
Sementara itu.
Kucing Kay yang mengikuti jejak Henry murid Padepokan Black, yang menyamar menjadi Malik. Kini kucing Kay sedikit demi sedikit sudah mengetahui keberadaan Malik, yang ternyata berada di dalam ruangan bawah tanah Padepokan Black.
Kucing Kay bisa mengetahui itu semua. Karena ia mendengarkan semua pembicaraan antara Tabib Padepokan Black dengan Henry yang menyamar menjadi Malik, di dalam ruangan Tabib Padepokan Black. Ketika Tabib sedang mengobati luka Henry, yang terkena jurus pedang beracun. Serta Indra yang tidak bisa terlihat oleh siapapun.
"Ternyata kecurigaan ku selama ini benar. Kalau dia itu bukanlah Malik sahabat baiknya Yasa." kucing Kay mengingat kejadian saat ia bertemu dengan Malik, yang saat itu di serang oleh Edi dan anak buahnya.
*****
Flashback.
Kucing Kay yang pada saat itu pergi meninggalkan Yasa dan Riska. Karena ia bisa merasakan sesuatu, yang menurutnya sangat mencurigakan. Maka dari itu ia memutuskan untuk pergi meninggalkan Yasa dan Riska, demi mengetahui tentang kecurigaannya itu.
Kucing Kay yang sudah pergi jauh meninggalkan Yasa dan Riska, ia melihat orang yang mirip seperti Malik sahabat baiknya Yasa.
"Itu bukannya Malik! Sahabat baiknya Yasa?" ucap kucing Kay yang melihat Malik.
"Aku harus menyelidiki kebenarannya terlebih dahulu, sebelum Yasa dan teman-temannya bertemu dengan Malik," lanjut kucing Kay sambil mengikuti jejak Malik, yang berjalan kaki ke arah Desa Rindang.
Henry yang sudah berubah menjadi Malik. Mendapatkan sebuah bisikan dari pasukan iblis yang mendapatkan perintah dari Raja iblis. Untuk pergi mengikuti jejak Henry, yang sedang menyamar menjadi Malik sahabat baiknya Yasa.
"Henry, ada seekor kucing yang sedang mengikuti jejak kamu. Dan kucing itu adalah kucing peliharaannya Yasa, anaknya Mahesa Mahendra," bisik pasukan iblis yang mendapatkan perintah dari Raja iblis ke telinganya Henry.
"Terus aku harus melakukan apa?" tanya Henry.
"Nanti di ujung jalan sana, aku akan menyerang kamu. Dan kamu harus ingat! Tetaplah berpura-pura menjadi Malik, yang tidak memiliki kekuatan energi," bisik pasukan iblis lagi. Karena iblis bisa melihat kucing Kay yang mengikuti Henry, sedangkan kucing Kay tidak bisa melihat iblis itu.
"Baiklah," sahutnya.
Saat Henry sampai di ujung jalan, yang di maksud oleh pasukan iblis itu. Henry langsung mendapatkan serangan dari Edi dan anak buahnya. Karena jiwa Edi dan anak buahnya, telah di pinjam oleh pasukan iblis yang mendapatkan perintah dari Raja iblis. Agar rencana Raja iblis dan Rimba berjalan dengan lancar dan baik. Tanpa ada yang bisa menghalangi semua rencananya Raja iblis dan Rimba ketua Padepokan Black.
__ADS_1
"Itu bukannya! Pemuda kampung yang waktu itu memukul Rangga! Tapi kenapa? Mereka semua bisa menyerang Malik dengan begitu mudahnya? Padahal waktu Yasa dan Riska menyerang mereka semua. Yasa dan Riska bisa mengalahkan mereka semuanya dengan sangat mudahnya, dan gerakan serangan pemuda kampung itu tidak seperti ini," ucap kucing Kay yang melihat Malik di serang oleh Edi dan anak buahnya. Tapi kucing Kay hanya menyaksikan pertarungan itu. Sebelum kucing Kay membantu Malik.
"Sebaiknya aku harus segera membantu orang yang mirip dengan Malik. Agar aku bisa mengetahui kebenarannya, apakah dia itu Malik sahabat Yasa atau bukan?" lanjut kucing Kay lagi. Sambil berlari pergi menghampiri Edi dan anak buahnya, untuk menyerang mereka semuanya.
Pasukan iblis yang mendapatkan tugas dari Raja iblis, melihat kucing Kay akan datang menyerang mereka semua.
"Kita harus segera keluar dari jiwa Edi dan anak buahnya. Jangan sampai kucing itu bisa mendeteksi keberadaan kita, yang masuk ke dalam jiwa Edi dan anak buahnya," pasukan iblis mengatakan itu kepada pasukannya, yang masuk ke dalam jiwa anak buahnya Edi.
"Baik," sahut pasukan iblis.
Pasukan iblis pun segera pergi dari jiwa Edi dan anak buahnya, dan pergi menuju kerajaan kegelapan.
kucing Kay yang akan mengeluarkan kekuatannya. Untuk mengalahkan Edi dan anak buahnya, merasa heran. Karena kekuatan Edi dan anak buahnya, sangat berbeda dengan sebelumnya. Saat mereka semua menyerang Malik dengan begitu mudahnya.
