
keesokan pagi nya mommy dan daddy telah sampai di kualanamu international airport dan langsung menuju kerumah yang kini di huni oleh alfino.
rumah yang daddy berikan sebagai hadiah pernikahan kepada menantu nya.
" al, kenapa kamu bisa gini ? "
tanya mommy yang melihat alfino duduk di lantai kamar nya dengan kondisi yang acak-acakan.
" ayo kita cari caramel "
ajak daddy yang tidak tega melihat putra semata wayang nya.
" mau cari dimana? aku semalaman mencari nya ke seluruh sudut kota beserta puluhan orang suruhan ku namun tak menemukan nya "
" dimana istriku mommy ? "
" dimana anakku ? "
alfino mulai bekaca-kaca.
daddy menghubungi orang suruhan nya untuk memeriksa rekaman cctv di setiap sudut kota tanpa tertinggal sejengkal pun.
daddy sudah berusaha semaksimal mungkin namun apa daya takdir belum mempertemukan mereka kembali dengan caramel, menantu satu-satu nya dari sakura group.
" mau kemana kamu al ? "
tanya daddy yang melihat alfino terburu-buru menuju garasi.
" mau cari caramel, mommy sama daddy di rumah aja aku lagi pengen sendiri "
mohon alfino dengan wajah sedikit pucat efek makan tak enak tidur tak nyenyak.
*****
" morning tuan putri yang sedang hamil tapi tetap seksi "
sapa devan yang melihat kedatangan caramel ke meja makan.
__ADS_1
" silahkan non "
ucap bi wati menghidangkan roti panggang dan sereal.
devan yang mengetahui kesukaan caramel meminta bi wati menyiapkan ini semua.
melihat caramel melahap sarapan nya terlihat senyum di sudut bibir devan.
keadaan yang sudah lama sekali ia inginkan.
bangun pagi , sarapan bersama dan tentunya dapat melihat wajah cantik sahabat nya itu.
sahabat yang ia cintai sejak dulu namun belum juga mendapat titik terang hingga detik ini.
" alfino yang menabrak mas bobi beberapa tahun silam "
ucap caramel dan berhasil membuat devan tersedak roti panggang nya.
" serius kamu mel ? "
" hemm "
jawab caramel singkat.
" sebaiknya kamu selesaikan terlebih dahulu permasalahan kamu dengan alfino , lalu aku akan membawa mu pergi ke negara yang tidak akan memungkinkan kamu bertemu dengan nya lagi "
ucap devan menatap lekat wajah caramel yang mana pagi ini sedang memakai dress ibu hamil berwarna biru elektrik.
" menurut kamu aku harus bagaimana ? "
" aku mencintai nya, namun rasa bersalah ku terhadap mas bobi terus mengganggu fikiran ku "
tanya caramel sambil menitihkan air mata nya.
" ssstttt please jangan nangis di hadapan aku mel, aku gak sanggup dan gak akan pernah membiarkan kamu menitihkan air mata kamu walau hanya setetes "
ucap alfino dengan nada lembut.
__ADS_1
" kamu maunya gimana ? "
" aku akan menuruti semua keinginan kamu dan aku sudah berjanji akan selalu menunggu mu di depan sana jika kamu butuh bantuan ku "
ucap devan.
" aku pun tak tahu harus melakukan apa "
" yang jelas untuk sementara ini aku belum bisa bertemu dengan alfino "
" padahal aku rindu "
caramel mulai mewek dengan memanyunkan mulut nya.
*****
" dimana kamu sayang ? "
batin alfino.
" CIIITTTTTT "
alfino mengerem mobil nya mendadak sebab melihat mobil caramel di sebuah minimarket yang jaraknya agak jauh dari rumah nya.
" sayang..sayang "
alfino mencoba mengetuk kaca mobil nya mencari keberadaan caramel, ketika ia mengintip kedalam ternyata tidak ada caramel di dalam mobil tersebut.
" mas, maaf mas saya mau nanya apa yang punya mobil itu ada di dalam ? "
tanya alfino kepada salah seorang karyawan minimarket dengan seragam merah hitam nya yang keluar membuang sampah.
" tidak pak, mobil ini dari tadi malam ditinggal oleh seorang ibu hamil dan ia pergi dengan seorang lelaki mengendarai mobil pajero sport berwarna hitam "
beritahu si karyawan minimarket.
HAI LIKE DAN KOMEN BANYAK BANYAK YA π
__ADS_1