
setelah saling sapa dengan caramel, viona melanjutkan obrolan nya dengan alfino.
seperti nya viona adalah gadis yang ramah dan selalu ceria melihat dari raut wajah dan tutur kata nya.
" kamu ngapain ke indo ? "
tanya alfino kepada wanita berwajah seperti bule dengan dress mini yang memperlihatkan jelas lekuk tubuh nya.
" nenek aku meninggal and i think i like this country so much "
" jadi rencana nya i'll stay here untuk beberapa saat "
" hitung-hitung healing lah "
jawab nya.
" oh i'm so sorry "
ucap alfino ketika mendengar kabar duka dari viona.
" TIN..TIN "
mobil alphard yang di bawa oleh pak dadang telah berada di pintu utama rumah sakit ini.
" aku harus pulang and see you viona "
ucap alfino dan mendorong kursi roda caramel mendekat ke mobil nya.
viona merasa menyesal melepaskan kepergian alfino begitu saja tanpa bertanya nomor telfon agar bisa berhubungan kembali.
" semakin tampan "
ucap viona dalam hati.
sementara di perjalanan pulang caramel terus cemberut tanpa berkata sepatah kata pun.
dan tiba-tiba...
" mantan kamu ya "
tanya caramel ketus tanpa melihat wajah suami nya itu.
caramel menyadari bahwa suami brondong nya ini begitu tampan sampai-sampai ia harus menjaga nya bahkan kalau bisa ia akan mengikat nya di rumah saja.
__ADS_1
" PLETAK "
alfino menyentil dahi caramel.
" AAAWWW SAKIT "
pekik caramel dan mengusap dahi nya.
" bukan lah , dia hanya teman sekampus ku sewaktu di harvard "
" cemburu ya "
goda alfino.
ibu caramel yang sedang menggendong bayi nya tidak dapat mendengarkan percakapan alfino dan caramel sebab ia duduk di depan tepat di sebelah pak dadang.
" gak lah "
" yang mau sama aku juga banyak "
pekik caramel.
" berani sekali mereka yang mau dengan kamu "
ancam alfino.
" brondong egois "
gerutu caramel.
sesampainya di rumah, si baby yang belum memiliki nama tersebut di bawa oleh ibu caramel menuju kamar nya yang telah di dekorasi oleh mommy alfino sendiri dengan nuansa warna biru muda dan putih.
alfino juga sudah memesan baby sitter di tempat langganan nya namun baby sitter tersebut baru akan datang esok hari.
" masih ngambek ? "
ledek alfino yang melihat caramel sedari tadi hanya diam saja.
caramel hanya menggeleng dan ingin beranjak pergi dari kamar nya menuju kamar baby nya.
" hei mau kemana ? "
" aku kangen "
__ADS_1
alfino menarik kerah mini dress navy yang tengah caramel kenakan sore ini.
" hei, kamu gak bisa melakukan nya sebab aku masih kotor "
caramel memberitahu alfino.
" aku gak mengerti "
" kamu bersih kok mana yang kotor "
alfino memusingkan tubuh caramel untuk melihat bagian mana yang kotor.
" gini ya , istri yang baru saja melahirkan tidak boleh berhubungan dengan suami nya selama empat puluh hari "
" setelah empat puluh hari itu ada yang nama nya mandi nifas yang mana adalah mandi bersih dari hadas besar "
tutur caramel memberi pengertian kepada suami nya.
" jadi gak bisa di sentuh nih ? "
" TUING "
alfino mencolek lengan caramel.
" bukan gak boleh di sentuh, tetapi di larang dekat-dekat "
" WEEEKKK "
caramel menjahili alfino dan berlalu pergi menuju kamar baby nya.
alfino masih berdiri kebingungan dan memutuskan untuk mengikuti caramel dari belakang.
CEKLEKK
caramel membuka pintu kamar bayi nya dan melihat ia sedang tertidur pulas dengan kain bedong yang melilit tubuh nya.
kamar indah yang di penuhi dengan berbagai macam perlengkapan bayi, seperti stroller, box bayi, lemari beserta isi nya yang tentu nya tidak ada satupun yang tertinggal serta beberapa macam mainan juga sudah di sediakan oleh mommy dan daddy.
" bu, apakah benar kalau istri yang baru melahirkan tidak boleh di sentuh ? "
tanya alfino ceplos kepada ibu caramel.
" hahahaha "
__ADS_1
ibu caramel malah tertawa mendengar pertanyaan dari menantu nya itu .