Edi dan anak buahnya yang sudah sadar dari jiwanya, yang di pinjam oleh pasukan iblis.
"Kenapa? Aku dan anak buah ku bisa berada di sini?" batin Edi yang bingung.
"Baik bos," sahut anak buahnya Edi.
Mereka semua pun bergegas pergi meninggalkan Henry yang menyamar menjadi Malik, yang terluka parah dan kucing Kay pun berada di dekat Malik sambil mengeong.
Flashback off.
*****
Kucing Kay yang sudah mengetahui keberadaan Malik, ia segera pergi menuju ruangan bawah tanah Padepokan Black. Untuk mencari keberadaan Malik, yang dikurung di ruang bawah tanah Padepokan Black.
"Sebaiknya aku harus segera pergi ke dalam ruang bawah tanah Padepokan Black. Untuk mencari keberadaan Malik yang di kurung disana," batin kucing Kay di dalam hatinya, sambil pergi menuju ruang bawah tanah Padepokan Black.
Sesampainya di ruangan bawah tanah Padepokan Black, kucing Kay melihat murid Padepokan Black yang sedang bertugas menjaga pintu masuk ruang bawah tanah Padepokan.
__ADS_1
"Aku harus membuat cara! Agar aku bisa dengan mudahnya, masuk ke dalam ruangan bawah tanah Padepokan Black. Tanpa murid Padepokan Black mengetahui keberadaanku?" kucing Kay pun memikirkan cara untuk bisa masuk ke dalam ruang bawah tanah Padepokan Black.
"Hay! Kalian semua kesini? Bantu aku," panggil murid Padepokan Black, yang sedang mengantarkan makanan dan minuman. Untuk murid Padepokan Black, yang bertugas menjaga pintu masuk ruang bawah tanah Padepokan Black.
"Wah mantap, ada makanan dan minuman," ucap murid Padepokan Black yang melihat kedatangan temannya, yang membawakan makanan dan minuman.
Kucing Kay melihat itu tersenyum senang. Karena ia mendapatkan ide, untuk memudahkannya bisa masuk ke dalam ruang bawah tanah Padepokan.
"Oh kebetulan sekali! Aku gunakan saja ilmu sihir, yang membuat mereka semua tertidur pulas. Setelah mereka semua meminum dan memakan, makanan yang di bawa oleh murid Padepokan Black. Meski kekuatan ilmu sihir ini, tidak bisa bertahan lama. Tapi aku harus mengunakan waktu itu dengan sangat baik. Untuk mencari keberadaan Malik, di dalam ruangan bawah tanah Padepokan Black. Tanpa di ketahui oleh murid Padepokan Black," batin kucing Kay yang sudah mendapatkan ide. Untuk menyelamatkan Malik, tanpa diketahui oleh murid Padepokan Blac, yang bertugas menjaga pintu masuk ruang bawah tanah Padepokan Black.
Kucing Kay yang sudah selesai meniupkan ilmu sihirnya, kedalam makanan dan minuman itu. Tinggal menunggu murid Padepokan Black, yang bertugas menjaga pintu masuk ruang bawah tanah Padepokan Black tertidur pulas.
Beberapa jam kemudian.
Murid Padepokan Black yang sudah selesai makan dan minum, mereka semua langsung tertidur pulas. Dan kesempatan baik itu, kucing Kay gunakan dengan sangat baik. Untuk pergi masuk ke dalam ruang bawah tanah Padepokan Black, mencari keberadaan Malik yang dikurung di dalam sana.
Kucing Kay yang sudah berada di dalam ruangan bawah tanah Padepokan, melihat-lihat keadaan ruang bawah tanah Padepokan Black.
"Kenapa? Didalam sini, banyak wanita yang di kurung! Terus Malik dikurung di mana?" kucing Kay yang sudah berada di dalam ruang bawah tanah, tidak melihat keberadaan Malik. Tapi ia melihat banyak wanita yang dikurung di dalam ruang bawah tanah Padepokan Black.
"Aku harus segera menemukan keberadaan Malik. Sebelum ilmu sihir itu, menghilang kekuatannya." kucing Kay terus melanjutkan perjalanan mencari keberadaan Malik. Tanpa menghiraukan suara jeritan wanita, yang berada di dalam ruang bawah tanah Padepokan Black.
Usaha kucing Kay yang mencari keberadaan Malik. Akhirnya ia berhasil menemukan keberadaan Malik, yang berada di paling ujung, dari dalam ruang bawah tanah Padepokan Black.
"Alhamdulillah, akhirnya aku berhasil menemukan keberadaan Malik. Tapi kondisi Malik sangat memperihatinkan sekali," kucing Kay yang sudah masuk ke dalam tempat Malik yang dikurung, melihat kondisi Malik yang sangat memperihatinkan.
"Meong," suara kucing Kay mengeong. Agar Malik bisa melihat kedatangannya.
Malik yang kini sudah tidak terikat lagi. Semenjak Rimba menyerap seluruh ingatannya, ia mendengarkan suara kucing yang sedang mengeong.
"Kucing Kay?" Malik sangat terkejut melihat kucing Kay masuk ke tempatnya, yang dikurung di ruang bawah tanah Padepokan Black.
__ADS_1