana Arthur harus melihat dengan mata kepalanya sendiri perempuan yang dia cintai disentuh dan dilecehkan oleh orang lain. Hal yang lebih menyakitkan adalah Arthur yang tidak bisa melakukan apapun dan hanya melihat perempuan yang dia cintai menangis meminta tolong kepadanya. Sekarang aku tahu alasan dibalik amarah Arthur saat mendengar Natasha dilecehkan.


"Dan maafkan aku yang tidak bisa mendapatkan foto adik Bu Jasmine," ucap Stephanie mengakhiri semua informasi yang didapatkannya.


Kualihkan pandanganku ke arah Stephanie yang kesal karena tidak berhasil mendapat semua informasi yang aku inginkan.


"Terima kasih," balasku.


"Aku akan membantu Stephanie mencari fotonya," ucap Caroline sembari meletakkan tiramisu miliknya ke atas meja, begitu tahu jika Stephanie kesal.


"Bagaimana bisa adik Bu Jasmine berfoto dengan Kak Arthur?!" tanya Stephanie dengan ekspresi terkejut yang benar-benar terkejut.


"Steph, menurutmu apa yang akan orang tua lakukan saat anak-anak mereka akhirnya menemukan cinta dan dunia mereka?"


"Hah?"

__ADS_1


"Apakah orang tua benar-benar bahagia dan merelakan anak mereka bersama dengan cinta dan dunianya? Atau apakah orang tua hanya berpura-pura bahagia dan merelakan anak mereka saat dimana hati mereka dipenuhi dengan kekhawatiran akan kebahagiaan cinta dan hidup anaknya?"


"Apa yang terjadi?" tanya Caroline, membuatku sedikit terkejut karena aku mengira Stephanie yang akan lebih peka.


"Aku ingin sesuatu tidak terjadi setiap detiknya."


"Apa...," ucapan Caroline terhenti begitu Stephanie menyenggol lengannya.


"Aku lupa menyampaikan sesuatu, Zeta. Apa kamu masih ingat alamat yang dulu Bu Jasmine berikan kepadamu di café tempat kita tidak sengaja bertemu dengan Natasha?"


Informasi baru, aku belum mendengar apapun tentang sebuah alamat dari paman.


"Itu lokasi dimana adik Bu Jasmine dirawat. Begitu aku melihat foto ini, aku jadi tahu jika Bu Jasmine menginginkan Kak Arthur."


...-----...

__ADS_1


__ADS_2