
* beberapa hari kemudian *
hari ini caramel sudah di perbolehkan pulang oleh dokter dikarenakan keadaan nya yang sudah membaik.
bekas luka dan memar juga sudah hilang karena alfino meminta pihak rumah sakit mendatangkan dokter terbaik agar bekas luka caramel segera memudar.
" pelan-pelan sayang "
alfino mengantar caramel ke kamar mereka yang sangat caramel rindukan.
mommy juga sudah pamit tadi pagi untuk kembali ke luar negeri sebab daddy banyak sekali pekerjaan yang ingin mommy bantu.
" sayang, aku berangkat ke kantor ya "
" ada beberapa jadwal meeting penting hari ini dengan klien dari luar negeri "
ucap alfino dan mengecup pucuk kepala istri nya.
" hati-hati ya "
" ingat !! "
pekik caramel.
alfino membalikkan badan nya dan bertanya bingung.
" ingat apa ? "
" ingat jaga mata jaga hati jangan cari lain lagi "
caramel bernyanyi sambil membuat jari nya dengan bentuk saranghae ala korea.
alfino tertawa dan kembali memeluk caramel, rasanya sangat gemas sehingga memeluk nya dengan sangat erat sambil mencubiti hidung nya.
sebenarnya ia tidak ingin meninggalkan istri nya di rumah namun pekerjaan nya sudah sangat menumpuk di kantor mengingat sudah hampir seminggu deni yang menghandle pekerjaan nya.
__ADS_1
" i love you so " ucap alfino lalu berlalu pergi.
caramel melihat ponsel nya dengan wallpaper foto selfie nya dengan alfino.
ia sangat bahagia saat ini, begitu sempurna dengan semua orang yang menyayangi nya.
" non, ini ada kiriman dari tuan devan "
bi tuti mengetuk pintu kamar caramel.
" masuk saja bi "
teriak caramel dari dalam kamar.
bi tuti menyerahkan sebuah bingkisan dengan bungkus berwarna pink muda dan segera membuka nya.
ternyata isi nya adalah beberapa batang coklat kesukaan caramel.
di dalam nya terdapat sebuah surat kecil yang mana tertulis
" aku akan selalu ada di saat kamu membutuhkan ku kapan pun "
- sahabat mu devan -
caramel mengambil ponsel nya dan memotret bingkisan tersebut dengan cara selfie.
lalu ia mengirimkan nya kepada alfino.
" sayang, aku dapat kiriman coklat dari devan "
TING..TING
alfino yang melihat ponsel nya tersenyum melihat istri nya sedang memakai longdress berwarna pink muda dengan motif floral.
namun ia langsung badmood setelah membaca isi pesan dari caramel.
__ADS_1
selang beberapa jam kemudian bi tuti memanggil caramel untuk menerima sebuah paketan yang dikirim oleh seorang kurir menggunakan mobil box.
" dengan ibu caramel ? "
" silahkan tanda tangan disini bu "
ucap abang kurir.
" dari siapa ya kalau boleh tahu ? "
tanya caramel heran melihat sebuah mobil box masuk ke halaman rumah nya.
lalu caramel melihat dua orang dengan seragam yang sama dengan abang kurir menurunkan sebuah lemari pendingin dengan merk terkenal dari sebuah brand es krim di negara ini.
caramel tercengang melihat paketan yang ternyata adalah es krim dengan segala jenis varian rasa beserta coklat yang begitu banyak juga terdapat di tempat yang sama.
" masyaAllah salah kirim kali bang "
ucap caramel.
" tidak bu, ini sudah sesuai dengan alamat yang tertera disini yaitu kediaman nama pak alfino dan bu caramel "
" dengan nama pengirim alfino gilberto "
jawab abang kurir dan berlalu pergi dengan membungkukkan sedikit badan nya.
" romantis sekali tuan alfino ya non, andai bibi punya suami seromantis ini pasti bibi ikat di rumah saja "
goda bi tuti.
caramel masih bingung dengan kiriman dari suami nya, mengapa suami nya mengirimkan es krim dan coklat beserta lemari pendingin nya ?
" huuuuhhh aku fikir aku akan sakit perut bila harus memakan coklat sebanyak ini "
ucap caramel yang tengah melihat isi dari lemari pendingin tersebut dan berlalu pergi ke kamar.
__ADS_1
HAI LIKE DAN KOMEN BANYAK BANYAK YA ❤️