
risa dan ibu nya masih betah menguntit alfino dari dalam mobil karena sangat penasaran dengan siapa yang di kunjungi alfino sampai sejauh ini.
" silahkan di minum nak ganteng "
ucap ibu caramel sambil duduk
" caramel sedang keluar mengantar kue untuk bos nya dahulu "
ibu caramel sudah bisa menebak jelas sekali alfino melirik kesana-kemari namun enggan bertanya kepada ibu caramel.
" nak, bolehkah ibu bicara sama kamu ? "
tanya ibu caramel memecah keheningan sesaat
" hemm boleh sekali lah bu "
" ibu mau nanya apa saja sama saya pasti saya jawab sejujur-jujur nya "
alfino tersenyum menghadap ke arah ibu caramel
" sebenarnya ibu tidak ingin mencampuri urusan kalian , tetapi ibu sangat ingin yang terbaik untuk caramel dan tidak ingin caramel sampai tergores hati nya "
" ibu tahu kamu ada perasaan suka kepada caramel , tetapi ibu juga tahu kamu sudah memiliki tunangan "
" apa ibu bisa percaya kepada kamu nak alfino ? "
" ibu sangat takut caramel akan terluka nanti nya , tidak kamu yang melukai bisa jadi orang terdekat mu "
ibu caramel sedikit menitihkan air mata nya.
" saya ingin ibu percaya kepada saya, saya mungkin bukan yang terbaik di antara banyak pria di luaran sana , tetapi saya akan berusaha menjadi yang terbaik yang pernah ada di sisi nya dan saya sangat mencintai caramel sejak pertama kali bertemu hingga sekarang dan nanti " alfino berkata dengan lembut nya sambil memegang tangan ibu caramel.
__ADS_1
alfino sangat faham dengan perasaan ibu caramel yang tidak ingin anak nya terluka lebih dalam lagi namun alfino sudah bertekad akan terus berusaha menjadi pasangan yang baik untuk caramel sekaligus untuk kedua anak caramel.
" nah itu caramel pulang " ucap ibu caramel
tampak sesorang membuka pintu rumah dan ketika ingin masuk ia sangat terkejut dengan siapa yang ada di dalam rumah nya dan sedang duduk bersama ibu nya.
caramel yang baru saja kembali dari toko sembako melihat ada dua buah mobil mewah di dekat rumah nya dan ia tak mengenali mobil siapa.
" ternyata ini rumah si janda ganjen "
" brengsek "
" benar dugaan ku selama ini "
batin ibu risa
" ayo keluar dan maki si janda ganjen itu "
saat alfino hendak berbicara dengan caramel yang masih berada di ambang pintu terdengar dua orang datang dari arah luar pagar minimalis rumah caramel .
ternyata dua wanita tersebut adalah risa dan ibu nya.
caramel dan alfino tampak sangat terkejut melihat kedatangan dua wanita menyeramkan itu.
" dasar pelakor "
" janda ganjen ! "
" berani sekali kamu menyentuh milik ku ! "
risa memaki caramel dengan suara full dan menyebabkan warga desa berkumpul melihat kejadian memalukan itu.
__ADS_1
" hei kamu ! "
" bisakah kamu mengajarkan anak kamu agar tidak menyentuh milik orang lain hah ? "
" jangan-jangan kelakuan kamu dulu seperti anak kamu yang janda ini ya ! "
teriak ibu risa memaki ibu caramel yang baru saja keluar dari rumah bersama alfino.
" IBU TIA yang terhormat mohon hentikan ini ! "
teriak alfino sambil memeluk kedua bahu ibu caramel yang terlihat pucat.
" kamu gak sadar diri seperti nya ! "
" apakah ingin saya ingatkan kembali kalau kamu itu hanya seorang janda miskin yang tinggal di perkampungan kumuh ! "
" kamu tidak sebanding dengan saya dan alfino "
teriak risa memaki caramel
" SAYA BUKAN PELAKOR ! "
" walaupun saya seorang janda tetapi saya masih punya harga diri ! "
caramel menangis mengatakan ini semua
caramel benar-benar sangat malu dan ingin bersembunyi di suatu tempat terpencil dimana tak seorang pun bisa melihat nya .
" ini lah warga desa ini yang sudah berani menjadi perebut tunangan anak saya ! "
teriak ibu risa agar warga desa mendengar nya.
__ADS_1
HAI DEARS LIKE DAN KOMENTAR BANYAK BANYAK YAAAAAAAAA π