My Brondong CEO

My Brondong CEO
masih berharap


__ADS_3

" boleh saya numpang toilet pak devan ? "


tanya alfino yang merasa dirinya kebelet ketika sedang menikmati menu penutup yakni pudding caramel di meja makan rumah devan.


" boleh pak silahkan, nuko antar pak alfino ke toilet " perintah devan kepada nuko.


" sayang, aku ke toilet sebentar ya dan jangan biarkan pria ini melirik kamu terus "


bisik alfino dan membuat caramel tertawa.


sementara devan hanya melirik penasaran dengan apa yang caramel dan suaminya bisikan.


" tenang aja sayang, kalau dia melirik terus akan ku lempar pakai pudding ini "


jawab caramel yang semakin tertawa.


nuko tertawa melihat kekocakan caramel lalu mengantar alfino menuju toilet.


" kamu bahagia mel ? "


tanya devan menatap caramel sementara yang di tanya tersenyum lebar.


" heemm " jawab caramel.


" dia baik dan yang terutama dia tampan "


canda caramel dengan mengedipkan sebelah mata nya ke arah devan.


" aku juga tampan dan juga gak kalah baik "


ucap devan yang tengah memegang sendok karena sedang menikmati pudding.


" beda lah , kamu sahabat ku dia suamiku "


" aku sayang kalian berdua namun dalam versi yang berbeda "

__ADS_1


ucap caramel sambil memakan habis pudding nya.


" kamu masih ingat kata-kata aku ? "


tanya devan.


" yang mana ? banyak kata-kata yang udah kamu ucapkan ke aku hahaha "


canda caramel.


" dari senyum kamu sekarang aku bisa lihat betapa bahagia nya kamu menikah dengan alfino "


" tapi jika suatu saat nanti kamu terluka, cari aku ya mel "


" aku akan berada di depan sana menunggu kamu "


ucap devan dan berhasil membuat caramel berkaca-kaca.


" ehhemmm " alfino kembali dari toilet dan melihat pemandangan yang membuat nya cemburu saat devan menatap istri nya.


alfino mengajak caramel pulang sebab makan malam sudah selesai dan tampak nya caramel telah selesai menikmati pudding yang di sajikan oleh pihak devan.


" hati-hati jalan nya mel "


ucap devan yang mengantar alfino dan caramel hingga ke depan pintu rumah nya bersama nuko.


devan terdiam ketika sorot mata tajam alfino melirik ke arah nya seperti harimau yang ingin menerkam mangsa nya.


" bu caramel sudah sampai rumah nya pak dan gak mungkin kembali kesini malam ini hehe "


sindir nuko yang melihat devan tetap melihat ke arah rumah caramel.


devan kaget dan melirik nuko sebal lalu ia meninggalkan nuko menuju kamar nya untuk beristirahat.


*****

__ADS_1


di rumah mewah dengan dekorasi berwarna soft pink tampak alfino memberikan segelas susu kepada caramel yang tengah menonton drama korea kesukaan nya.


tadi siang ia belum sempat menonton nya hingga tamat maka ia melanjutkan nya malam ini.


" thankyou sayang "


ucap caramel lalu meminum susu nya sampai habis.


" sayang, boleh aku nanya ? "


tanya caramel.


sebelum alfino menjawab caramel sudag melemparkan pertanyaan kembali.


" itu mobil yang di tutupi di garasi mobil siapa sayang ? "


" hemm pu... punya aku sayang cuma udah rusak "


jawab alfino gugup sambil mengalihkan pandangan nya dengan membuka ponsel nya.


" kalau rusak kenapa dibawa kesini? "


" kenapa gak di tinggal aja di rumah kamu "


tanya caramel menyelidik.


" heemm udah ya kamu jangan kebanyakan mikir , entar babyku kelelahan di dalem sana "


ucap alfino sambil menggoda istri nya itu.


sudah beberapa bulan ini caramel tak di izinkan alfino untuk keluar rumah, bahkan hanya untuk belanja bulanan ke supermarket saja sudah di alihkan tugas kepada bi tuti.


caramel juga sudah beberapa kali mencoba untuk masuk ke garasi guna melihat mobil yang belum sempat ia buka penutup nya, namun sayang selalu gagal karena kode sandi pintu nya telah di rubah oleh alfino dan caramel tidak mengetahui nya.


" ayo bobo besok aku akan ajak kamu ke mall "

__ADS_1


ucap alfino.


" beneran sayang ? " caramel kegirangan dan memejamkan mata nya sambil memeluk suami tampan nya.


__ADS_2