My Brondong CEO

My Brondong CEO
kedatangan vina dan viona


__ADS_3

CEKLEK


viona membuka pintu apartemen nya dengan lunglai.


apartemen mewah yang berada di pusat kota.


ia benar-benar sendirian di kota ini sebab nenek nya yang menjadi keluarga satu-satu nya telah meninggalkan nya untuk selama-lamanya.


ia juga enggan tinggal di rumah nenek nya, sebab ia hanya akan sendirian juga dirumah itu.


viona bergegas menuju kamar nya dan menjatuhkan tubuh nya di kasur king size miliknya.


" alfino "


ia menyebut nama alfino ketika posisi tubuh nya sedang telungkup di kasur.


sejak dahulu ia memang sangat menyukai alfino .


alasan ia menyukai nya adalah karena alfino sangat tampan namun yang paling utama adalah alfino pewaris tunggal sakura group yang sudah sering muncul di sosial media sebagai salah satu orang terkaya yang mana harta keluarga nya tidak akan habis meski hingga puluhan keturunan.


" oke aku akan coba melamar kerja di sakura company agar aku bisa bertemu dengan nya "


batin viona dan segera mengambil laptop nya di nakas.


security alfino tampak bingung dengan kedatangan seorang wanita cantik mengendari mobil sedan putih.


ia mengaku utusan pak deni yang ingin bertemu pak alfino.


ia juga memberitahu bahwa ia adalah salah seorang staff dari perusahaan alfino.


lantas security menelfon ke dalam dan di angkat oleh pak bahar.


lalu pak bahar memberitahu alfino yang tengah menikmati udara sore di halaman belakang dekat kolam renang bersama caramel dan bayi nya.


" suruh masuk "

__ADS_1


perintah alfino kepada pak bahar.


" baik pak "


jawab pak bahar.


" selamat sore pak "


sapa vina.


" gilaaaaa ganteng bener pak alfino "


" rumahnya juga superrrr mewah "


batin vina melihat sekeliling rumah yang ia kira rumah alfino.


alfino dan caramel menoleh bersamaan. melihat kedatangan vina yang tengah mengenakan setelan pakaian kerja maron yang menurut caramel sangatlah mini.


" EHHEMM "


" sore bu "


sapa nya kepada caramel sambil membungkukkan sedikit tubuh nya.


caramel yang sedang menggendong bayi nya hanya membalas nya dengan senyuman.


" sombong amat lu , ku rebut laki lu baru tau "


batin vina.


" bawa kesini semua biar saya tanda tangani "


perintah alfino yang sedang duduk di kursi dekat kolam renang.


" kenapa kamu yang datang ? "

__ADS_1


tanya alfino cuek sambil melihat dokumen dokumen yang di bawa oleh vina.


" atas perintah pak deni, pak "


jawab vina sambil menundukkan kepala nya.


caramel yang sedang menggendong bayi nya sambil berdiri di dekat kolam renang tiba-tiba pandangan nya menangkap tubuh vina dari belakang yang sedang berdiri tepat di hadapan alfino dengan pakaian serba ketat dan tergolong sangat mini.


seingatnya dulu sewaktu ia menjadi sekretaris alfino, pakaian nya gak gitu-gitu amat.


caramel juga merasakan tatapan aneh dari vina untuk alfino.


" seperti nya brondong ini selalu meresahkan dimana-mana "


batin caramel.


" sayang, kamu kenapa ? "


" sini duduk, jangan main panas-panasan "


tanya alfino yang menangkap wajah istri nya yang tak sedap di pandang.


kedua pipinya menjadi gembung dan matanya memerah seperti ingin memangsa seseorang.


alfino yang sigap dengan keadaan langsung memanggil nya dan meminta caramel untuk duduk di samping nya.


" panas sayang ? "


alfino mengusap keringat yang sedikit membasahi dahi caramel dan menyelipkan rambut panjang nya yang terurai ke balik telinga nya.


" sengaja ya buat aku panas "


batin vina melihat kedua makhluk di hadapan nya sedang asyik bermesraan.


HAI LIKE DAN KOMENTAR BANYAK BANYAK YA ❤️

__ADS_1


__ADS_2