
alfino memutuskan pulang saja kerumah mengingat mood nya yang sudah berantakan akibat si devan pemilik MEL company .
" dia siapa kamu ? "
" mantan ? "
pertanyaan alfino memecah keheningan di anatara kedua nya yang kini sedang berada di tengah perjalanan.
" teman " jawab caramel singkat.
" oh " ucap alfino lebih singkat.
" batalkan kontrak kerja sama dengan perusahaan nya " ucap alfino tegas tanpa menoleh ke caramel.
" ini sudah kali kedua kamu menyangkut pautkan masalah pribadi dengan pekerjaan "
bentak caramel yang sudah kesal dengan tingkah kekanak-kanakan alfino.
" aku CEO dan hanya aku yang berhak memutuskan " ucap alfino membentak caramel.
" terserah " ucap caramel membalas bentakan alfino.
tak terasa airmata nya menetes hanya dengan mendengar nada tinggi dari alfino.
ia memalingkan wajah nya ke arah kaca jendela mobil di samping nya.
rasa marah, kesal bercampur aduk menjadi satu yang kini membuat sesak dada nya.
alfino yang melihat calon istri nya menangis langsung memegang dan menggenggam tangan nya .
" sayang maafin aku , aku gak bermaksud marah sama kamu tapi aku gak suka satu orang pun memandang kamu "
__ADS_1
caramel hanya diam tak menggubris perkataan alfino , caramel yang lebih dewasa harus nya lebih mengalah dengan kelakuan alfino yang over protektif menurut nya.
DRRTTT...DRTTT...DRTTTT...
ponsel caramel berdering dan caramel melepaskan genggaman tangan alfino untum mengambil ponsel dari tas nya.
" halo mommy " ucap caramel.
" besok fitting baju pengantin di butik xxx ya sayang sampaikan juga kepada alfino "
" mommy sangat sibuk mengurus pernikahan kalian maka untuk sementara mommy stay di hotel saja ya agar mommy tidak mondar-mandir dari rumah ke hotel "
ucap mommy dari seberang telepon.
acara resepsi pernikahan alfino dan caramel akan di adakan di hotel xxx yaitu hotel keluarga gilberto yang merupakan hotel termewah dan termahal di kota ini.
DRRRTTT....DRRRTTT....DRRTTTTT
caramel yang sedang tidak mood malas sekali untuk bertanya siapa yang menghubungi nya dan ia juga belum sempat menanyakan perihal kepergian alfino tadi pagi.
" al bisa gak kamu tolong kesini ? "
" aku mau membeli sesuatu untuk adik ku "
mohon kilan lembut.
" hemm baiklah " jawab alfino.
" aku pergi sebentar ada urusan ya sayang "
alfino mengelus kepala caramel.
__ADS_1
" senyum dulu donk " bujuk alfino.
" kamu mau kemana ? "
" aku ikut " ucap caramel yang amarah nya sudah reda.
" eh jangan sayang aku ada urusan dengan teman lelaki ku " jawab alfino gugup.
sebenarnya ia ingin sekali memberitahu caramel bahwa ia ingin membalas jasa papa nya kilan namun ia takut caramel marah dan pergi meninggalkan nya.
" jangan pulang pagi " ucap caramel sambil berlalu meninggalkan alfino di mobil.
****
* rumah sakit *
kilan yang memulai modus nya untuk mendapat kan simpati dari alfino mulai gelisah karena yang di tunggu tak kunjung datang.
dari kejauhan tampak seorang pria tampan memakai setelan jas lengkap berjalan ke arah nya dan pria itu adalah alfino.
" aku cuma mau ngucapin terimakasih karena kamu sudah melunasi tagihan rumah sakit adik ku al " kilan pura-pura menangis dan memeluk alfino.
" izinkan aku membalas nya al " ucap kilan .
sementara alfino hanya terdiam merasakan tubuh nya dipeluk oleh kilan.
padahal ia tahu betul kilan adalah wanita yang licik dan berani menghalalkan segala cara.
namun ketika ia tahu kondisi kilan sekarang rasa nya ia sangat iba dan tidak tega kalau tidak membantu nya.
HAI HAIII LIKE DAN KOMEN YAA 🔥
__ADS_1