
DRRTTTT DRRTTT DRRTTTT
ponsel alfino yang tertinggal di meja berbunyi membuat caramel menoleh dan mengambil ponsel nya.
tertera nama di layar " KILAN ".
caramel tidak mencurigai sama sekali saat kilan menghubungi alfino mengingat mereka pun ada sebuah proyek baru dengan perusahaan tempat kilan bekerja sebagai direktur.
" halo bu kilan " jawab caramel yang mengangkat panggilan di ponsel alfino.
" ha....halo kamu kah ini caramel ? " tanya kilan di seberang telepon.
" iya ada keperluan apa bu menghubungi alfino tidak pada jam kerja ? "
" alfino sedang ke kamar mandi "
ucap caramel.
" maaf tapi aku sangat membutuhkan dia dan aku mohon sama kamu caramel izinkan dia berbicara dengan ku "
ucap kilan.
" bu ada apa ? " asisten devan bertanya kepada caramel karena sedari tadi ia memperhatikan gerak gerik caramel yang sedang menerima telepon.
sementara di toilet tampak dua orang pemuda bak oppa korea sedang mencuci tangan dan enggan memulai pembicaraan.
" pak alfino bisakah saya berbicara dengan anda sebentar ? "
tanya devan memecah keheningan sambil mengelap tangan nya dengan tissue.
" hemm silahkan " jawab alfino tanpa menoleh.
" saya mohon bahagiakan caramel , jika suatu saat ia terluka aku tidak akan tinggal diam dan aku pastikan akan merebut nya dari anda pak alfino yang terhormat "
__ADS_1
ucap devan tegas.
" apa maksud kamu ? "
" saya tidak akan melukai hati wanita yang saya cintai "
" saya peringatkan kepada anda agar tidak terus berharap dengan calon istri saya "
ucap alfino tegas.
" ciihhh anda fikir saya tidak tahu hubungan anda dengan seorang wanita di rumah sakit ! "
" saya memergoki anda tidur di kursi rumah sakit dengan mesra nya namun saya tidak akan memberitahu caramel asalkan anda berjanji mengakhiri hubungan anda dengan wanita itu "
devan mulai emosi.
" wanita itu bukan siapa-siapa saya ! "
" kamu seharusnya mencari tahu terlebih dahulu sebelum menuduh orang lain berbuat macam-macam " ucap alfino dengan rahang mengeras.
" sekarang saya ingin bertanya satu hal lagi kepada anda "
" apakah anda tahu satu aja kesukaan caramel ? "
" anda tak perlu menjawab nya untuk saya namun pastikan jawaban itu untuk diri anda sendiri " ucap devan seraya pergi meninggalkan toilet dan kembali ke ruangan dimana mereka tadi berkumpul.
" aaaaa brengsek !! " alfino memukul-mukul tembok di toilet.
*****
" ohya sayang tadi kilan menghubungi katanya ada hal penting yang ingin ia bicarakan "
caramel memberitahu alfino ketika di perjalanan pulang.
__ADS_1
" kenapa kamu tidak memberitahu ku sejak tadi ? " alfino tampak gelisah.
alfino hanya memikirkan kalau sesuatu terjadi dengan rido adik nya kilan .
apakah ia kritis lagi atau apakah terjadi sesuatu dengan nya.
caramel tampak santai namun mata nya memperhatikan gerak-gerik kegelisahan di wajah alfino.
ia akan memantau apa yang sedang alfino sembunyikan dari nya.
" aku langsung ke kamar ya sayang " pamit caramel.
" mimpiin aku ya sayang i love you " alfino mengecup kening caramel lama dan caramel memejamkan mata nya.
sebenarnya ia tak ingin curiga kepada lelaki di hadapan nya ini.
lelaki yang menerima segala kekurangan nya,.lekaki yang super hangat, lelaki yang selalu menyeka airmata nya.
namun ia tak ingin kehilangan lelaki yang ia cintai untuk ketiga kali nya.
seperti cinta pertama nya yaitu devan caramel harus merelakan dan menghiraukan perasaan nya pada devan sebab orangtua nya yang selalu berbicara ketus terhadap nya.
maklum saja dulu ia masih remaja.
cinta nya yang kedua harus terpisah oleh kematian sebab ada seseorang yang menabrak suami nya yaiti boby hingga meninggal dunia.
dan alfino adalah cinta nya yang sekarang , ia tak mau lagi harus kehilangan alfino.
ia akan memberantas kuman yang berusaha memisahkan nya dengan alfino.
HAI KALIAN TERMASUK KUMAN GAK ?
KASI LIKE DAN KOMEN YAAA π
__ADS_1
kira-kira beginilah penampilan caramel dengan minidress merah nya.