My Brondong CEO

My Brondong CEO
piyama


__ADS_3

" awas aja lo perempuan jal*ng , aku bakal habisi kamu ! " geram kilan di depan pintu gerbang rumah alfino.


sudah satu jam ia disini namun tak juga di izinkan masuk oleh security yang berjaga di rumah alfino .


atas perintah alfino agar tidak membiarkan siapapun masuk ke rumah nya malam ini.


kilan mencoba menghubungi alfino dan sama sekali tidak ada jawaban.


" pak, boleh ya saya masuk sebentar , please " kilan memohon kepada security


" gini aja deh pak , saya akan kasi bapak 10 juta tapi izinkan saya masuk kesana " kilan mencoba bernegosiasi.


" maaf mbak uang saya sudah sangat cukup untuk menghidupi keluarga saya tujuh keturunan " jawab security sombong.


memang benar ada nya yang dapat bekerja di rumah alfino bukanlah orang-orang sembarangan .


mereka memiliki gelar dan prestasi jadi wajar saja kalau alfino berani membayar mereka dengan harga tinggi karena mereka sangat berpontensi dan handal.


" hoi katanya mau nunjukkin aku sesuatu kok malah bengong "


" hoi kamu lihat apa "


ucap caramel sambil melambaikan tangan nya ke depan wajah alfino.


" kamu cantik makanya aku bengong sayang "


alfino menarik tangan caramel untuk masuk ke kamar nya .


caramel mendudukkan dirinya di sofa yang berada di kamar alfino.


namun karena piyama caramel sedikit pendek dan terbuka, ia merasakan pendingin udara di kamar alfino sangat dingin.


" dingin sekali kamar kamu sa..sayang "


caramel gugup mengatakan sayang.

__ADS_1


" kamu kedinginan ? "


" sini aku peluk "


ucap alfino sembari mendudukkan tubuhnya di samping caramel dan merentangkan tangan nya.


sedang asyik menghirup aroma fruity dari parfum caramel sontak saja alfino terkejut dengan pemandangan di hadapan nya.


" astaga "


" tahan tahan ! "


" tahan alfino " batin alfino yang tak sengaja melihat penghasil susu terbaik tersingkap sedikit.


caramel yang sudah merasa tidak dingin lagi mencoba melepaskan pelukan alfino .


alfino masih saja terlihat tampan walau hanya memakai piyama tidur.


badan nya yang tegap , kulit putih bersih, rambut ala oppa korea sangat menunjang penampilan nya sebagai pria tertampan di kota ini .


ia hanya bisa menelan saliva nya melihat pemandangan indah itu.


" kamu kenapa ? "


" apakah ada yang salah dengan ku sehingga kamu melihat ku dengan tatapan begitu ? "


goda alfino yang mengetahui arah mata caramel.


" do you want me ? "


tanya caramel yang masih dalam pelukan alfino dan berhasil membuat alfino seketika membulatkan mata nya.


selama ini caramel sangat cuek dan tidak pernah menunjukkan tanda-tanda bahwa ia sedang menginginkan dirinya.


tetapi malam ini, caramel malah menantang alfino .

__ADS_1


alfino terkekeh kecil menampakkan barisan gigi putih nya yang rapi.


hanya gigi nya saja bisa membuat caramel deg deg ser.


" kamu nantangin aku sayang ? " alfino mencubit dagu caramel.


tanpa aba-aba alfino langsung menci** bib** caramel dengan sangat lembut dan membuat caramel terbuai dalam kenikm**an setiap luma**n yang di berikan oleh alfino.


alfino memegang kepala belakang caramel dan mulai melum** bib** caramel yang sangat manis.


" hhmmppp...."


" sshhhssahhh "


ciu*** itu turun ke leh** yang berhasil membuat caramel mende*** kegelian.


caramel yang sudah lama sekali tidak mendapatkan perlakuan seperti malam ini, tidak sedikitpun mencoba menghentikan alfino.


" I WANT YOU BABY "


ucap alfino ketika melep*s sebentar taut** bib** mereka.


alfino menggendong caramel ke kasur king size dan sekarang sudah berada di atas caramel.


alfino menciu** caramel dari bib** , leh** jenjang nya, mengg**it kecil telinga caramel yang membuat caramel semakin di mabuk kepayang oleh sentuhan pria ini.


cium** itu turun ke penghasil susu terbaik milik caramel yang malam ini sedang memakai dalamam berwarna cream.


" aassshhhh....ahhhh...emmmhahhh "


terdengar suara desa*** semakin kuat dari mulut caramel.


hanya ciu*** saja sudah membuat caramel begitu menggila, bagaimana kalau lebih ??


HOI BANGUN HOI SUDAHI MENGHAYAL MU πŸ˜‚

__ADS_1


__ADS_2