
" ibu gapapa ?"
caramel panik sekali takut ibunya terluka
sementara mata alfino masih membulat terkejut dengan apa yang diucapkan ibu caramel barusan
" kamu gapapa sayang?"
risa membuyarkan lamunan alfino yang tidak menyadari adanya caramel dihadapan nya
"maaf ya ibu saya gak sengaja buka pintu sembarangan soalnya parkir penuh jd aku cuma bisa nyelip disini "
ucap caramel sambil merapatkan tangan nya.
" ngapain sih udah tua diajak ke arena bermain"
" saya bisa tuntut kamu loh karena ibu kamu sudah membuat mobil pacar saya lecet"
gerutu risa dengan sombongnya
" kamu boleh marah sama saya tuntut saya juga gaapa tapi kamu jangan pernah sentuh ibu saya, lagian dia gak sengaja"
ucap caramel sembari mengajak ibu dan anak-anaknya masuk ke arena bermain.
"hei tunggu". panggil alfino
saya yang justru minta maaf sama ibu karena saya gak lihat lihat sekitar saat membuka pintu mobil saya dan harusnya saya yang ganti rugi"
" kamu risa minta maaf sama ibu ini atau aku pulang " ancam alfino
__ADS_1
"yayaya MAAF " ucap risa dengan tidak ikhlas sambil memutar bola matanya
" udah gapapa harusnya kami juga minta maaf" balas ibu caramel
setelah saling maaf caramel , ibu dan anak-anaknya masuk ke arena bermain dan makan siang terlebih dahulu di foodcourt yang ada di dalam.
caramel menatap kedua anak dan ibunya merasa sedih apabila harus ia tinggalkan bekerja ke kota.
" aku harus membahagiakan kalian"
ucap caramel dalam hati sambil menahan tangis
risa yang memakai hotpant dan baju kerah sabrina pun sukses membuat alfino risih bila digandengnya .
" risa bisa lepasin gak tangan aku?"
keluh alfino
"yuk kita main tsunami" ajak alfino seraya menyunggingkan ujung bibirnya
risa tampak kesusahan bajunya terbang sama sini menampakkan tali br* nya yg berwarna pink.
"risa bentar ya aku ke toilet dulu kamu naik duluan nanti aku nyusul ya" alfino berdalih
"OKE aku tunggu ya baby" ucap risa sambil mengelus perut kekar alfino
"rasain kamu risa aku kerjain hahaha" alfino terkekeh tanpa sengaja pandangan nya beralih ke wanita tadi yang dia temui diparkira. karena masalah pintu mobil.
"kamu cantik walau dengan pakaian sopan begitu." alfino berkata dalam hati sambil memandangi senyuman wanita yang dia pun belum tau siapa namanya.
__ADS_1
"ibu sama nenek duduk disini ya kalian boleh main apa aja asal jangan yang berbahaya" caramel memperingatkan anaknya yang sudah mulai beranjak remaja.
caramel sengaja membebaskan anaknya karena anak di usia nino dan nabila harus belajar mandiri dan harus bisa memilah mana yang baik dan buruk.
nino dan nabila pun sangat asik bermain dan mereka tertawa sangat riang.
" mel, ibu ke toilet dulu ya"
pamit ibu kepada caramel
"mau dianterin bu?" tanya caramel kepada ibunya
"gak usahlah kan dekat itu toiletnya kelihatan dari sini" jawab ibu
ibu pun pergi meninggalkan caramel di foodcourt sendirian
caramel tersenyum lebar saat melihat kedua anaknya tertawa riang
tak terasa air matanya menetes di pipi putih bersih nya .
" loh kenapa nangis?"
alfino spontan bertanya kepada caramel membuat caramel terkejut dan menoleh ke belakang .
ternyata seorang cowok tinggi putih bersih dengan topi hitam yang membuatnya sangat menonjolkan ketampanan nya.
dilihat dari gayanya ini cowok orang tajir , caramel berkata dalam hati namun ia enggan untuk mencari tau .
"ehh kamu lagi"
__ADS_1
" aku gak nangis cuma kelilipan"
elak caramel seraya membuang pandangan ke arah lain .