
" HOAAMMMM "
caramel baru bangun pukul 13.00 dan memutuskan mandi untuk melaksanakan shalat zuhur.
kemudian ia memutuskan untuk turun kebawah sebab perut nya yang terasa lapar dengan menggenggam ponsel model lama di tangan nya.
ia berniat mengirim pesan whatsapp kepada rini dan gula untuk mengajak mereka bertemu guna memberi oleh-oleh yang ia beli di korea.
" non sudah bangun "
sapa bi tuti yang tengah menyiapkan makanan di meja makan.
" wahhh lezat sekali bi terimakasih ya "
ucap caramel seraya mendudukkan tubuh nya dengan melihat makanan di meja yang membuat nya ngiler.
" sama-sama non "
" kalau non ingin sesuatu dan malas turun, non telepon dari kamar aja ya non "
ucap bi tuti.
caramel hanya menganggukkan kepala nya seraya menyuapkan makanan ke mulut nya.
tiba-tiba ia teringat suami nya yang belum menghubungi nya sejak kepergian nya dua jam lalu.
setelah selesai menyantap makan siang nya caramel memutuskan untuk duduk di kursi taman depan sambil mencoba menghubungi alfino.
kebetulan cuaca hari ini sedikit mendung jadi tidak ada sinar matahari yang akan membuat caramel gerah bila duduk di taman depan.
" assalammualaikum sayang , kamu sudah makan siang belum ? "
__ADS_1
tanya caramel di sambungan telepon.
" hemm baiklah i'll waiting you at home , i miss you " ucap caramel dan mengakhiri panggilan nya.
*****
devan menangkap sosok seorang wanita cantik dengan flower dress dibawah lutut berwarna hijau sedang duduk di kursi taman depan rumah nya.
" sangat cantik "
ucap devan berbicara sendiri.
devan sudah tidak tahan lagi jika tidak menghampiri dan melihat dari dekat wajah caramel yang membuat nya tak tidur lelap belakangan ini.
" permisi pak saya tetangga depan ingin memberi bingkisan ini untuk majikan anda "
ucap devan sopan dengan ide brilian nya.
" assalammualaikum caramel "
sapa devan yang mengejutkan caramel.
" devan " ucap caramel melompat kaget dan bangkit dari duduk nya.
" ka...kamu kok bisa disini ? "
tanya caramel bingung.
" ini aku bawain buah-buahan buat tetangga baru aku " ucap devan sambil menyerahkan keranjang buah kepada caramel.
caramel menerima nya dan bertanya
__ADS_1
" wait.....wait.....wait maksud kamu tetangga ..... "
" rumah aku tepat di depan sana dan mulai hari ini kita bertetangga please jangan sombong ya nyonya alfino " ucap devan sambil tersenyum.
*****
" den, entar kalau binik aku telepon kamu, tolong bilang aku ada meeting bareng kamu ya " ucap alfino kepada asisten nya yaitu deni.
" emang bos mau kemana ? ketemu kilan? "
deni sudah bisa menebak nya.
" aku cuma ingin ucapin belasungkawa bro gak lebih dari itu , mana tadi dia nangis-nangis di telepon " ucap alfino.
" ingat caramel dirumah bro, sekalipun lo bilang gak ada apa-apa cuma ini cuma itu, aku ngerti . nah caramel ? "
" kalo dia tahu, dia bisa marah besar karena salah faham sama lo dan kilan "
deni menjelaskan dan membuat alfino tampak terdiam berfikir.
" jadi kangen sama istri di rumah "
ucap alfino sambil senyum dan segera membuka rekaman cctv yang sudah di sambungkan oleh pak dadang ke ponsel nya mengabaikan deni di hadapan nya.
ketika alfino membuka cctv di ponsel nya, betapa kaget nya ia melihat devan duduk di kursi taman depan dengan caramel.
karena merasa tak yakin alfino sampai memperbesar layar dan mendekatkan ke mata nya.
ternyata tak salah lagi pria itu adalah devan yang sedang memakai kaos polos hitam dengan pants panjang berwarna cream.
HAI LIKE DAN KOMENTAR BANYAK BANYAKKKKK YA 🥰
__ADS_1