
kilan diam-diam memotret alfino dan diri nya saat sedang tertidur bersama di sofa ruang rawat inap rido adik nya kilan.
" aku akan mulai menghancurkan hubunganmu dengan wanita ****** itu " batin caramel .
caramel tak tahu jam berapa alfino pulang semalam karena setelah mandi caramel tertidur pulas sampai adzan subuh membangun kan nya.
ponsel nya berbunyi pertanda ada pesan yang masuk.
ternyata pesan whatsapp dari nomor tak di kenal dan mengatakan
" jangan lupa shalat subuh ya mel "
caramel kaget membaca pesan itu dan langsung menghubungi pemilik nomor nya.
" halo ini siapa ya "
tanya caramel yang mendengar panggilan nya di angkat.
" kamu sudah shalat ? "
" kamu udah gak tanda ya sama suara aku ? "
terdengar suara devan di seberang telepon.
devan yang meminta nomor caramel dari asisten nya berniat menghubungi nya semalam namun ia urungkan mengingat calon suami caramel yang protektif.
" ohya ada apa devan ? "
tanya caramel .
" aku cuma ingin memastikan apakah benar kamu akan menikah minggu depan ? "
__ADS_1
tanya devan.
" ya benar " jawab caramel.
" baiklah aku tidak akan mengganggumu lagi tetapi ingat !
dimana kamu terluka maka cari lah aku, aku akan selalu menunggu mu di depan "
ucap devan sambil mematikan sambungan telepon nya.
caramel yang baru selesai shalat subuh termenung memikirkan kata-kata devan, mengapa setelah belasan tahun ia kembali ?
sejujurnya dahulu ia menyukai devan namun ketika caramel main ke rumah devan kedua orangtua devan pernah mengingat kan caramel tentang posisi caramel yang hanya anak dari seorang tukang kue tidak pantas bersanding dengan devan dan itu lah yang membuat caramel menolak devan berkali-kali.
******
CUPP CUPP CUPP
" morning kiss sayang "
" kamu bawa mobil sendiri ya aku ada urusan sebentar nanti "
ucap alfino.
" tapi mommy bilang kita fitting baju pengantin hari ini " ucap caramel.
" kita ketemu langsung disana ya " ucap alfino seraya mendudukkan dirinya di kursi makan dan menikmati sarapan nya.
caramel sama sekali tidak mencurigai alfino, dalam fikiran caramel mungkin memang benar alfino banyak sekali urusan mengingat posisi nya sebagai CEO.
namun terkadang ia berfikir bahwa semua pekerjaan alfino dirinya lah yang menghandle dan semua dokumen akan datang ke meja nya terlebih dahulu lalu ia akan mengantarkan nya kepada alfino.
__ADS_1
" boleh aku tanya ? " ucap caramel di tengah-tengah sarapan.
alfino yang duduk di samping caramel langsung menoleh dan tersenyum kepada nya.
" boleh lah semuanya akan aku jawab ? " jawab alfino.
" apa kamu sedang menyembunyikan sesuatu dari ku ? " tanya caramel menatap lekat alfino.
" tii...tidak lah mana mungkin aku berbohong sama kamu " jawab alfino sedikit gugup dan melanjutkan sarapan nya.
" baiklah aku percaya sama kamu "
ucap caramel dan bangkit dari duduk nya untuk membersihkan piring sisa sarapan.
caramel tahu alfino sedang berbohong namun ia belum tahu pasti apa yang sedang alfino sembunyikan.
sesampainya di kantor caramel tak menemukan alfino di ruangan nya dan itulah yang membuat nya semakin gelisah dan bertanya-tanya.
ia memutuskan untuk menghubungi rini untuk menanyakan keberadaan deni.
ia tidak mau bertingkah bar-bar seperti anak remaja yang sedang galau.
jawaban rini sontak membuat caramel kaget , rini berkata bahwa suami nya masih tidur dan belum ada janji dengan alfino.
" aku akan mencari tahu sendiri sebab feeling ku sangat kuat bahwa kamu sedang berbohong "
batin caramel dan kembali duduk untuk mengerjakan semua dokumen yang sudah menumpuk.
" aku harus terlihat santai agar dia tidak berhati-hati "
batin caramel.
__ADS_1
caramel yang tidak mau ketahuan oleh alfino bahwa ia sedang mencari tahu apa yang dilakukan alfino meminta rini agar tidak memberitahu deni bahwa ia mencari alfino.
HAI HAI JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR YA WEEEE π₯π₯π₯