MISI MENCARI PEDANG SAKTi

MISI MENCARI PEDANG SAKTi
BAB 48 Berkumpul


__ADS_3

Di Desa Rindang.


Yasa yang sudah memberitahukan Markus, kalau ia telah berhasil menemukan keberadaan Malik. Dan memberitahukan tentang kondisi Malik yang penuh dengan luka, serta belum sadar dari pingsannya. Yasa dan teman-temannya tinggal menunggu kedatangan Markus dan Tabib, untuk mengobati luka Malik.


" Sebaiknya kita bawa Malik ke penginapan yang berada di desa ini. Agar ketika ketua Markus dan Tabib datang, bisa langsung di obati oleh Tabib di sana " ucap Robi yang mengajak teman-temannya. Untuk membawa Malik ke penginapan di Desa Rindang.


" Iya aku setuju dengan pendapat kak Robi. Karena tidak mungkin kalau kita membiarkan Malik di obati di tempat terbuka seperti ini " Yasa setuju dengan ajakan Robi. Yang mengajak Yasa dan teman-temannya, untuk membawa Malik ke penginapan yang berada di desa ini.


Riska yang membawa kucing Kay, berjalan pergi meninggalkan Yasa dan teman-temannya. Yasa yang melihat Riska akan pergi membawa kucing Kay, segera pergi menghampiri Riska.


" Riska, kamu mau bawa kemana kucing peliharaanku " tanya Yasa yang berhasil menghadang langkah Riska yang akan pergi.


" Kamu ini gimana sih, katanya tadi mau mengajak pergi ke penginapan yang berada di desa ini. Kok malah mencegah aku, kamu gak jelas banget sih " jawab Riska sambil menatap heran ke arah Yasa.


Yasa yang sudah salah mengartikan sikap Riska, menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


" Oh iya lupa, hehehe " sahutnya sambil tertawa.


Riska pun mengerutkan keningnya, melihat tingkah laku Yasa, yang menurutnya sangat aneh.


" Ya sudah ayo kita semua pergi dari sini, dan jangan lupa bawa Malik juga " ucap Riska yang menggendong kucing Kay. Sambil melangkah pergi meninggalkan Yasa dan teman-temannya.


" Riska jangan dulu pergi, kita semua harus tetap pergi bersama-sama " Robi mencegah Riska yang akan pergi meninggalkan Robi dan teman-temannya.


" Iya " jawab singkat Riska, sambil mengelus bulu kucing Kay yang tengah tidur di gendongannya.


" Kita bawa Malik yang terluka seperti ini dengan apa " tanya Firman kepada teman-temannya.


" Itu ada batang pohon, kita rubah saja menjadi tandu. Agar kita semua bisa membawa Malik dengan mudah " jawab Yudi yang melihat sebatang pohon yang berukuran sedang terjatuh di tanah.


" Ide kak Yudi boleh juga " Yasa pun segera mengeluarkan ilmu sihirnya. untuk merubah batang pohon itu menjadi tandu. Agar memudahkan mereka semua dalam mengangkat tubuh Malik.


Ilmu sihir yang Yasa keluarkan, berhasil mengubah batang pohon itu menjadi tandu.


" Fir, ayo angkat tubuh Malik ke atas tandu itu " Yasa meminta bantuan dari Firman. Untuk mengangkat tubuh Malik ke atas tandu.


" Oke Yas " sahut Firman, ia dan Yasa segera mengangkat tubuh Malik ke atas tandu.

__ADS_1


" Ya sudah ayo kita semua pergi mencari penginapan " ajak Yasa kepada teman-temannya. Karena ia dan Firman sudah mengangkat tubuh Malik ke atas batang pohon, yang sudah Yasa rubah menjadi tandu.


Mereka semua pun pergi mencari penginapan yang berada di Desa Rindang ini.


Perjalanan yang tidak terlalu jauh dari tempat sebelumnya. Akhirnya Yasa dan teman-temannya berhasil menemukan penginapan yang berada di Desa Rindang ini.


" Itu ada sebuah penginapan " tunjuk Aira yang melihat penginapan yang bernama penginapan Rumah Indah.


" Ayo kita pergi ke penginapan itu " ucap Yasa yang mengangkat tubuh Malik bersama dengan Firman dan Robi serta Yudi.


Mereka semua pergi ke dalam penginapan itu, dan memesan kamar untuk mereka semua beristirahat. Sambil menunggu kedatangan Markus dan Tabib.


_______________


Markus dan Tabib serta Ratu Aurora yang pergi ke tempat Yasa dan teman-temannya. Dengan menggunakan ilmu menghilang. Membuat mereka bertiga cepat sampai, ditempat Yasa dan teman-temannya. Yang telah berhasil menemukan keberadaan Malik.


Akan tetapi saat Markus dan Tabib serta Ratu Aurora yang sudah sampai di Desa Rindang, mereka bertiga tidak melihat keberadaan Yasa dan teman-temannya.


" Tadi letak panggilan dari Yasa di sini, tapi kemana mereka semua " ucap Markus yang tidak melihat keberadaan Yasa dan teman-temannya.


