My Brondong CEO

My Brondong CEO
nasi goreng


__ADS_3

sinar mentari pagi masuk melalui celah-celah gorden mewah dikamar alfino


seperti biasa rutunitas nya tidak pernah ia tinggalkan yaitu menghirup udara pagi yang sejuk


" hem wangi apa ini "


alfino merasa mencium sesuatu dari luar kamar nya


alfino terus berjalan keluar kamar mencari sumber harum masakan pagi-pagi sekali dan ternyata harum itu berasal dari dapur.


" goodmorning "


ucap alfino seraya melihat caramel yang sedang memasak nasi goreng


sebenarnya alfino tidak suka sarapan dengan nasi goreng tetapi sejak ia sarapan nasi goreng buatan caramel sewaktu di desa ia menjadi sangat suka


alfino bahkan sudah menyuruh orang suruhan nya untuk mengisi kulkas nya dengan bahan makanan mengingat caramel akan memasak untuknya


alfino sangat menyukai apapun yang dibuat oleh caramel seperti pepatah mengatakan bahwa cinta itu buta


" seksi banget sih "


" aku bahkan tidak percaya bahwa body kamu ini sudah pernah hamil dua kali "


batin alfino yang memperhatikan tubuh caramel dari belakang


" silahkan di makan brondong "


goda caramel seraya meletakkan nasi goreng dan telur ceplok


tidak lupa ia juga menyediakan susu coklat kesukaan brondong nya itu


" manja kamu ya manggil aku brondong "

__ADS_1


ucap alfino tersenyum sangat manis membuat caramel mematung melihat bibir pink alfino yang tanpa lipstik itu


" seperti biasa masakan kamu memang paling top sesuai dengan yang masak , CANTIK "


puji alfino


*****


* sakura company


caramel heran mengapa saat di lobby para karyawan melirik nya dan berbisik


namun caramel enggan menanggapi nya dan terus berjalan bersama alfino


caramel juga tidak mengenal mereka sebab ruangan caramel terpisah dengan karyawan lain nya.


" pak deni " panggil caramel yang melihat deni sedang berjalan menuju ruangan alfino


" hai caramel gimana kabar kamu ? " tanya deni yang seketika berhenti berjalan karena caramel memanggilnya


" bro gimana hubungan lo sama caramel "


tanya deni setelah membuka pintu ruangan alfino tanpa mengetuk nya terlebih dahulu


" kepo lo " pekik alfino


alfino dan deni pun membahas soal perusahaan risa dan ibunya


deni menunjukkan sebuah bukti bahwa ibu risa sudah menipu alfino


satu tahun lalu ibu risa mengatakan bahwa bahan produksi seharga lima triliun habis terbakar di gudang ternyata deni menemukan bahwa kebakaran tersebut di manipulasi oleh ibu risa dan paman risa


deni menemukan bahwa mereka menyembunyikan nya di suatu tempat terpencil dan orang suruhan deni lah yang beberapa hari ini mengikuti ibu risa.

__ADS_1


" lebih baik kita segera melaporkan mereka ke pihak berwajib " ucap deni


" tahan dulu setelah aku putus dengan risa "


" aku sudah mengancam risa jika dia berani menyentuh caramel seperti yang dilakukan nya ketika acara pertuanangan dan di kantor ini , saya tidak segan-segan memenjarakan mereka " ucap alfino


" lah jadi ibu risa yang sudah membuat caramel berantakan waktu itu ? "


tanya deni kaget


" iya " jawab alfino


" kamu harus bertindak cepat, jangan sampai ibu risa bertindak lebih jauh lagi " ucap deni


TOK..TOK..TOK..


caramel masuk dengan nampan di tangan nya yang berisi secangkir kopi karena caramel tahu deni lebih sering minum kopi daripada teh


" terimakasih caramel cantik " goda deni bercanda


" sama-sama pak deni ganteng " caramel membalas candaan deni


alfino melotot melihat tingkah laku kedua makhluk di hadapan nya


jujur saja alfino sangat kesal melihat caramel bisa - bisa nya bercanda dengan pria lain


" apa-apaan sih lo godain caramel "


ucap alfino sambil menoyor deni


caramel pun tertawa melihat kelakuan bos nya


" cemburu bilang bos " ledek deni

__ADS_1


noh pak alfino kasi " saranghae " ke kalian pembaca setia novel pertama ku πŸ˜‚πŸ˜‚



__ADS_2