My Brondong CEO

My Brondong CEO
gigitan baday


__ADS_3

DRRTTTT DRRRTTTT


ponsel caramel berbunyi dan tertera nama di layar alfino.


" kamu dimana sayang ? aku sudah di rumah dan kamu tidak ada " tanya alfino di seberang telepon.


" ohya kamu mencari ku ? aku kira kamu sudah mulai melupakan ku "


jawab caramel ketus.


" kamu dimana sayang ? aku susulin kamu "


ucap alfino.


" buat apa toh aku bawa mobil sendiri "


" aku otw pulang " jawab caramel yang tadi nya ingin menikmati rumah baru nya untuk menenangkan fikiran nya.


****


devan yang sedang berdiri di balkon rumah nya yang tepat berada satu kawasan dengan rumah baru caramel menangkap sesosok seperti wanita yang ia kenal dan benar saja wanita itu adalah caramel, wanita yang ia kejar dulu dan sekarang berhenti sementara waktu.


devan membiarkan nya pergi dengan mobil putih nya dan bertanya-tanya rumah siapa yang baru di kunjungi caramel sebab para security seperti nya sangat hormat kepada nya.


" huhhh mandi dulu aja kali ya biar segar "


caramel berbicara sendiri ketika ia sudah sampai di kamar nya di rumah alfino.


ketika caramel baru keluar dari kamar mandi ia melihat seorang pria dengan memakai celana pendek selutut berwarna cream dan memakai kaos hitam sebagai atasan nya, caramel berlari kembali masuk ke kamar mandi nya.

__ADS_1


" hei sayang " alfino mengetuk pintu kamar mandi caramel.


" kamu keluar dulu aku belum pakai baju "


teriak caramel.


" oke " ucap alfino.


caramel mengira alfino sudah keluar dari kamar nya maka ia memutuskan untuk keluar dari kamar mandi hanya dengan memakai handuk yang melilit menutupi tubuh nya.


ternyata alfino sembunyi di samping pintu kamar mandi nya dan dengan cepat menangkap tubuh caramel.


" AAAAAAAAAA " teriak caramel.


alfino yang merasakan harum tubuh caramel memeluk nya dengan erat dari belakang dengan kedua tangan nya yang melilit perut caramel.


" alfino lepasin aku pakai baju dulu "


alfino tak menghiraukan perkataan caramel dan merasakan tangan nya menyentuh daging kenyal yang berada di dada caramel.


seketika hawa tubuh alfino sangat panas dan membalikkan tubuh caramel mengahadap nya.


" wangi "


" cantik "


alfino menatap lekat wajah cantik caramel walaupun rambut nya masih acak-acakan karena habis keramas.


caramel mencoba melepaskan pelukan alfino namun tenaga nya tak bisa melawan alfino maka ia hanya bisa pasrah sambil mewanti-wanti kegiatan apa yang akan di lakukan alfino.

__ADS_1


" kamu mau kemana ? " tanya caramel yang melihat penampilan alfino.


harum maskulin dari parfum alfino sangat meresahkan caramel.


" keluar sebentar " alfino semakin mendekatkan wajah nya ke wajah caramel.


alfino mulai melu*** bibir caramel lembut , mengeksplor seluruh bagian dalam mulut caramel dengan lida* nya.


ia semakin mengeratkan pelukan nya sehingga dada caramel menempel tanpa ada jarak sedikitpun dengan tubuh alfino.


" aku sudah tidak bisa menahan nya sayang "


bisik alfino di telinga caramel dan membuat caramel merinding dengan hembusan nafas alfino.


" tolong jangan lakukan sampai kita hallal "


ucap caramel dengan nafas tak teratur.


alfino tak memperdulikan ucapan caramel , ia terus menciu** setiap inci wajah caramel dan mulai turun ke leh** memberi beberapa tanda kissmark disana.


alfino dapat membayangkan betapa indah nya pemandangan jikalau ia menarik handuk yang melilit tubuh caramel.


selagi enak-enak mengkhayal tiba-tiba alfino berterika kesakitan.


" AAAWWWWW "


" sakit sayang awww aww "


ternyata caramel menggigit tangan alfino mendorong nya keluar kamar dan mengunci nya.

__ADS_1


LIKE YA LIKE !


😁


__ADS_2