" Sepertinya mereka semua sudah pergi dari sini " ujar Tabib.


" Markus sebaiknya kamu panggil saja Yasa, dengan menggunakan ilmu telepati. Agar kita semua tahu keberadaan mereka semua " Ratu Aurora menyuruh Markus untuk memanggil Yasa, dengan menggunakan ilmu telepati.


" Baiklah " Markus yang tidak kepikiran sampai ke situ, langsung segera memanggil Yasa dengan menggunakan ilmu telepati.


***


Yasa dan teman-temannya sedang berkumpul di kamar penginapan Malik, yang belum sadar dari pingsannya. Saat Yasa dan teman-temannya sedang menunggu Malik di kamarnya, tiba-tiba saja Yasa mendengar suara Markus, yang memanggilnya dengan menggunakan ilmu telepati.


" Guru Ketua memanggilku, apa mungkin beliau sudah berada di desa ini " gumam Yasa di dalam hatinya, ia pun segera menerima panggilan dari Markus.


" Iya Guru Ketua " ucap Yasa yang sudah menerima panggilan ilmu telepati dari Markus.


" Kamu dan teman-temanmu sekarang berada di mana " tanya Markus.


" Aku dan teman-teman membawa Malik pergi, ke tempat penginapan Rumah Indah yang berada di Desa Rindang ini. Guru Ketua " jawab Yasa.

__ADS_1


" Ya sudah aku akan segera sampai ke sana " Markus yang sudah tahu keberadaan Yasa dan teman-temannya. Menghentikan panggilan ilmu telepati, untuk segera pergi ke tempat Yasa dan teman-temannya.


" Yas, kamu tadi menerima panggilan dari Ketua Markus " tanya Robi memastikan kebenarannya.


" Iya kak, sebentar lagi. Guru Ketua dan Tabib akan segera sampai ke penginapan ini. Sebaiknya aku menunggu kedatangan Guru Ketua dan Tabib di depan pintu masuk penginapan ini saja kak " pamit Yasa kepada Robi dan teman-temannya. Karena ia akan menunggu kedatangan Markus dan Tabib di depan pintu masuk penginapan.


" Aku ikut bersama mu Yas " ucap Firman yang ingin ikut bersama Yasa.


" Ya sudah ayo " Yasa mengajak Firman, yang ingin ikut bersamanya.


Yasa dan Firman pun segera pergi menuju pintu masuk penginapan. Karena mereka berdua akan menunggu kedatangan Markus dan Tabib, di depan pintu masuk penginapan Rumah Indah.


Yasa dan Firman yang tidak lama menunggu kedatangan Markus dan Tabib, di depan pintu masuk penginapan. Sudah melihat kedatangan Markus dan Tabib serta Ratu Aurora ketua Padepokan Singa Merah, yang ternyata ikut bersama dengan Markus dan Tabib.


Mereka berdua langsung memberikan salam hormat kepada Markus dan Tabib serta Ratu Aurora.


" Salam hormat kepada Guru Ketua. Tabib dan Ketua Ratu " ucap Yasa dan Firman berbarengan.


Markus dan Tabib serta Ratu Aurora menjawab salam hormat dari Yasa dan Firman, dengan cara mengagukan kepalanya. Pertanda mereka bertiga menerima salam hormat dari Yasa dan Firman.


" Guru Ketua dan Tabib serta ketua Ratu, mari kita pergi ke dalam kamar Malik " ajak Yasa kepada Markus dan Tabib serta Ratu Aurora.


Mereka semua pun pergi ke dalam kamar Malik.


Dan sesampainya di dalam kamar Malik, di sana ada Robi dan teman-temannya. Yang sedang menunggu kedatangan Markus dan Tabib, untuk mengobati luka Malik.


" Robi" panggil Ratu Aurora yang sudah berada di antara Robi dan teman-temannya.


Robi dan teman-temannya yang melihat kedatangan Markus dan Tabib serta Ratu Aurora. Langsung memberikan salam hormat kepada Markus dan Tabib serta Ratu Aurora.


" Salam hormat kepada ketua Markus, Tabib dan Ketua Ratu " ucap Robi dan teman-temannya secara bersamaan.


Ratu Aurora dan Markus serta Tabib, menerima salam hormat dari mereka semua.


" Tabib segera obati luka Malik " Markus menyuruh Tabib Padepokan Macan Putih. Untuk segera mengobati luka Malik.


" Baik ketua Markus " Tabib langsung menghampiri Malik dan mengobati lukanya.

__ADS_1


" Ayo kita semua pergi dari sini " ajak Markus pada Ratu Aurora dan juga Yasa beserta teman-temannya. Untuk pergi meninggalkan Tabib, yang sedang mengobati luka Malik.


Mereka semua pun pergi meninggalkan tempat Tabib yang sedang mengobati luka Malik. Dan berkumpul bersama di dalam sebuah kamar, yang sudah Yasa dan teman-temannya pesan.


__ADS_2