
" awww " caramel kaget. dengan alfino yang menarik lengan nya.
" biarkan seperti ini sebentar " ucap alfino memeluk caramel dari belakang , meletakkan dagu nya di pundak caramel sambil melakukan rutinitas nya yaitu menghirup udara pagi.
" ini rutinitas ku setiap hari nya dan impian ku adalah memeluk seseorang yang paling ku cintai di pagi hari seperti ini "
ucap alfino sambil tersenyum memandang luas berbagai macam tanaman di sekitar rumah nya dari balkon kamar.
" kenapa kamu sangat suka udara pagi " tanya caramel sambil memegang kedua tangan alfino yang sedang berada di perut nya.
" gak tau suka aja "
jawab alfino cuek.
" kamu kenapa suka sama aku ? "
" jangan bilang gak tau "
ucap caramel cemberut.
" cinta itu tidak perlu alasan "
" cinta itu tidak selalu di ungkap kan dengan kata-kata "
" lebih baik cinta dengan tindakan daripada hanya ucapan " jawab alfino .
dagu alfino yang kini berada di pundak caramel , dapat melihat jelas leher jenjang milik wanita itu dan membuat nya tidak dapat menahan diri nya hanya untuk sekedar mengecup nya.
pagi ini caramel hanya memakai kaos putih polos dengan hotpant yang tidak terlalu pendek , mengingat semalam sudah sangat larut dan pasti akan langsung pulang kerumah alfino maka caramel hanya memakai baju santai.
" geli sayang " ucap caramel sambil terkejut sebab leher nya di elus-elus alfino dengan hidung nya yang super mancung seperti perosotan TK .
" kamu cantik " ucap alfino .
hembusan nafas alfino dengan aroma mint membuat bulu-bulu di leher caramel berdiri.
" ciu* aku sekali saja maka akan ku lepas kan pelukan ini " ucap alfino
__ADS_1
" kalau aku gak mau ? " goda caramel.
" maka jangan harap kamu bisa keluar dari kamar ku dan aku akan...." goda alfino.
" stop stop oke oke "
ucap caramel yang mencoba menutup telinga nya karena ocehan mesum alfino.
" eemmuuaahhh " kecup caramel di bibir delima alfino yang sangat seksi menurut caramel.
" emmmpppp "
caramel membulat kan mata nya karena terkejut dengan alfino yang malah melum** bibi* nya.
alfino mengangkat tubuh caramel kembali ke kamar tanpa melepaskan tau**n bibi* mereka .
membaringkan nya di kasur lalu melepaskan tau**n bibir nya
" morning kiss sayang " ucap alfino yang harus rela bersabar memakan caramel mengingat resepsi pernikahan mereka akan di adakan minggu depan.
" ini morning mesum "
jawab caramel cemberut.
*******
" bro hari ini aku cuti ya karena harus mengantar rini ke dokter "
ucap deni di seberang telepon.
" sakit apa binik lo " tanya alfino yang sedang menikmati sarapan nya .
caramel yang duduk tepat di samping nya masih lahap menikmati sereal kesukaan nya.
sedangkan mommy dan daddy memilih tinggal di hotel xx yang merupakan milik daddy alfino selama dua hari karena mereka benar-benar ingin istirahat sebelum acara resepsi pernikahan putra tunggal mereka dan pasti tamu yang hadir tidak lah sedikit.
" rini hamil bro sudah memasuki usia lima minggu "
__ADS_1
jawab deni yang terdengar oleh caramel sebab alfino menggunakan pengeras suara ketika deni menelepon.
" hamil ? wahhh selamat ya pak deni ? "
" ngomong-ngomong rini kemana pak deni ? sudah lama dia tidak chat saya di whatsapp "
caramel ikut berbicara dari sambungan telepon.
" hai kak caramel semoga cepat nyusul ya "
" kak main donk kesini bareng kak alfino aku kangen banget sama kakak "
terdengar suara rini yang lemas .
" oh oke nanti kami main kesana ya "
" bumil mau dibawain oleh-oleh apa ? "
tanya caramel.
" aku pengen nya rujak di dekat sekolah xx kak "
" tolong beliin ya kak , aku pengen nya kakak yang beliin " ucap rini di seberang telepon.
akhirnya caramel menyetujui permintaan rini.
" bro , lu kapan nyusul buat anak ? "
ledek deni dan sontak membuat caramel tersedak.
" minum sayang " alfino memberi caramel air putih.
" cieee udah sayang-sayangan ni yeee " ejek deni .
" berisik lo ! " alfino mematikan sepihak sambungan telepon nya dengan menekan tombol merah di layar ponsel nya.
HAI HAI HAI KASI LIKE DAN KOMENTAR BANYAK-BANYAK YA DEARS π₯π₯π₯
__ADS_1