
Yasa dan teman-temannya yang sedang berkumpul bersama dengan Markus dan Ratu Aurora.
Di sebuah kamar penginapan.
" Apakah kalian semua menemukan Malik sedang berkelahi dengan seseorang " Markus mengintrogasi Yasa dan teman-temannya, yang telah berhasil menemukan keberadaan Malik.
" Tidak Guru Ketua. Kami bisa mengetahui keberadaan Malik berkat kucing peliharaan ku, yang berada di dekat Malik yang sedang pingsan dan penuh dengan luka " jawab Yasa.
" Tapi aku melihat luka yang ada di tubuh Malik, seperti luka yang baru saja berkelahi " lirih Markus.
" Iya aku juga melihat luka Malik seperti itu " timpal Ratu Aurora yang sependapat dengan Markus.
" Mungkin saja Malik memang berkelahi dengan seseorang, sebelum kami semua menemukannya " ucap Robi.
" Iya bisa jadi seperti itu. Oh iya Ratu, aku ingin mengetahui kenapa kamu dan murid-murid mu, bisa bertemu dengan murid Padepokan Macan Putih, yang sedang berkelahi dengan murid Padepokan Ular Naga " tanya Markus yang penasaran.
" Aku yang mendengar cerita tentang Sekar Wati yang masih hidup. Memutuskan untuk pergi mencarinya bersama murid-murid ku " ucap Ratu Aurora yang mengingat kejadian, saat ia dan murid Padepokan Singa Merah. Pergi mencari keberadaan Sekar Wati ibunya Yasa.
****
Flashback
Di Padepokan Singa Merah.
" Kalau memang benar Sekar Wati masih hidup, aku harus pergi mencarinya. Untuk menebus rasa bersalahku, yang tidak sengaja mengatakan tentang Pedang Sakti kepada Rimba " lirih Ratu Aurora yang sedang berada di dalam ruangan Padepokan Singa Merah.
Ratu Aurora pun pergi meninggalkan ruangannya.
" Syam " panggil Ratu Aurora kepada murid Padepokan Singa Merah.
" Iya ketua Ratu " sahutnya.
" Kamu ajak beberapa murid Padepokan Singa Merah, untuk ikut pergi bersamaku " perintah Ratu Aurora kepada Syam muridnya.
" Baik ketua Ratu " Syam pun pergi meninggalkan Ratu Aurora. Untuk mengajak teman-temannya pergi bersama dengan Ratu Aurora.
Syam yang sudah mengajak teman-temannya, segera pergi menghadap Ratu Aurora.
" Salam hormat kepada Ketua Ratu " ucap murid Padepokan Singa Merah secara bersamaan.
" Iya " jawab Ratu Aurora singkat.
__ADS_1
" Kita semua mau pergi kemana ketua Ratu " tanya Syam sebelum pergi meninggalkan Padepokan Singa Merah.
" Kita pergi mencari keberadaan Sekar Wati, ayo kita pergi sekarang " ajak Ratu Aurora kepada muridnya.
Mereka semua pun pergi meninggalkan Padepokan Singa Merah. Untuk pergi mencari keberadaan Sekar Wati.
Tapi saat di perjalanan mencari keberadaan Sekar Wati. Ratu Aurora dan murid-muridnya melihat murid Padepokan Ular Naga, yang sedang mengintai murid Padepokan Macan Putih.
" Itu Padepokan Ular Naga kenapa mengikuti murid Padepokan Macan Putih " lirih Ratu Aurora yang melihat murid Padepokan Ular Naga dan Padepokan Macan Putih.
" Apakah kita semua harus menyerang Padepokan Ular Naga ketua Ratu " tanya Syam murid Padepokan Singa merah. yang ikut pergi bersama dengan Ratu Aurora.
" Jangan " cegah Ratu Aurora kepada Syam muridnya.
" Kita semua pergi mengikuti jejak mereka semua, dan mencari tahu tentang tujuan murid Padepokan Ular Naga, yang mengikuti Padepokan Macan Putih " lanjut Ratu Aurora.
Ratu Aurora dan murid-muridnya pergi mengikuti jejak murid Padepokan Ular Naga, yang sedang mengintai murid Padepokan Macan Putih. Karena Ratu Aurora penasaran dengan tujuan murid Padepokan Ular Naga.
Murid Padepokan Macan Putih yang sedang berjalan kaki, tanpa melihat ke kanan dan ke kiri. Membuat murid Padepokan Ular Naga, mencoba menarik murid Padepokan Macan Putih yang berada di bagian belakang.
Murid Padepokan Ular Naga yang berhasil membawa satu murid Padepokan Macan Putih. Segera mengeluarkan ilmu sihirnya, agar murid Padepokan Macan Putih tidak bisa memberontak lagi.
" Ratu ayo kita bantu murid Padepokan Macan Putih " ucap Syam yang geram melihat murid Padepokan Ular Naga, membuat murid Padepokan Macan Putih tidak berdaya.
Ratu Aurora dan murid-muridnya yang melihat itu, hanya diam menyaksikan saja. Karena mereka semua ingin mengetahui tujuan dari murid Padepokan Ular Naga.
" Katakan apa tujuan kalian semua pergi ke sini " tanya salah satu dari murid Padepokan Ular Naga. Kepada murid Padepokan Macan Putih, yang sudah terkena Mantra sihir kejujuran.
