
caramel yang sudah terbiasa menyiapkan pakaian untuk alfino , pagi ini ia langsung masuk ke kamar alfino yang masih terlelap dalam mimpi nya.
" tampan " batin caramel saat melewati alfino yang terpejam menuju ke ruang pakaian bos nya itu.
caramel menjatuhkan pilihan nya pada sepasang jas berwarna abu tua dan akan di padu padankan dengan shirt turtle neck warna hitam.
" pasti keren kalau pakai ini biar seperti oppa korea hihihi " caramel berbisik sendiri sambil terkekeh.
" kenapa kamu ketawa sendiri ? "
tanya alfino yang tiba-tiba muncul di belakang caramel hanya dengan memakai celana kolor pendek dan tanpa memakai sehelai benang pun yang menutupi dada dan perut nya.
" aaaaaaaa " caramel berteriak saat membalikkan badan nya.
ia sangat terkejut dengan kehadiran alfino apalagi tidak mengenakan pakaian.
alfino pun tak kalah kaget saat caramel berteriak kuat.
" hahaha apa kamu kaget karena mengira aku hantu atau kamu kaget karena aku bertelanjang dada ? " goda alfino yang saat ini sudah berada di hadapan caramel dengan posisi caramel bersandar di lemari alfino.
" bu..bu.bukan begitu "
caramel gugup melihat bibir alfino sangat dekat ke wajah nya.
walaupun baru bangun tidur tapi aroma tubuh alfino masih saja harum semerbak seperti biasa nya dan satu lagi wajah tampan nya tidak pernah berkurang sedikit pun ,
masih sama seperti saat pertama bertemu .
__ADS_1
" aku mau buat sarapan dan itu pakaian kamu sudah ku siapkan " ucap caramel sambil berlari kecil menghindari dekapan alfino.
alfino hanya tersenyum melihat tingkah wanita itu yang salah tingkah .
memang benar kata pepatah usia tidak menjamin kedewasaan.
buktinya walau caramel lebih tua dari alfino , ia selalu salah tingkah saat di goda oleh alfino seperti seorang remaja yang baru mengenal cinta.
" hari ini sarapan sereal aja ya soalnya bahan di kulkas habis " ucap caramel yang menghampiri alfino di kursi meja makan.
" hemm baiklah setelah ke pemakaman risa dan konferensi pers kita pergi ke swalayan "
sahut alfino
" konferensi pers ? "
" iya aku harus mengadakan konferensi pers agar orang-orang tidak salah faham tentang ku dan risa "
jawab alfino dan terus memakan sereal nya.
saat memakan sereal alfino merasa dirinya seperti anak kecil dan ia bertanya mengapa caramel memberi nya sereal bukan roti saja.
" aku suka sereal tapi anak-anak ku gak suka jadi aku sudah lama sekali gak makan sereal "
" kemarin saat aku pulang sendiri karena tidak enak badan aku mampir sebentar ke swalayan untuk membeli sereal ini agar mood ku tidak berantakan " ucap caramel santai dan menyadari mengapa ia bilang mood nya berantakan .
" tidak enak badan atau mood berantakan ? "
__ADS_1
goda alfino sambil melihat ke arah caramel dengan senyuman nya yang siapapun tidak mungkin tidak terpesona.
" heemm heemm aku tidak enak badan jadi mood ku berantakan " jawab caramel dan tidak melihat ke arah alfino.
" bohong "
" kamu ngambek karena kilan memelukku "
goda alfino
" tii tii tiidak buat apa aku ngambek lagian aku gak ada hak buat itu "
jawab caramel gugup
" ada "
" kamu ada hak because i love you "
alfino mengacak rambut caramel .
caramel cemberut dan memukul lengan alfino pelan.
setelah beradu argumen akhirnya mereka memutuskan untuk pergi ke pemakaman risa terlebih dahulu .
tidak lupa caramel memberikan alfino kacamata hitam saat di pemakaman karena cuaca hari ini sangat terik .
PAGI-PAGI SEKALI AUTHOR UP EPISODE PADAHAL BELUM MASAK HUHUUUU INI SEMUA DEMI KALIAN PEMBACA SETIA KU 🤗
__ADS_1