My Brondong CEO

My Brondong CEO
shopping time with opa dan oma


__ADS_3

" ibu..."


tiba-tiba dua orang anak datang berlari ke arah caramel dan alfino membuat vina terkejut dengan kedatangan mereka.


" papi...i miss you so "


" cupppp "


nino yang kini telah berada di pangkuan alfino mengecup pipi papi sambung nya tersebut.


" anak bapak ya ? "


tanya vina kepo.


" iya anak saya sudah tiga "


jawab alfino tanpa melihat ke arah orang yang bertanya.


" i miss you too darling "


" gimana jalan-jalan nya dengan opa oma ? "


tanya alfino dan meletakkan pulpen yang mana sudah ia pegang sedari tadi.


" duduk sini, vina "


ucap caramel karena sejak kedatangan vina, ia tidak di suruh duduk sama sekali oleh alfino.


" hemm terimakasih bu "


jawab vina sambil mendudukkan tubuh nya yang sedikit pegal sebab ia memakai heels yang cukup tinggi dengan tumit runcing.

__ADS_1


caramel juga memanggil bi tuti agar menyediakan minuman dan sedikit cemilan untuk vina.


" papi, nabila pengen nya jalan-jalan sama papi "


rengek nabila sambil menguntil kaos hitam alfino yang sedang di kenakan nya.


" hemm baiklah tapi ibu kalian tidak akan ikut "


beritahu alfino.


vina yang menyaksikan keharmonisan keluarga atasan nya hanya bisa menggigit jari.


bagi nya akan sangat sulit mendekati alfino yang sudah lama ia incar sejak pertama kali bekerja di sakura group.


ia jatuh cinta pada pandangan pertama.


beberapa bulan lalu saat vina pertama kali menginjakkan kaki nya di perusahaan sakura, ia melihat kedatangan sesosok pria tampan dengan setelan jas keluaran brand ternama, alfino yang memang pada dasar nya sangat tampan membuat vina jatuh hati pada nya walaupun pada saat itu ia belum tahu bahwa alfino lah CEO perusahaan nya.


batin vina menggerutu.


" nino, nabila ayo mandi dulu "


" setelah mandi baru di bicarakan lagi perihal jalan-jalan nya ya "


" kalian juga harus kembali besok pagi sebab senin kalian akan sekolah kan "


ucap caramel lembut sambil memomong bayi lelaki nya.


" Caramel, ohh cucu oma sayang "


mommy menghampiri alfino dan caramel yang mana disitu juga berada vina.

__ADS_1


mommy tidak menghiraukan vina dan melewatinya begitu saja.


namun vina bangkit dari duduknya dan memberi hormat kepada mommy alfino dengan menundukkan sedikit tubuh nya.


alfino mengerutkan dahi nya ketika melihat penampilan daddy yang sudah acak adul alias berantakan.


karena tema nya jalan-jalan bersama cucu, maka daddy tidak mengenakan setelan jas seperti biasa nya, namun daddy hanya mengenakan shirt berkerah dengan aksen kancing di bagian atas nya di padukan dengan celana pants.


tak lupa topi yang membuat daddy terlihat lebih muda dari umur nya.


wajah daddy benar-benar tak lain tak bukan seratus persen mirip dengan wajah alfino.


daddy tampak tergopoh membawa beberapa paperbag dari merk terkenal.


" Alfino , caramel mana kedua cucu ku ? "


daddy bertanya dengan nafas naik turun pertanda ia kelelahan berjalan.


maklum saja, umur daddy yang sudah setengah abad lebih membuat nya gampang kelelahan.


" banyak sekali belanjaan nya dadd ? "


alfino mencoba memperhatikan lebih detail nama-nama toko yang tertera di paperbag.


" belanjaan nino dan nabila ya momm ? "


tanya alfino.


hanya dengan membaca toko nya saja, alfino sudah mengetahui kalau yang di jinjing oleh daddy nya berisi barang anak-anak dan sudah pasti daddy dan mommy nya membelanjakan kedua anak sambung nya beberapa barang yang harga nya cukup fantastis.


" enak sekali kamu caramel berada di tengah-tengah keluarga konglomerat "

__ADS_1


batin vina kesal.


__ADS_2