" Aku dan teman-temanku mendapatkan perintah dari Guru Ketua. Untuk pergi mencari keberadaan Malik dan..... " ucapan murid Padepokan Macan Putih terhenti. Karena murid Padepokan Macan Putih yang lainnya, sudah berada di antara murid Padepokan Ular Naga, yang sedang mengintrogasi temannya.
Murid Padepokan Macan Putih segera melakukan jurus pedang putaran angin. Untuk menggagalkan rencana murid Padepokan Ular Naga, yang sedang mengintrogasi temannya.
Murid-murid Padepokan Ular Naga, yang tidak tahu kedatangan murid Padepokan Macan Putih. Terpental jatuh ke tanah.
" Ayo serang mereka semua " ucap murid Padepokan Ular Naga kepada teman-temannya.
Murid Padepokan Macan Putih dan murid Padepokan Ular Naga pun bertarung.
" Ayo kita semua pergi membantu murid Padepokan Macan Putih " Ratu Aurora mengajak murid-muridnya. Untuk pergi membantu murid Padepokan Macan Putih, yang sedang bertarung melawan murid Padepokan Ular Naga.
Murid Padepokan Ular Naga yang melihat kedatangan Ratu Aurora dan murid-muridnya. Segera mengeluarkan jurus pedang beracun, agar bisa mengalahkan murid Padepokan Macan Putih dan Ratu Aurora serta murid Padepokan Singa Merah.
__ADS_1
" Hahaha " suara tertawa murid Padepokan Ular Naga, yang berhasil mengalahkan beberapa murid dari Padepokan Macan Putih dan murid Padepokan Singa Merah. Karena jurus pedang beracun mengenai beberapa murid Padepokan Macan Putih dan murid Padepokan Singa Merah.
" Jangan senang dulu " ucap Ratu Aurora menatap sinis pada murid Padepokan Ular Naga.
" Lihatlah Ratu, beberapa murid Padepokan Macan Putih dan murid Padepokan Singa Merah. Telah berhasil aku kalahkan, hahaha '' ujar murid Padepokan Ular Naga sambil tertawa bahagia.
Ratu Aurora yang geram dengan sikap murid Padepokan Ular Naga. Segera mengeluarkan jurus pedang kristal mustika, gerakan Ratu Aurora yang sangat cepat. Saat mengeluarkan jurus pedang kristal mustika, membuat murid Padepokan Ular Naga terluka. Karena tidak bisa menghindar dari jurus pedang kristal mustika, yang Ratu Aurora keluarkan.
" Pergilah dari sini, sebelum aku membunuh kalian semua " ucap Ratu Aurora yang berhasil mengalahkan murid Padepokan Ular Naga.
" Aku yang akan membunuhmu " gumam murid Padepokan Ular Naga di dalam hatinya.
Murid Padepokan Ular Naga yang geram dengan ucapan Ratu Aurora. Mengumpulkan sisa tenaganya, untuk menyerang Ratu Aurora. Dengan mengeluarkan jurus pedang beracun kembali. Saat Ratu Aurora sedang pergi menghampiri murid-muridnya yang terluka.
" Ketua Ratu, awas " teriak Syam yang melihat murid Padepokan Ular Naga, yang akan menyerang Ratu Aurora.
Ratu Aurora yang tidak bisa mengelak serangan dadakan dari murid Padepokan Ular Naga, membuat ia terluka tepat di bagian punggung Ratu Aurora. Sehingga Ratu Aurora terjatuh ke tanah.
" Kalian semua cuman bisanya main di belakang saja " geram Ratu Aurora sambil merintih menahan rasa sakit. Karena ia terkena jurus pedang beracun.
" Ketua Ratu " Syam muridnya Ratu Aurora, bergegas pergi menghampiri Ratu Aurora yang sedang terluka.
" Aku tidak kenapa-kenapa Syam " ucap Ratu Aurora sambil bangun berdiri. Untuk melawan kembali murid Padepokan Ular Naga.
Murid Padepokan Ular Naga yang melihat Ratu Aurora, dan murid Padepokan Singa Merah serta murid Padepokan Macan Putih yang terluka.
Membuat murid Padepokan Ular Naga ingin mengalahkan mereka semua.
" Ayo kita kalahkan mereka semua " ucap salah satu dari murid Padepokan Ular Naga, dan Padepokan Ular Naga segera mengeluarkan jurus pedang beracun lagi.
Ratu Aurora yang melihat itu, segera melindungi muridnya dan juga murid Padepokan Macan Putih. Dengan menggunakan ilmu sihir pelindung, agar mereka semua tidak terkena serangan pedang beracun.
" Sepertinya aku harus mengalahkan murid Padepokan Ular Naga " batin Ratu Aurora yang ingin mengalahkan murid Padepokan Ular Naga.
Ratu Aurora yang sudah membentengi muridnya dan murid Padepokan Macan Putih. Segera keluar dari ilmu sihir pelindung, untuk menyerang murid Padepokan Ular Naga dengan jurus pedang sinar aurora. Sehingga membuat murid Padepokan Ular Naga terluka parah.
Flashback off
_______
Markus dan Yasa serta teman-teman, menyimak dengan baik cerita dari Ratu Aurora.
__ADS_1
" Sepertinya Rimba sudah mengetahui rencana kita yang mencari keberadaan Malik dan Sekar Wati " ucap Markus.
" Iya benar Markus, sebaiknya kita semua harus berhati-hati. Dan kita harus segera menemui Sekar Wati, agar kita bisa mengetahui cara mengaktifkan Pedang Sakti, dan bisa merebut kembali Pedang Sakti yang berada di tangan Rimba " tutur Ratu Aurora.