MISI MENCARI PEDANG SAKTi

MISI MENCARI PEDANG SAKTi
BAB 53 Penasaran dengan Malik


__ADS_3

Firman yang sedang mencari keberadaan kucing peliharaannya Yasa, memutuskan untuk pergi sebentar ke kamar penginapan Malik.


" Aku lihat Malik sebentar saja lah, siapa tahu kucing Kay berada di dalam kamar Malik " ucap Firman yang sudah berada di dalam penginapan Rumah Indah. Dan memutuskan untuk pergi mencari keberadaan kucing Kay, ke dalam kamar penginapan Malik.


Sesampainya Firman di depan pintu kamar Malik.


" Ini pintu kamar Malik sedikit terbuka, aku coba lihat Malik ah. Sedang apa yah dia di dalam kamarnya " Firman yang sudah berada di depan pintu kamar Malik, membukakan sedikit pintu masuk kamar Malik yang tidak di kunci. Akan tetapi saat Firman telah membukakan pintu kamarnya Malik, ia sangat terkejut melihat Malik seperti sedang menggunakan ilmu telepati.


" Malik sedang melakukan panggilan ilmu telepati dengan siapa yah " lirih Firman dengan suara pelan. Dan tetap memperhatikan sikap Malik, yang sedang melakukan panggilan ilmu telepati.


" Haah itu seperti kucing Kay saja " Firman juga kaget, melihat kucing Kay berada di bawah tempat tidur Malik.


" Waduh gimana nih, tidak mungkin aku langsung masuk ke dalam kamar Malik. Apalagi aku ingin mengetahui siapa yang sedang Malik hubungi " gumam Firman di dalam hatinya. Dan terus memperhatikan sikap Malik, yang sedang menggunakan panggilan ilmu telepati. Karena Firman ingin mengetahui, dengan siapa Malik melakukan panggilan ilmu telepati.


Kucing Kay yang berada di dalam bawah tempat tidur Malik, ia sangat kaget sekali melihat Firman berada di depan pintu masuk kamar Malik. Dan kucing Kay juga tidak menyangka, kalau Yasa dan teman-temannya akan mencari keberadaannya, kembali ke dalam kamar penginapan Rumah Indah.


" Aduh ada Firman lagi ke sini, pasti Yasa dan teman-teman yang lainnya juga berada di sini. Aku harus membuat Firman segera pergi dari sini, dan jangan sampai Malik mengetahui keberadaan Yasa dan teman-temannya " gumam kucing Kay di dalam hatinya.


Kucing Kay yang berada di bawah tempat tidur Malik, segera membuat kegaduhan. Dengan cara mengunakan ilmu sihir tiupan angin, agar Firman segera pergi dari depan pintu kamar Malik.


Bugh suara benda terjatuh di penginapan Rumah Indah. Karena benda itu terkena ilmu sihir tiupan angin, yang di keluarkan oleh kucing Kay.


" Semoga saja Firman segera pergi dari depan pintu masuk kamar Malik " kucing Kay yang sangat berharap. Agar Firman segera pergi dari depan pintu kamar Malik. Dan juga jangan sampai Firman ketahuan oleh Malik, yang berada di dalam kamar penginapannya.


Firman yang mendengarkan suara benda yang terjatuh, segera pergi meninggalkan kamar Malik. Karena ia tidak mau sampai Malik mengetahui keberadaannya.


" Aku harus segera pergi dari sini, jangan sampai Malik mengetahui keberadaanku di depan pintu masuk kamarnya. Apalagi kalau ia melihat aku, yang tengah melihatnya sedang menggunakan panggilan ilmu telepati. Tapi aku sangat penasaran sekali, siapa yah kira-kira yang sedang Malik hubungi " gumam Firman di dalam hatinya. Sambil bergegas pergi meninggalkan kamar Malik.


Karena Firman tidak mau sampai Malik mengetahui keberadaannya. Apa lagi kalau sampai Malik mengetahui Firman, yang melihat Malik sedang melakukan panggilan ilmu telepati. Maka dari itu Firman memilih untuk segera pergi meninggalkan kamar Malik, agar Malik tidak mengetahui keberadaan Firman, yang berada di depan pintu masuk kamarnya.

__ADS_1


kucing Kay yang melihat Firman sudah pergi meninggalkan kamar Malik. Menarik nafas lega, karena ia telah berhasil membuat Firman pergi meninggalkan kamar Malik, yang berada di dalam penginapan Rumah Indah.


" Alhamdulillah, syukurlah akhirnya Firman pergi juga dari depan pintu kamar Malik " kucing Kay sangat senang melihat kepergian Firman.


Sedangkan Malik yang merupakan Henry murid Padepokan Black, sangat kaget melihat pintu kamarnya yang terbuka.


" Aku harus segera mengecek keadaan di luar pintu masuk kamarku ini. Jangan sampai Markus atau Tabib melihat aku, yang sedang menggunakan ilmu telepati " lirihnya, dan segera pergi mengecek keadaan di depan pintu kamarnya.


Malik pun bangkit dari tempat tidurnya, untuk mengecek keadaan di depan pintu masuk kamarnya.


