My Brondong CEO

My Brondong CEO
menuju rumah caramel


__ADS_3

" banyak banget bu belanja nya " tanya bos akong kepada ibu caramel yang tengah berbelanja di toko sembako tempat dimana caramel bekerja dahulu.


" hem iya mau kedatangan tamu dari kota "


jawab ibu caramel dengan menyunggingkan senyuman di ujung bibir nya.


" caramel mau pulang ya ? " tanya bos cici yang duduk di sebelah bos akong.


" iya ci hari ini kata nya akan datang berkunjung " jawab ibu caramel dan bergegas pulang menaiki becak motor untuk membawa barang belanjaan nya.


hari ini ibu caramel tidak menaiki sepeda dikarena kan belanjaan nya yang cukup banyak sekaligus untuk stok makanan dirumah.


ibu caramel bahagia sekali setelah mendengar kabar dari caramel yang ingin di lamar oleh alfino.


sebab sejak awal bertemu alfino entah mengapa ia sangat menyukai anak itu, bukan hanya tampan tetapi hati nya yang tulus dan tentu nya sikap nya yang sopan.


" loh kok kalian pulang sekolah nya cepat sekali nino, nabila ? " tanya ibu caramel heran setelah turun dari becak motor nya dan melihat keberadaan kedua cucu nya duduk di kursi teras.


" iya nek hari ini guru-guru pada rapat jadi kami di pulang kan cepat nek " jawab nabila.

__ADS_1


" oh begitu yasudah ayo masuk dan bersih-bersih " ucap ibu caramel yang sudah membuka kunci pintu rumah nya.


" waahhh banyak banget belanjaan nenek " ucap nino sambil membuka kantong plastik yang berada di atas meja dapur.


" iya nenek akan masak banyak hari ini karena ibu kalian akan datang bersama om tampan " jawab ibu caramel.


" beneran nek ??? "


" horee " ucap kedua anak caramel .


sudah dua minggu mereka tidak bertemu om tampan dan ibu nya karena katanya pekerjaan mereka sangat banyak di kantor.


nino dan nabila sangat senang menyambut kedatangan kedua nya sehingga mereka membersihkan kamar tamu yang mana akan digunakan om tampan tidur nanti.


" kalau tidak ada lagi yang ingin di bicarakan silahkan keluar kilan " ucap alfino


" caramel, pokoknya aku turut berbahagia dengan kabar ini dan aku harap kalian bahagia sampai kakek nenek " ucap kilan yang tiba-tiba memeluk caramel kegirangan.


" terimakasih bu kilan " caramel merasa aneh tetapi ia tidak boleh suuzon dengan kilan.

__ADS_1


" alfino mulai detik ini aku gak akan mengganggu kamu lagi asalkan caramel bersedia menjadi temanku "


" mau kan caramel ? " kilan berkata sambil memohon. senyuman nya seperti seorang bidadari yang cantik dan sangat baik hati.


namun apakah itu semua tulus atau hanya pura-pura ?


entahlah kita tunggu saja kelanjutan nya.


" hemmm iya " caramel mengangguk sambil tersenyum dan membalas pelukan kilan.


alfino hanya memijit dahi nya dan bertanya dalam hati nya rencana apa lagi yang akan di lakukan kilan kali ini .


namun alfino enggan mematahkan semangat caramel yang menurut nya ikut senang menjadi teman kilan yang kelihatan tulus.


" ayo sayang kita langsung berangkat biar meeting kali ini deni yang akan menghandle "


ucap alfino sambil memeluk pinggang caramel dan berjalan keluar kantor.


alfino sudah janjian dengan kedua orangtua nya agar bertemu langsung di sana.

__ADS_1


alfino menyarankan mommy dan daddy nya berangkat terlebih dahulu dan bertemu di perjalanan saja karena mengingat ada sebuah dokumen penting yang harus ia dan caramel selesai kan.


sementara caramel yang tadi membawa mobil terpaksa harus meninggalkan mobil baru nya di kantor dan berangkat ke desa nya menggunakan mobil alphard dan pak dadang lah yang menyetir.


__ADS_2