
caramel menutup pintu garasi nya kembali agar tidak ada yang mengetahui jika ia sedang berada di garasi ini.
dengan cepat ia melangkahkan kaki nya menuju mobil paling sudut yang di tutupi dengan body cover berwarna silver dengan ponsel yang masih ia genggam di tangan nya.
ketika telah berada tepat di hadapan mobil yang membuat nya penasaran, ia mengatur nafas terlebih dahulu.
nafas nya yang naik turun karena berjalan terlalu cepat dengan perut nya yang besar karena usia kandungan nya sudah hampir delapan bulan.
ONE..TWO..THREE
DRRTT..DRRTTT..DRRRTT
caramel yang sudah menunduk hendak membuka cover mobil tersebut , terhenti karena ponsel nya bergetar.
ternyata mommy yang menelfon caramel.
rutinitas mommy ialah menelfon dan memeriksa keadaan menantu nya dengan videocall ataupun hanya sekedar sambungan telepon.
caramel mengabaikan panggilan tersebut karena ia sudah penasaran sekali dengan apa yang sedang di sembunyikan alfino terhadap nya selama beberapa bulan ini.
mulai dari kode sandi garasi di ubah nya sampai caramel yang tidak di izinkan masuk ke garasi tersebut.
" SSLLUURRRPPPP "
caramel membuka cover body mobil tersebut dan terlihat sebuah mobil sport berwarna kuning dengan beberapa titik baret di body nya.
lalu caramel melihat plat mobil tersebut dan merasa seperti ia pernah melihat mobil ini sebelum nya.
caramel memutar otak mencoba mengingat dimana ia pernah melihat mobil ini.
__ADS_1
" DEG DEG DEG "
caramel mengingat nya !
mobil ini adalah mobil yang sama dengan mobil yang menabrak almarhum suaminya dahulu yakni bobi hingga tewas di tempat.
hal itu membuat lutut nya lemas , jantung nya berdetak kencang serta tangan nya gemetaran sehingga ia menjatuhkan ponsel nya ke lantai.
" PLAK " ponsel terjatuh , caramel pun ikut terduduk di lantai dengan posisi kedua lutut nya yang menahan tubuh nya.
" ASTAGHFIRULLAH ! "
caramel mencoba istighfar dalam hati agar hati nya tenang dan bisa berfikir dengan jernih.
" apakah kamu sayang yang menabrak mas bobi ? " caramel menangis tak tentu arah dan berjalan keluar meninggalkan garasi menuju kamar.
" den, pindahin aja lah tuh mobil kuning yang di rumah ku "
" aku takut caramel tahu kalau aku pernah menghilangkan nyawa seseorang "
ucap alfino kepada deni.
awalnya alfino enggan memindahkan mobil tersebut sebab ia belum mengetahui keberadaan keluarga korban yang telah ia tabrak beberapa tahun silam.
karena pak bimo telah meninggal dunia beberapa bulan lalu dan alfino belum sempat menanyakan dimana alamat keluarga korban.
maka dari itu ia berniat menyimpan mobil itu alih-alih keluarga nya masih mau menerima bantuan dari nya.
" oke pulang kantor nanti aku suruh orang bengkel jeput ke rumah lo ya biar di perbaiki terlebih dahulu "
__ADS_1
ucap deni.
sementara di kamar mewah caramel yang serba pink terlihat caramel sedang duduk melamun dengan air mata yang terus menetes.
ia masih bertanya-tanya dalam hati apakah benar alfino lah yang menabrak bobi ?
apakah alfino menikahi nya hanya karena kasihan kepada nya karena telah menjadi janda akibat kelakuan nya yang membuat bobi meninggal ?
ENTAHLAH !
caramel juga sangat bingung dengan keadaan yang sedang ia hadapi sekarang.
" berarti kamu gak cinta beneran sama aku AL "
" berarti kamu udah tahu kalau aku istri dari orang yang kamu tabrak hingga tewas "
batin caramel.
hati nya terlalu sakit, kesakitan yang terus berkecamuk tak tentu arah membuat nya tak berhenti menangis sejak ia mengetahui bahwa alfino lah yang telah menabrak bobi .
TOK..TOK..TOK
" non, ayo makan siang "
" bibi sudah masakin ayam goreng kesukaan non "
bi tuti memanggil caramel dari luar pintu kamar nya namun tak mendapat sahutan dari dalam.
HAI LIKE DAN KOMENTAR BANYAK-BANYAK YA π
__ADS_1