
" bi, mulai siang ini buatin makanan untuk ibu hamil ya " perintah alfino kepada bi tuti.
sepulang dari rumah sakit , alfino memutuskan untuk mengantar caramel kembali ke rumah dan menemui bi tuti untuk mengatakan menu masakan.
" emang siapa yang hamil tuan ? "
" oh yaAllah non caramel sudah hamil ya ? "
" alhamdulillah "
ucap bi tuti.
alfino pun buru-buru pergi ke kantor karena deni yang tak bisa menghandle meeting siang ini sebab rini sedang lahiran.
siang ini alfino telah membuat janji temu dengan perusahaan kilan di lokasi proyek, sedangkan malam nya alfino telah menerima undangan meeting dengan MEL company.
sejenak ia berfikir, mengapa devan memberi nama perusahaan nya dengan nama MEL ?.
apakah terinspirasi oleh nama istri nya.
DRRTT DRRTTT DRRTTT
" mommy , daddy aku hamil "
mommy membaca pesan yang masuk ke ponsel nya bersamaan dengan ponsel daddy yang juga berbunyi.
daddy dan mommy yang kini sedang makan malam saling menatap dan melompat kegirangan.
indonesia dengan negara dimana mommy dan daddy berbeda beberapa jam, saatdi indonesia siang hari maka disana telah malam hari.
" akhirnya kita punya tiga cucu yeee alhamdulillah hore "
ucap mommy bahagia begitupun daddy yang melompat bahagia sampai-sampai ia lupa kalau sedang sakit pinggang.
" AWW AWW pinggang daddy kumat momm aww "
ucap daddy sambil memegangi pinggan nya dan di bantu mommy duduk.
" daddy sih pake acara lompat segala , daddy sudah tua jadi jangan pecicilan "
ledek mommy.
__ADS_1
ibu caramel dan kedua anaknya pun begitu riang mendengar kabar dari caramel.
mereka langsung videocall dan mengakhiri nya setelah beberapa menit.
tiba-tiba caramel pergi keluar balkon ingin melihat keberadaan devan.
biar bagaimanapun devan adalah sesosok sahabat yang telah ia kenal sejak kecil.
namun sayang, devan yang selalu berdiri di balkon kamar nya sudah beberapa bulan ini tak menampakkan batang hidung nya.
apakah alfino masih bekerjasama dengan perusahaan devan, entahlah alfino tak pernah membahas devan di depan caramel.
****
" bagaimana meeting kita malam nanti ? "
tanya devan kepada nuko yang sedang berada di kantor nya.
" aman bos "
jawab nuko.
" tadi pagi mereka mengunjungi istri asisten alfino melahirkan di rumah sakit medika, sedari pagi caramel terus muntah-muntah "
jawab nuko.
devan memberi perintah kepada nuko untuk menyuruh seseorang mengikuti kegiatan caramel sebab devan hanya tak mau jika terjadi sesuatu kepada caramel.
" apa ? dia sakit ? "
devan bangkit dari duduk nya kaget mendengar keadaan caramel.
" harus nya lo bilang dari tadi jangan buat aku khawatir dengan nya " pekik devan.
" tenang dulu bos, bu caramel baik-baik saja bahkan sekarang ia sedang mengandung "
beritahu nuko dan amarah devan mereda mendudukkan tubuh nya kembali.
" ahh syukurlah "
" APA ! HAMIL ? "
__ADS_1
" sudah gak ada kesempatan ku untuk mendapatkan nya kembali "
devan mengusap kasar wajah nya.
******
alfino kini sedang meeting bersama devan, nuko dan manager marketing yang di perintahkan alfino untuk mendampingi nya.
" drrttt drrttt "
ponsel alfino di atas meja berbunyi dan devan melirik nya.
alfino dengan sengaja sedikit menggeser ponsel nya agar memperlihatkan layar yang bertuliskan " istriku tersayang " dengan emot love di belakang nya kepada devan.
" kekanak-kanakan sekali "
ucap devan dalam hati nya sambil melirik ke alfino.
" HALO SAYANG aku sedang meeting , aku akan segera pulang I LOVE YOU "
alfino sengaja mengangkat telepon dari caramel di hadapan devan , pamer kemesraan agar devan kesal.
benar saja wajah devan memerah dan tidak konsentrasi setiap asisten nya bertanya masalah produk kosmetik yang akan mereka luncurkan bulan depan.
mereka membuat sebuah lipstik dan lipcream yang di beri nama caramel sebab caramel lah yang menginginkan produk ini awal nya.
dengan sentuhan warna-warna yang sedang hits ala oennie korea, mereka membuat sepuluh shade warna yang telah di pilih langsung oleh caramel selaku istri dari CEO sakura company.
Di kemasan nya juga akan terdapat nama caramel serta tanda tangan yang telah di cetak dengan kemasan berwarna hot pink.
" senang bekerjasama dengan anda dan saya ingin mengundang anda makan malam di rumah saya mengingat besok adalah hari pertama produk kita akan mulai di produksi "
ucap alfino seraya menjabat tangan devan dan nuko secara bergantian.
" baiklah pak " jawab nuko dan devan hanya mengangguk heran mengapa alfino tiba-tiba berbaik hati mengajak nya makan malam.
" oke akan segera saya kabari "
ucap alfino dan segera pergi pulang meninggalkan devan dan nuko yang masih bingung dengan sikap labil sang CEO.
HAI LIKE DAN KOMENTAR YA 🥰
__ADS_1