
" kamu"
kaget alfino
caramel pun sama kagetnya saat melihat alfino.
caramel agak pangling dengan penampilan alfino yang sangat berbeda dengan yang ia temui di arena bermain kemarin saat memakai topi
balutan setelan jas mahal yang dikenakan alfino sukses membuat dirinya tampak sangat berwibawa.
wajah baby face sangat terlihat di wajah alfino, menyatakan bahwa sang empunya wajah itu masih sangatlah muda.
"apakah kalian sudah saling kenal?"
tanya deni membuyarkan lamunan caramel.
" kamu emang beneran ganteng"
dalam hati caramel
namun cepat-cepat dia membuang pikiran kotornya saat melihat wajah tampan alfino calon bos nya.
"belum den" jawab alfino spontan
caramel hanya diam tanpa menjawab sepatah kata pun karena dirinya sadar ini hari pertama dia akan bekerja.
" silahkan duduk" alfino memerintah sambil dia mendudukkan tubuhnnya di kursi kebesaran nya .
deni dan caramel pun duduk tepat dihadapan alfino
"pak alfino, ini asisten magang yang akan menggantikan saya nantinya" beritahu deni
" oke kamu atur saja" jawab alfino dingin
__ADS_1
" yaudah kalau gitu kami permisi ya biar bisa langsung ajarin caramel biar cepat bisa ambil alih kerjaan aku" ucap deni seraya bangkit dari duduknya
"ayo caramel", ajak deni
" saya permisi dulu ya pak" izin caramel sambil bangkit dari duduknya dan membungkukkan badan nya sedikit .
"oh ternyata namanya caramel" ucap alfino dalam hati seraya menatap punggung deni dan caramel menghilang dibalik pintu.
" ternyata kamu cepat tangkap juga ya caramel pantas saja kamu dapat gelar lulusan terbaik " puji deni
" terimakasih pak , kedepannya saya janji akan lebih baik lagi" jawab caramel sambil tersenyum
alfino hari ini super sibuk dengan dokumen yang menumpuk di meja kerja nya tiba-tiba mendengar ponselnya berdering
" halo, ada apa daddy aku sedang sibuk" tutur alfino
"APA !!" jawab alfino kaget
"mengapa daddy selalu ambil keputusan tanpa persetujuan dari aku?"
terdengar suara di seberang telpon
" baiklah kalau kamu tidak mau daddy akan mengambil alih perusahaan sakura" tegas daddy
"daddy egois"
"aku yang sudah membuat sakura company maju pesat seperti sekarang lalu hanya karena wanita itu daddy mau mengambil alih dari tanganku !!" bentak alfino
"itu hak daddy karena itu perusahaan punya daddy!"
"oke baiklah kalau itu mau daddy"
"aku akan bertunangan dengan wanita itu"
__ADS_1
ucap alfino kesal
"tapi dengan syarat,,
" jika aku bisa menemukan bukti kalau dia bukan wanita baik-baik
izinkan aku memutuskan hubungan ini!" pinta alfino kepada daddy nya
"hemm baiklah jika itu bukti yang akurat dan bukan kamu buat-buat" daddy menyetujui persyaratan dari alfino
" daddy dan mommy sudah mempersiapkan semuanya"
"besok kami pulang ke indo dan kamu harus mempersiapkan dirimu karena lusa adalah acara pertunangan mu dengan risa"
ucap daddy
alfino meremas rambutnya kasar sambil memijit mijit keningnya
di ruangan lain tampak caramel sedang membereskan dokumen dokumen yang sedang dipelajari nya.
karena waktu sudah menunjukkan pukul 17.00 maka deni menyuruh caramel untuk pulang.
mendengar kata pulang caramel seperti mengingat sesuatu
" astaghfirullah , aku lupa"
" aku kan gak punya tempat tinggal"
ucap caramel sambil menepuk jidatnya
" kenapa kamu caramel"
deni bertanya karena heran melihat caramel seolah punya masalah
__ADS_1
" hemmm gak apa-apa kok pak"
jawab caramel berniat tidak memberitahu deni karena dirinya merasa deni sudah banyak membantu nya .