My Brondong CEO

My Brondong CEO
aku cemburu


__ADS_3

" asik sekali mereka ya sampe-sampe aku dan pak bimo di kacangin " kesal caramel dalam hati


ia akui kilan memanglah cantik dan sempurna menurut caramel karena karir nya yang terbilang sukses.


tubuhnya yang tinggi semampai , kulit putih bersih dan dengan rambut lurus hitam panjang yang di ikat kuda membuatnya semakin terlihat cantik.


melihat alfino dan mantan pacar nya begitu akrab mengobrol membuat hati caramel sakit dan kesal sekali


dia sadar di umur nya yang sekarang tidak pantas rasanya ada rasa cemburu seperti anak remaja


namun caramel tidak bisa menahan rasa kesalnya melihat pria yang sudah berkali-kali mencium nya dan mengatakan cinta padanya seolah melupakan itu semua.


" mau kemana kamu ? " tanya alfino yang melihat caramel beranjak dari kursi nya meninggalkan makanan nya yang belum habis.


" ke toilet pak " jawab caramel ketus


sudah satu jam berlalu alfino tersadar bahwa caramel tidak juga kembali dari toilet


ia mencoba menghubungi caramel lewat telepon namun hasilnya nihil.


" kemana asisten kamu al ? "


tanya kilan di tengah-tengah perbincangan alfino dengan pak bimo .


" mungkin dia ada urusan "


" kalau begitu saya pamit ya lagian ini sudah larut malam " pamit alfino yang sudah gelisah memikirkan kemana caramel namun ia enggan menunjukkan sikap gelisah nya mengingat para klien bisnis nya sudah mengetahui kalau alfino telah memiliki tunangan yaitu anak tunggal rich company yang bernama risa.


" al hubungi aku ya pokoknya produk kita ini akan sukses di pasaran " ucap kilan yang mulai mengharap alfino kembali padanya


namun sayangnya kilan lupa meminta nomor ponsel alfino .


asisten nya yaitu pak bimo hanya memiliki nomor ponsel asisten pribadi alfino yaitu caramel.


****

__ADS_1


" dasar brondong tukang ghosting "


kesal caramel yang berbicara sendiri di kamar nya seraya mengganti pakaian nya dengan daster mini dengan lengan terbuka.


caramel yang kesal saat di restoran tadi memutuskan untuk pulang diam-diam dan meninggalkan alfino bersama mantan pacar nya itu.


caramel memutuskan untuk pulang naik taksi dari pintu belakang restoran karena tidak ingin alfino mengetahui nya dan sengaja mematikan ponsel nya berharap alfino mencari nya.


" kemana kamu caramel "


" kenapa pergi "


" apa dia cemburu melihat aku mengobrol dengan kilan "


alfino sangat resah di dalam mobilnya ketika perjalanan pulang dan terus mencoba menghubungi caramel namun nomor yang di tuju nya tak kunjung aktif.


saat caramel hendak memejamkan matanya


tok..tok..tok


" kamu di dalam "


" buka donk "


" jangan ngambek donk "


" aku sayang nya cuma sama kamu "


" kamu cemburu ya "


" sayang ku "


" baby ku "


" kalau kamu gak mau buka aku bakal tidur di tempat kilan ya "

__ADS_1


ucap alfino di depan pintu kamar caramel yang terkunci dari dalam


" pergi kamu "


" besok-besok kalau meeting sama mantan pacar, kamu pergi sendirian aja jangan ajak aku " teriak caramel kesal dari dalam kamar


" oke " canda alfino sengaja menjawab dengan kata oke doank


" dasar brengsek "


" brondong gatel "


" katanya cinta tapu kelakuan ganjen "


caramel ngedumel mendengar jawaban singkat dari alfino


karena penasaran caramel membuka pintu kamar nya sedikit demi sedikit dengan pelan-pelan untuk mengintip keberadaan alfino.


" dorrrr " alfino muncul tiba-tiba di depan pintu kamar caramel


" astaghfirullah " teriak caramel kaget


caramel hendak menutup kembali pintu kamar nya namun di tahan oleh tangan kekar alfino dan alfino langsung masuk ke kamar caramel.


caramel yang malu dengan pakaian nya yang tergolong seksi langsung mengambil selimut di atas kasur dan menutup bagian atas tubuhnya.


" kamu cemburu ya "


" kalau cemburu nikah yuk "


goda alfino sambil berjalan mendekati caramel.


" aaaaaaaaaa "


HAI HAI HAI JANGAN SAMPEK GAK KELEN LIKE YA MALAS AKU UP NANTI πŸ˜‚πŸ˜‚

__ADS_1


__ADS_2