
" pajero sport warna hitam ? "
alfino mengernyitkan dahi nya mendengar informasi dari karyawan minimarket.
*****
" aku cuma gak mau kalau suami kamu menghajar ku habis-habisan karena sudah berani menyembunyikan istri nya "
goda devan agar caramel tersenyum.
setelah selesai sarapan devan mengajak caramel keluar ke halaman belakang villa.
pemandangan danau toba yang luas dengan udara yang sangat sejuk membuat caramel terkagum-kagum melihat nya.
" waahhh luar biasa indahnya "
caramel tersenyum bahagia.
" kamu suka ? "
tanya devan yang sedang duduk di sebuah kursi dengan meja kecil menghadap ke arah danau.
" suka banget "
" by the way banyak juga duit lo ya "
ledek caramel dan duduk tepat di kursi sebelah devan.
" percuma juga banyak duit tapi kamu gak mau bersama ku mel "
ucap devan sambil membolak balikkan dokumen nya.
tiba-tiba mata caramel menangkap sebuah logo dan nama perusahaan milik devan yakni mel company.
" kamu kenapa memberi nama perusahaan kamu dengan nama mel company ? "
tanya caramel membuat devan menghentikan kegiatan nya .
" karena aku membangun perusahaan ini dengan janjiku kepada seseorang "
jawab devan dan menatap lekat mata caramel.
__ADS_1
caramel bingung sekali dengan sikap devan kepada nya.
ia menjadi salah tingkah sebab tak tahu harus bagaimana dengan perasaan devan.
memang dulu caramel sempat menyukai devan namun karena orangtua devan tidak menyukai nya maka ia bertekad untuk tidak menyukai devan lagi dan menikah dengan pria lain saat devan belajar di luar negeri.
" ini namaku ? "
tanya caramel gugup.
" hemm "
jawab devan singkat.
" masihkah kamu ingat dengan janjiku ? "
" bahwa aku akan kembali dan melamarku ketika aku sudah punya perusahaan sendiri "
tanya devan.
" entahlah aku sudah lupa , itu sudah belasan tahun yang lalu "
*****
di rumah deni, tampak rini bolak balik menekan nomor ponsel caramel.
rini yang sudah menganggap caramel sebagai kakak nya sendiri mengkhawatirkan keadaan caramel saat ini.
ia sudah mengetahui ceritanya dari deni bahwa alfino lah yang telah menghilangkan nyawa almarhum suaminya dahulu.
" sayang, aku akan mencari kak caramel "
ucap rini kepada deni yang tengah sarapan di hadapan nya.
" sayang, sudah puluhan orang yang mencarinya namun belum ada perkembangan informasi "
ucap deni mencoba menenangkan istrinya.
DRRTT..DRRTT..DRRTT
" halo al "
__ADS_1
jawab deni saat menerima panggilan dari alfino.
" aku akan membantu mu berhubung hari ini juga tidak ada jadwal meeting dengan klien "
ucap deni yang membuat rini penasaran.
deni menceritakan apa yang di katakan alfino kepada rini dan rini juga setuju untuk menunggu kabar di rumah saja.
*****
sesampainya di minimarket , deni menemui manager nya dan meminta rekaman cctv yang berada di depan minimarket tersebut.
deni melarang alfino melakukan nya karena mengingat posisi alfino saat ini yang akan memicu para wartawan menerbitkan berita yang tidak-tidak jika mengetahui kepergian istri alfino.
" gimana den dengan siapa caramel pergi ? "
tanya alfino yang sudah menunggu di coffee shop yang berada di seberang minimarket tersebut.
" hemm caramel pergi bersama....hemmm...dengan...hemmm "
deni gugup saat akan memberitahu kebenaran nya.
ia tidak tega melihat sahabat nya hancur saat mendengar bahwa caramel pergi dengan devan.
" dengan siapa ! "
bentak alfino yang sudah tak sabaran.
" de.....de...devan "
ucap deni gemetaran.
" devan ? "
alfino kaget dan membulatkan kedua matanya.
" al, lo tenang dulu siapa tahu caramel hanya meminta bantuan nya "
ucap deni mencoba mendinginkan kepala alfino yang mungkin saja akan membunuh devan.
HAI LIKE DAN KOMENTAR BANYAK BANYAK YA ❤️
__ADS_1