My Brondong CEO

My Brondong CEO
hampir tergoda


__ADS_3

caramel yang sedari tadi di bangunkan oleh alfino tidak terbangun sama sekali


mungkin karena ia sangat lelah menempuh perjalanan berjam-jam dari desa nya.


" aduh gimana ya "


" aku bisa saja menggendong ke dalam sana tetapi aku tidak tahu dimana kuncinya "


alfino berbicara sendiri karena kebingungan


akhirnya alfino melajukan mobilnya menuju apartemen nya .


rasanya sangat kasihan kalau harus membangunkan caramel.


" berat juga nih cewek "


batin alfino sambil menggendong caramel


alfino naik lift dan menekan angka sesuai nomor dimana letak apartemen nya berada.


caramel yang sangat lelap semakin mengencangkan pelukan ke leher alfino yang membuat sesuatu dibawah sana menger*s


" posisi seperti apa ini "


" dia fikir aku guling kaliya sampe kenceng gini banget meluknya " batin alfino seraya tersenyum dan tanpa sengaja melihat bib*r ranum caramel


" gemesin banget bib*r nya " batin alfino yang hendak mengec*p bib*r caramel saat itu juga.


namun ia tersadar kalau sedang berada didalam lift


alfino menidurkan caramel dikamarnya dan caramel menggeliat dengan seksi nya.


sesuatu semakin menger*s dibawah cel*na alfino.


" al saya dimana ? " tanya caramel yang baru saja terbangun saat alfino hendak keluar


" di apartemn saya "


" tidur lagi aja kamu"


" saya mau mandi "


ucap alfino sambil berlalu ke kamar mandi yang ada dikamar nya

__ADS_1


" loh kenapa tidak tidur lagi ? " tanya alfino yang melihat caramel duduk di kasur


caramel yang melihat alfino keluar dari kamar mandi hanya dengan memakai handuk yang melilit di pinggangnya menutup matanya dengan kedua telapak tangan nya.


" ya ampun " ucap caramel seraya menutup nya.


" hemm saya mau pulang "


" kenapa ? "


" takut tergoda ya dengan tubuh saya ? "


goda alfino yang semakin mendekat ke caramel


" al pakai baju kamu "


" jangan menodai mata saya "


pekik caramel


".buka dulu mata kamu " ucap alfino


caramel membuka matanya tetapi tidak melihat ke arah alfino


alfino semakin mendekat ke arah caramel mendekatka. wajahnya ke wajah caramel


" mandi sana "


" kamu bau " ledek alfino berbohong padahal dalam hati nya mengatakan bahwa caramel sangat wangi dengan aroma vanila.


caramel yang masih mematung karena kecup*n dari alfino langsung menjawab


" saya tidak ada baju al "


" ini pakai baju saya " jawab alfino seraya memberi sebuah kaos putih miliknya.


saat caramel keluar dari kamar mandi alfino terperangah melihat sesuatu menonjol tepat di gunung kembar milik caramel


" kamu sengaja mau menggoda saya ya "


pekik alfino sambil melihat ke arah caramel


" emang saya wanita penggoda "

__ADS_1


" anterin saya pulang ke kos ya al "


pinta caramel sambil menutup dadanya dengan kedua tangan nya


" nginap saja disini "


ucap alfino


" tapi...tapi..."


caramel berbicara dengan ragu


" tapi apa lagi udah tidur sini "


ucap alfino sambil menepuk kasur disebelahnya


" tapi.. saya tidak ada pakaian dalam "


pekik caramel kesal


" what ? "


" hahaha "


alfino terkejut lalu terkekeh


" saya lupa kamu gak ada ganti nya ya "


ucap alfino sambil melihat caramel yang dirasanya sangat seksi dengan kaos putih miliknya seperti memakai baju oversize kalau di tubuh caramel


apalagi mengingat caramel tidak memakai pakaian dalam


membayangkan nya saja sudah membuat tubuh nya menegang dan berfikiran aneh-aneh .


" hemm pakai ini " alfino memberikan jaket tebal untuk musim dingin diluar negeri


" kamu tidur dikamar sebelah saja "


" besok pagi-pagi saya antar sekalian berangkat kerja barengan "


ucap alfino


caramel pun pergi ke kamar sebelah dan menghabiskan malam dikamar apartemen alfino.

__ADS_1


dia masih tidak menyangka kalau bos nya sangat baik kepada dirinya dan kedua anaknya.


LIKE DAN KOMENTAR BANYAK BANYAK BIAR AUTHOR SEMANGAT SETIAP HARI UP YA DEARS 🥰


__ADS_2