My Brondong CEO

My Brondong CEO
caci maki


__ADS_3

LIKE DAN KOMEN BANYAK BANYAK YA DEARS 🔥


Terdengar bunyi keran air di toilet ketika caramel mencuci tangan nya.


drrtt.....drrtt....


ponsel nya berbunyi dan dia cepat- cepat mengambil ponsel dari dalam tas nya


tertera dilayar ponsel nya " ibu "


" halo assalammualaikum sayang "


caramel melihat kedua anaknya lewat panggilan video


" waalaikumsalam bu "


sahut nino dan nabila bersamaan


" ibu lagi dimana? " tanya kedua anak caramel


" ibu lagi dipesta bos ibu "


" nanti ibu telepon lagi ya sayang "


" kalau ibu sudah pulang "


" kalian jangan nakal sama nenek "


" bantu nenek beres-beres "


" belajar yang rajin "


" i love you "


tutur caramel seraya mematikan panggilan tersebut


ketika caramel selesai dengan kegiatan nya di toilet dia bergegas hendak kembali ke meja dimana rini menunggu nya untuk menyantap makanan .


tiba-tiba....


bruukkkk..!!


seseorang mengunci pintu toilet dan caramel terkejut bukan main karena tidak seorangpun berada di toilet kecuali caramel dan orang yang baru saja mengunci pintu.


" ibu mau apa ? "


tanya caramel gugup sambil memundurkan langkahnya

__ADS_1


ibu tersebut makin dekat dan semakin mendekat ke arah caramel.


dia mengambil vas bunga kaca yang terdapat dipinggir westafel , mengeluarkan isinya dan mengisi vas tersebut dengan air.


byurrrr....


" apa-apaan ini bu " caramel panik karena gaun nya basah


" dasar ganjen kamu ya " caci ibu tersebut


" aku gak ngerti apa maksud ibu " bantah caramel


" kalau kamu mau cepat kaya cari pria kaya yang lain jangan berani kamu menyentuh milik anak saya " ancam ibu tersebut yang ternyata adalah ibunya risa


" saya tidak pernah menyentuh pak alfino "


" saya cuma asisten nya "


bantah caramel


" lantas mengapa alfino selalu melirik ke arah kamu wanita jalang " bentak ibu risa seraya menjambak rambut caramel


"aduhhh bu sakit.....lepasin.....!" caramel mencoba melepaskan tangan ibu risa dari rambutnya


" berani kamu menggoda alfino, kamu berhadapan sama saya "


ancam ibu risa dan berlalu meninggalkan caramel.


" yaAllah....aku tidak ada hubungan apapun dengan pak alfino dan kau tahu itu yaAllah"


caramel menangis sambil terduduk dilantai


" kak caramel "


"kakak kenapa"


tangisan caramel terhenti saat seseorang menghampirinya


rini yang merasa gelisah saat menunggu caramel mengapa terlalu lama ke toilet akhirnya memutuskan untuk menyusul caramel.


" rini "


" kakak gak apa-apa "


jawab caramel sambil bangkit dibantu rini


" kak cerita sama aku , baju kakak kok bisa basah kayak gini "

__ADS_1


pujuk rini sambil memeluk caramel mendudukkannya di kursi tunggu dekat toilet


namun caramel enggan menjawab dan mencoba menghapus air mata nya sambil tersenyum


" rini , caramel "


seseorang tampak terkejut melihat kondisi caramel.


bajunya basah , rambut acak acakan


dan tampak jelas sekali kalau dia habis menangis


" sayang, kak caramel menangis "


" bajunya juga basah "


cerita rini kepada deni yang baru saja nyamperin mereka


deni sebenarnya ingin ke toilet tetapi tanpa sengaja dia melihat rini dan caramel duduk di kursi tunggu


" emang caramel kenapa?" tanya deni kepada rini sambil berjongkok dihadapan kedua wanita itu


" aku gak tau , sayang "


" kak caramel gak mau cerita "


beritahu rini kepada deni


" yasudah ayo kita ke mobil saja "


deni mengajak


deni membuka jas nya untuk menutupi baju caramel yang basah begitu juga dengan rini yang memeluk caramel dan menuntun nya ke mobil.


sesampainya diparkiran, caramel, deni dan rini sudah berada di mobil pajero sport putih milik deni .


deni duduk didepan sedangkan rini dan caramel duduk dikursi belakang.


"sebentar ya aku telepon alfino dulu "


ucap deni


" pak deni tolong jangan hubungi pak alfino "


ucap caramel spontan dengan paniknya


beginilah kira-kira penampilan caramel saat menghadiri acara pertunangan alfino dan risa

__ADS_1



__ADS_2