" Sepertinya tidak ada orang di sini " ucap Malik sambil mengedarkan pandangannya ke sekeliling, depan pintu masuk kamar penginapannya.


" Untung saja Firman sudah pergi dari depan pintu masuk kamar Malik, semoga saja Malik tidak pergi keluar kamarnya. Jangan sampai ia melihat Yasa dan teman-temannya masih berada di dalam penginapan ini " kucing Kay yang sangat berharap. Agar Malik tidak pergi keluar kamarnya.


Malik yang tidak melihat siapa-siapa di depan pintu masuk kamarnya. Dikagetkan oleh suara pelayanan penginapan Rumah Indah, yang sedang membersihkan tempat penginapan. Dan tidak jauh dari depan pintu masuk kamar Malik.


" Bukan urusanmu " jawabnya ketus. Malik menatap tajam ke arah mata pelayan penginapan itu. Sehingga membuat pelayanan penginapan itu ketakutan.


" Maaf tuan " pelayanan penginapan yang mendapatkan tatapan mata yang sangat tajam dari Malik. Membuatnya menundukkan kepalanya, lalu ia bergegas pergi meninggalkan kamar Malik.


" Mungkin saja tadi aku lupa tidak mengunci pintu kamar ini " lirih Malik, dan ia pun segera menutup pintu kamarnya. Dan kembali masuk ke dalam kamar penginapannya.


" syukurlah. Malik tidak pergi keluar kamarnya " kucing Kay yang melihat Malik sudah kembali ke dalam kamar penginapannya, merasa senang dan bersyukur. Kini kucing Kay sedang memikirkan cara, agar Yasa dan teman-temannya tidak terus mencari keberadaanya.


" Sebaiknya aku harus segera menggunakan ilmu sihir pengubah wujud. Agar Yasa dan teman-temannya tidak terus mencari keberadaanku " lanjut kucing Kay, ia pun segera mengunakan ilmu sihir pengubah wujud. Agar Yasa dan teman-temannya tidak terus mencari keberadaannya.


Kucing Kay yang sudah berubah wujudnya menjadi dua. Salah satunya pergi menghampiri Yasa, sedangkan kucing Kay yang satunya lagi. Tetap berada di dalam kamar penginapan Malik.


___________

__ADS_1


Yasa yang terus menerus mencari keberadaan kucing peliharaannya, di sekitar tempat penginapan Rumah Indah, yang berada di luar penginapan. Tiba-tiba saja ia mendengarkan suara, seperti seekor kucing yang sedang mengeong.


" Meong, meong "


" Semoga saja itu beneran suara kucing Kay " ujar Yasa sambil melangkah pergi ke arah suara kucing yang sedang mengeong.


Firman yang baru saja keluar dari dalam penginapan Rumah Indah, melihat Yasa yang akan pergi ke dalam penginapan Rumah Indah dari arah samping pintu penginapan.


" Aku harus segera mencegah Yasa, yang akan pergi masuk ke dalam penginapan " lirih Firman.


" Yasa " Firman memanggil Yasa. Karena Firman akan mencegah Yasa, untuk pergi ke dalam penginapan Rumah Indah.


" Iya Fir, apakah kamu sudah menemukan kucing Kay. Soalnya tadi aku mendengar suara seekor kucing yang sedang mengeong di dalam sana " tunjuk Yasa ke dalam penginapan Rumah Indah. Sambil menghentikan langkahnya, yang akan masuk ke dalam penginapan Rumah Indah.


" Eh iya Yas. Maksudnya itu, anu... " Firman yang tidak ingin Yasa pergi ke dalam penginapan Rumah Indah. Menjawab pertanyaan dari Yasa dengan raut wajah yang bingung.


" Oh ternyata kamu sudah menemukan kucing Kay " lanjut Yasa lagi. Karena ia melihat kucing Kay berada di dekat Firman.


" Meong " kucing Kay yang berada di dekat Firman, segera pergi menghampiri Yasa.


" Karena kucing Kay sudah kita temukan. Sebaiknya ayo kita pergi dari sini, dan menyusul ketua Ratu dan teman-teman yang lainnya " Yasa langsung mengajak Firman. Untuk pergi meninggalkan penginapan Rumah Indah. Karena mereka berdua harus menyusul Ratu Aurora dan murid-muridnya, yang sudah pergi mencari keberadaan Sekar Wati ibunya Yasa.


" Ya sudah ayo " ucap Firman sambil menarik nafas lega. Karena Yasa tidak jadi masuk ke dalam penginapan Rumah Indah.


" Syukurlah, kalau kucing Kay sudah pergi dari bawah tempat tidur Malik dan sudah keluar dari kamarnya Malik " gumam Firman di dalam hatinya.


Mereka berdua pun pergi meninggalkan penginapan Rumah Indah. Untuk pergi mencari keberadaan Sekar Wati ibunya Yasa.


Akan tetapi, ada seseorang yang melihat Yasa dan Firman. Saat mereka berdua akan pergi dari penginapan Rumah Indah.

__ADS_1


__ADS_2