My Brondong CEO

My Brondong CEO
abroad


__ADS_3

caramel tertidur pulas sejak semalam dikarenakan pertempuran yang cukup panjang.


ia terbangun dan mencoba meraba sekitarnya namun tak menemukan sosok yang ia cari.


ia mengerjapkan kedua mata nya yang masih terasa susah sekali untuk di buka.


" sayang "


caramel bangkit dari tidur nya mencari-cari keberadaan alfino.


ia menuruni tempat tidur dengan hanya memakai kemeja oversize berwarna putih milik alfino dikarenakan dress nya yg kemarin sudah kotor terkena percikan susu kental manis suaminya.


" ternyata kamu disini "


ucap caramel yang melihat alfino tengah berdiri di balkon dan hanya mengenakan boxer dengan kaos dalaman berwarna putih.


" hei sudah bangun "


" cupp "


alfino mengecup dan memeluk caramel.


" yaampun dingin sekali udara nya "


caramel menggigil.


mendengar ucapan caramel tersebut alfino semakin mengeratkan pelukan nya.


" sayang, aku harus telfon rumah "


" aku takut stok susu formula bara habis "


ucap caramel.


sejak usia nya enam bulan bara sudah tidak mau minum asi dan atas saran dokter maka bara harus mengonsumsi susu formula serta mpasi dengan kandungan vitamin yang cukup.

__ADS_1


" sudah aman sayang, kamu tenang aja "


beritahu alfino.


alfino juga memberitahu caramel kalau lusa ia akan berangkat ke luar negeri selama satu minggu maka dari itu ia membawa caramel ke villa ini guna untuk melepas rindu nya.


belum berangkat aja udah rindu hehehe :)


" sama siapa aja pergi nya ? "


tanya caramel di sela-sela sarapan yang mana baru saja di antar oleh pak sardi ke kamar mereka.


mereka kini sedang menikmati roti panggang dengan olesan selai coklat dan dua gelas susu coklat hangat yang terlihat di atas meja.


stok makanan di villa terbatas maka pak sardi dan istri nya hanya menyiapkan sarapan ala kadar nya.


sebab alfino tidak memberi kabar kepada mereka bahwa akan berkunjung ke villa.


beberapa warung di sekitar juga belum buka sepagi ini.


jawab alfino santai.


" DEG "


mendengar jawaban suami nya entah mengapa perasaan caramel tidak enak.


seperti tidak karuan dan tidak nyaman.


tapi ia yakin ini bukanlah sekedar perasaan cemburu terhadap pasangan.


" haruskah wanita-wanita itu ikut ? "


tanya caramel ceplos.


" kalau mereka tidak ikut, aku dan deni akan semakin lama berada di luar negeri karena tidak ada yang membantu kami, sayang "

__ADS_1


alfino juga menjelaskan perihal sikap manja rini yang sedang hamil muda, maka dari itu deni meminta alfino agar membawa vina dan viona agar dapat membantu menyelesaikan pekerjaan disana.


memang sikap mereka sedikit agresif terhadap alfino, tapi di samping itu pekerjaan mereka lumayan oke.


*****


" bi tuti, tuan dan nyonya belum turun sarapan ya ? "


tanya baby sitter sambil menggendong bara menghampiri bi tuti yang sedang membereskan sisa bahan masakan nya.


" mereka tidak pulang dan mungkin akan kembali siang ini "


jawab bi tuti dan melihat bara di hadapan nya yang sangat membuat nya gemas dengan ketampanan sang bocah.


kulit yang putih bersih serta bulumata lentik nya menambah nilai plus wajah tampan nya sehingga bi tuti harus meninggalkan pekerjaan nya guna untuk bermain-main dengan bara sang bos cilik.


" halo tayang..tayang tayang "


" tampan nya melebihi ketampanan papi nya "


" iya gak ? "


tanya bi tuti kepada baby sitter bara.


" heem "


" seandainya aku dapat suami seperti pak alfino pasti aku tidak akan membiarkan nya keluar tanpa ku "


" hehehehe "


bi putri mulai mengkhayal tak karuan sambil senyum-senyum.


" PLAKKK "


" bangun cong udah siang ini "

__ADS_1


pukulan bi tuti di lengan nya membuat bi putri terpaksa buyar dari khayalan indah nya.


__ADS_2