My Brondong CEO

My Brondong CEO
access failed


__ADS_3

DRRTTTT DRRRTTT DRRTTT


" halo sayang "


alfino yang tengah makan siang di kantor bersama deni menjawab telfon dari caramel dengan senyum yang merekah.


deni melirik alfino dan menggeleng-gelengkan kepala nya.


" sinting lo ya senyam-senyum sendiri "


cibir deni.


" sayang, kamu ingin membunuh ku dengan mengirim es krim dan coklat sebanyak ini ? "


pekik caramel yang terdengar oleh deni ketika alfino menjauhkan ponsel nya dari telinga nya sebab suara caramel yang begitu nyaring.


" aku mengirim nya agar kamu tidak punya kesempatan untuk memakan coklat dari pria lain " ucap alfino dan caramel mematikan panggilan nya.


" bucin amat sih lo CEO salju "


cibir deni sambil terus memakan nasi nya.


siang ini deni sudah memesan nasi ayam bakar dari restoran yang baru buka di seberang kantor.


" brengsek lo " alfino melempar sedotan ke arah deni.


" oh ya ada satu hal uang ingin ku tanyakan sama lo "


tanya deni namun alfino tak merespon nya, alfino terus memakan makanan nya.


" lo masih ngasi uang bulanan ke keluarga korban yang lo tabrak waktu itu ? "

__ADS_1


tanya deni dan alfino spontan menghentikan makan nya.


" udah gak karena pak bimo juga sudah meninggal jadi aku gak tahu pasti dimana alamat mereka "


" apaan sih lo buat selera makan ku jadi hilang "


pekik alfino lalu menegak air mineral kemasan miliknya.


" maaf tapi apa lo gak merasa bersalah tiba-tiba gak kirim mereka uang , siapa tahu mereka ngarepin uang itu untuk biaya hidup nya karena seperti yang lo bilang bahwa pria yang lo tabrak tersebut sudah memiliki istri dan kedua orang anak "


ucap deni.


" bener juga yang lo bilang, kalau gitu perintahkan orang kita mencari alamat nya dan laporkan segera kepada ku "


perintah alfino kepada deni.


caramel yang merasa bosan di kamar terus-terusan memutuskan untuk turun ke bawah .


aroma masakan bi tuti yang menyengat di hidung membuat perut nya keroncongan.


" ini bibi masakin ayam rica-rica tapi pesan tuan alfino jangan di buat pedes , non "


ucap bi tuti tersenyum sambil mengaduk-aduk masakan nya.


" kalau sudah masak panggil saya ya bi, saya pengen menghirup udara segar sebentar "


ucap caramel berlalu pergi meninggalkan bi tuti.


caramel berjalan santai menuju taman depan rumah nya namun mata nya tertuju pada sebuah pintu samping yang menghubungkan nya menuju garasi mobil.


ia mengurungkan niatnya untuk pergi ke taman depan dan melangkahkan kaki nya menuju garasi.

__ADS_1


" CEKLEK CEKLEK CEKLEK "


caramel sudah berkali-kali berusaha membuka nya namun sayang pintu tersebut di kunci dan hanya dapat di akses menggunakan sebuah kode rahasia yang caramel sendiri tak tahu apa kode nya.


di sebelah samping pintu tersebut terdapat barisan angka dan caramel mencoba menekan beberapa angka .


" kira-kira apa ya kode nya ? "


batin caramel sambil berfikir.


" TIT....TIT....TIT....TIT...TIT....TIT "


caramel menekan enam angka dan kemudian menekan enter namun sayangnya gagal dan tertera di layar kecil nya tulisan.


" your access failed "


caramel kembali menekan beberapa angka sampai yang ketiga kali nya ia mengingat bahwa pin kredit card yang di berikan alfino kepada nya adalah tanggal pernikahan mereka.


benar saja pintu tinggi nan mewah tersebut terbuka dan menampakkan pemandangan yang sangat mengejutkan caramel.


" WOW AMAZING "


caramel membuka mulut nya pertanda menakjubkan.


beberapa baris mobil mewah dengan berbagai tipe dan hampir rata-rata berwarna yang sesuai dengan pria maco.


ia juga melihat jejeran mobil nya yakni mobil putih yang di berikan alfino beserta mobil minicooper yang di berikan oleh daddy.


" tajir juga lakik gue "


ucap caramel songong namun lucu.

__ADS_1


HAI LIKE DAN KOMENTAR BANYAK BANYAK YAA ❤️


"


__ADS_2