
hari ini caramel rasanya enggan sekali berangkat kekantor
badan nya terasa kurang sehat efek kejadian semalam yang membuatnya menangis terus terusan
" pagi pak "
sapa caramel lesu
" kamu baik-baik aja kan ? " tanya deni
" kalau gak baik saya tidak ke kantor pak "
canda caramel
" ohiya saya mau memberitahu kamu soal dokumen-dokumen ini semua "
" karena ini hari terakhir saya bekerja "
tutur deni
" hari ini pak? " tanya caramel kaget
rasanya caramel sangat enggan berhadapan dengan alfino
terlalu malas baginya menimbulkan masalah dengan orang lain.
" iya hari ini "
" dan jangan lupa hari ini jadwal pak alfino bermain bulutangkis dan kamulah yang menemaninya menggantikan saya "
jelas deni
" baik pak "
" semoga sukses ya pak acara resepsi pernikahan bapak "
" salam sama rini ya pak "
ucap caramel
deni dan caramel melihat tunangan bos mereka masuk ke ruangan nya.
" saya buatkan minum dulu ya pak buat tamu pak alfino "
caramel langsung mengantarkan nya ke ruangan alfino dan siapa sangka alfino malah marah kepadanya karena membuatkan minuman untuk risa.
" caramel , duduk "
perintah alfino
" kamu udah tau jadwal saya hari ini ? "
tanya alfino
" sudah pak dan saya yang akan menggantikan pak deni menemani bapak bermain bulutangkis " jawab caramel
" baiklah satu jam lagi kita berangkat " ucap alfino
caramel pun dengan cepat membereskan pekerjaan nya yang belum selesai.
namun sayangnya dia belum sempat makan siang karena jam sudah menunjukkan pukul 15.00 .
__ADS_1
alfino pun keluar dari ruangan nya pertanda sudah saatnya berangkat.
caramel dengan sigap mengikuti alfino .
" hari ini saya pakai supir "
" kamu duduk dibelakang sama saya "
ucap alfino
" baik pak " jawab caramel sambil masuk ke mobil alphard alfino
" banyak banget mobilnya "
" dari pertama ketemu sampai sekarang aku fikir sudah 5 aku hitung "
" itu belinya pakai uang atau kertas ? "
caramel berkata dalam hati sambil tertawa
" kamu kenapa tertawa ? "
" ada yang lucu ? "
" jangan bilang tidak ada kalau tidak mau saya potong gaji kamu ! "
ucap alfino sombong
" dasar labil " caramel berkata sangat pelan namun alfino mendengar
" kamu bilang apa "
" labil kamu bilang "
" aa... anu.... tidak pak "
jawab caramel gugup
" tapi emang bapak labil "
caramel keceplosan sambil menepuk mulutnya
"apa kamu bilang "
" berani kamu ngatai bos kamu ya "
alfino melotot ke arah caramel
" bukan ngatai pak emang kenyataan "
" bapak itu kadang baik kadang dingin kayak salju "
" kadang lembut kadang tiba-tiba bentak-bentak"
" canda pak "
ledek caramel
" saya potong gaji kamu 50 persen "
ancam alfino
__ADS_1
" saya laporin bapak ke polisi "
ancam caramel
" lapor aja sana gak ada hubungan "
jawab alfino ketus namun dalam hatinya ia sangat gemas dengan kelakuan asisten nya itu
" kita pulang dulu saya mau ganti baju "
ucap alfino kepada supirnya
" baik pak " jawab si supir sambil tersenyum
" waahhh ini rumah apa istana "
" kok luas dan indah sekali rumah ini "
ucap caramel tanpa sadar sambil melihat kagum rumah alfino melalui kaca jendela mobil.
" kamu disini aja tidak usah turun "
perintah alfino
"baik pak " jawab caramel
" sayang... kamu pulang cepat "
risa menghampiri alfino ke kamarnya
alfino lupa bahwa risa akan tinggal dirumahnya mulai hari ini
" aku ada urusan " ketus alfino
risa memeluk alfino dari belakang mencoba menggoda nya dengan mengelus dada alfino
" keluar kamu , aku mau ganti pakaian "
usir alfino
" kamu mau kemana sayang? " tanya risa
" bulutangkis " alfino menjawab singkat sambil pergi ke ruang ganti mengganti setelan jasnya dengan baju olahraga .
alfino buru-buru keluar tanpa tahu risa agar risa tidak bawel mengikutinya.
" ternyata anak muda begini ya "
" mau pakai apa aja tetap keren "
" dasar CEO brondong "
ucap caramel dalam hati
gambaran penampilan kang CEO main bulutangkis
gemesshhh gak tuh ?
MAAFIN AUTHOR TELAT UP YA DEARS HARAP MAKLUM KARENA AUTHOR LAGI KURANG ENAK BADAN.
__ADS_1
KASI LIKE BANYAK BANYAK YA DEARS BIAR AUTHOR MAKIN SEMANGAT UP 🔥