
" maaf bu, mesin credit card sedang bermasalah bu , saya sarankan agar membayar barang belanjaan ini dengan uang cash ya bu "
ucap seorang kasir di supermarket tersebut dengan menunjuk belanjaan caramel yang memenuhi troli.
caramel membeli berbagai macam cemilan , coklat, sereal dan masih banyak lagi yang semuanya adalah makanan.
caramel mencoba membongkar dompet nya namun sayang nya uang cash nya hanya seratus ribu saja.
sementara antrian di belakang nya sudah panjang.
" gimana ya mbak saya tidak ada uang cash "
ucap caramel.
mau di tinggal juga gak bisa karena peraturan di supermarket ini apa yang sudah diambil tidak boleh dikembalikan dan wajib di bayar.
" halah bilang aja gak ada uang nya pura-pura pake kartu kredit biar di anggap kaya "
seorang ibu-ibu dengan rambut sasak nya mencibir caramel.
" mbak kalo gak punya uang jangan belanja disini , pigi sono ke pasar yang becek cocok kok dengan mbak "
yang di belakang pun tampak menghina caramel.
caramel tidak tahan dengan ocehan nenek-nenek modern yang menghina dirinya.
" saya punya credit card ini tetapi jaringan sedang bermasalah ibu-ibu "
caramel memberitahu dengan tegas sambil menu.jukkan black card milik nya.
" alaaahhh palingan halu doank "
jawab seorang wanita seperti nya berumur lebih muda dari caramel.
namun caramel agak sedikit menggeser posisi nya ke sebelah kasir sebab antrian sudah mulai bertambah.
caramel enggan menghubungi alfino sebab takut mengganggu nya yang sedang meeting pagi ini namun caramel tak tahu lagi harus mengubungi siapa.
__ADS_1
" assalammualaikum sayang "
ucap caramel di telfon.
DRRTTT DRRRTTT DRRRTTT
alfino yang sedang meeting di kantor melihat ponsel nya bergetar di meja.
ponsel nya sengaja ia atur bergetar saja agar tidak mengganggu meeting.
" sebentar ya " ucap alfino keluar dan mengangkat telfon dari istri nya.
" waalaikumsalam ada apa sayang ? "
jawab alfino sambil meletakkan ponsel nya ke telinga nya.
" apa ? berani sekali mereka ! "
" hemm tapi aku sedang meeting sayang sebentar lagi selesai aku langsung kesana ya "
ucap alfino segera mematikan sambungan telepon nya dan bergegas kembali ke ruang meeting.
lima menit kemudian akhirnya alfino menyudahi meeting tentang tour keberangkatan mereka ke sebuah lahan milik alfino.
" gula, tolong siapkan uang cash dua puluh juta sekarang dan antar ke ruangan saya " perintah alfino kepada gula yang kini sudah di pindah posisi oleh alfino menjadi manager keuangan sakura company melalai telfon kantor.
" baik pak " terdengar suara gula di seberang telfon.
" terimakasih " ucap alfino dan segera berangkat ke supermarket dimana caramel berada yang letak nya tak jauh dari kantor.
alfino pergi dengan di antar oleh pak dadang kesana karena caramel sudah melarang nya untuk mengendarai mobil sendiri mengingat pekerjaan alfino belakangan sedang banyak-banyak nya dan sudah pasti ia tambah lelah.
caramel celingak-celinguk melihat ke arah luar supermarket dengan ocehan para pembeli yang melihat caramel dengan tatapan menakutkan.
wajar saja mereka begitu sebab pagi ini caramel hanya memakai pants highwaist putih dengan kemeja crop berwarna peach.
antrian disana pun semakin bertambah dikarenakan setiap orang membeli barang yang begitu banyak mengingat ini adalah awal bulan.
__ADS_1
" sayang " caramel melambaikan tangan nya ke arah pintu masuk supermarket.
alfino yang datang dengan memakai pakaian lengan panjang berwarna taro dan dipadukan dengan celana berwarna hitam.
jas nya sengaja ia tinggalkan di mobil dan tak lupa jam tangan mahal dengan sepatu kantor yang menunjang penampilan nya sebagai seorang CEO sakura company.
semua dari mereka yang tadi mencaci caramek terkejut dan membulatkan mata mereka melihat siapa yang datang.
" mana belanjaan kamu sayang ? "
tanya alfino sambil memeluk caramel seperti pasangan yang sudah tak jumpa dalam waktu yang lama.
" itu " ucap caramel menunjul sebuah troli yang penuh dengan aneka cemilan.
" mas apa benar mas ini alfino gilberto CEO sakura company ? "
tanya salah seorang pelanggan yang sedang mengantri melihat kedua makhluk sedang asyik berpelukan.
alfino mengangguk dan tersenyum mengusap pundak caramel.
" dan ini istri saya "
ibu-ibu yang tadi nya mencaci sekarang hanya terdiam dan malah tersenyum-senyum ke arah caramel.
" ini uang nya cukup gak ? "
" soalnya tadi aku buru-buru kesini "
alfino menyerahkan uang dua ikatan yang jumlah nya dua puluh juta.
mereka memelototkan mata nya bersamaan melihat caramel yang hanya membeli cemilan di beri uang sebanyak itu oleh alfino.
" panggil manager kamu ! "
perintah alfino dan banyak orang berkumpul melihat nya di setiap sudut.
HAI LIKE DAN KOMENTAR BANYAK YAAA
__ADS_1